Logo Sulselsatu

Dua Tim SMP Islam Athirah Makassar Wakili Sulsel di OPSI 2026

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Minggu, 20 September 2026 14:37

Dua tim penelitian SMP Islam Athirah Makassar yang lolos ke OPSI 2026. Foto: Istimewa.
Dua tim penelitian SMP Islam Athirah Makassar yang lolos ke OPSI 2026. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Dua tim penelitian SMP Islam Athirah Makassar berhasil lolos ke tingkat nasional dalam ajang Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) SMP 2026.

Capaian ini sekaligus menjadikan SMP Islam Athirah Makassar sebagai sekolah dengan jumlah tim terbanyak yang lolos dari Sulawesi Selatan.

Tahun ini, terdapat empat tim dari Sulawesi Selatan yang berhasil menembus tahap nasional, dua di antaranya berasal dari Kota Makassar dan seluruhnya merupakan tim SMP Islam Athirah Makassar.

Baca Juga : Kalla Beton Perluas Kolaborasi Industri Infrastruktur di Konferensi Regional Teknik Jalan ke-16

Pada tahap awal, SMP Islam Athirah Makassar mendaftarkan lima tim penelitian. Empat tim kemudian berhasil lolos ke tahap proposal dan penelitian.

Setelah melalui proses seleksi yang ketat, dua tim akhirnya masuk dalam jajaran 20 tim terbaik nasional pada masing-masing bidang penelitian.

Persaingan tersebut melibatkan 1.088 tim bidang IPA dan 1.037 tim bidang IPS dari berbagai daerah di Indonesia. Dari jumlah tersebut, hanya 20 tim terbaik pada masing-masing bidang yang berhak melaju ke tingkat nasional.

Baca Juga : LAZ Hadji Kalla Dampingi Enam Kelompok UMKM di Bone Perkuat Legalitas

Dua tim SMP Islam Athirah Makassar yang lolos mengusung penelitian dengan isu yang berbeda, tetapi sama-sama berangkat dari persoalan yang dekat dengan kehidupan masyarakat.

Pada bidang IPA, tim yang terdiri atas Bening Faratika Ayuni dan Adil Kusuma Ramadhan mengembangkan penelitian berjudul “Hydrocool: Smart Bio-based Hydrogel Cooling Case Berbasis Biopolimer-CaCl₂ sebagai Sistem Pendingin Pasif Terintegrasi dalam Mengatasi Overheating pada Smartphone.”

Penelitian tersebut mengangkat gagasan pemanfaatan material berbasis biopolimer sebagai solusi pendinginan pasif untuk mengatasi persoalan overheating pada perangkat smartphone.

Baca Juga : Mahasiswa Kalla Institute Juara 1 SEAHAWK 2026 di Malaysia

Sementara itu, pada bidang IPS, Andi Aila Putri Nafeeza dan Muhammad Alfath Abrisam Ahza mengangkat penelitian berjudul “EPIC-AI (Epistemic Protection and Information Control Toward Artificial Intelligence): Analisis Ketahanan Epistemik Remaja terhadap Misinformasi sebagai Cerminan Kesiapan Literasi Artificial Intelligence.”

Penelitian ini menyoroti kemampuan remaja dalam menghadapi misinformasi di tengah perkembangan kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI), sekaligus melihat kesiapan literasi AI dari perspektif ketahanan epistemik.

Kepala SMP Islam Athirah Makassar Nilamartini menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan hasil dari proses panjang yang dijalani siswa bersama guru pembimbing.

Baca Juga : MaRIConnected Hadirkan 26 KOL Sambut HUT ke-26 MaRI

“Bersyukur kepada Allah SWT atas perkenaan-Nya. Kami bahagia dan bangga atas pencapaian ini. Terima kasih kepada guru pembimbing dan anak-anak yang sudah berikhtiar luar biasa, bergelut dengan penelitian selama berbulan-bulan,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi dukungan berbagai pihak yang terlibat dalam proses penelitian, termasuk mitra dari perguruan tinggi yang membantu pengembangan riset siswa.

“Selanjutnya kami akan menyiapkan diri semaksimal mungkin, kemudian berserah kepada-Nya. Kami berdoa semoga di tingkat nasional anak-anak kembali dianugerahi rezeki kemenangan dan pulang membawa medali,” katanya.

Baca Juga : Bukit Baruga Tawarkan Hunian Dekat Fasilitas Publik Dukung Mobilitas Sehari-hari

Lebih dari sekadar mengejar prestasi, keterlibatan dalam OPSI dinilai menjadi bagian dari proses pembelajaran riset sejak dini. Siswa dilatih untuk berpikir kritis, analitik, dan sistematis, sekaligus mengembangkan kemampuan menulis ilmiah, berkolaborasi, dan berkomunikasi.

“Dengan keikutsertaan dalam OPSI, kami ingin memperkenalkan dunia riset sejak dini. Jika kemudian berprestasi, capaian itu juga menjadi portofolio atau rekam jejak prestasi yang luar biasa bagi anak-anak,” lanjutnya.

Bagi Andi Aila, lolos ke tingkat nasional tidak membuat proses belajar berhenti. Ia dan tim justru memperkuat persiapan dengan terus membaca kembali laporan penelitian dan naskah presentasi.

“Kami berlatih sungguh-sungguh, menyiapkan niat yang tulus, serta senantiasa berdoa dan berikhtiar kepada Allah SWT. Kami selalu membaca laporan penelitian dan naskah presentasi. Kami juga belajar untuk tidak terlalu puas dengan hasil latihan, tetapi terus berkembang menjadi lebih baik,” ujar Aila.

Persiapan juga diarahkan pada kemampuan menyampaikan hasil penelitian. Latihan dilakukan secara berulang, terutama dalam public speaking, pemilihan kata, hingga pengaturan nada saat presentasi.

Sementara itu, Alfath Abrisam mengaku bangga mendapat kesempatan membawa nama Sulawesi Selatan ke panggung nasional OPSI.

“Sebagai salah satu perwakilan provinsi, saya merasa bangga dan bersyukur telah diberi kesempatan untuk menginjakkan kaki di panggung nasional OPSI. Tentunya hal ini berkat dukungan orang tua, bimbingan guru-guru, serta pihak SMP Islam Athirah Makassar,” tuturnya.

Lolosnya dua tim tersebut menjadi bagian dari perjalanan riset siswa SMP Islam Athirah Makassar yang tidak berhenti pada pencapaian kompetisi.

Di balik penelitian yang mereka kembangkan, terdapat proses panjang untuk membangun kebiasaan bertanya, mengolah informasi, menguji gagasan, bekerja dalam tim, dan mempertanggungjawabkan temuan secara ilmiah.

Selanjutnya, kedua tim akan mempersiapkan diri menghadapi tahap nasional dengan memperkuat penelitian sekaligus mematangkan presentasi. Mereka akan membawa dua gagasan dari Sulawesi Selatan untuk bersaing bersama tim-tim terbaik dari berbagai daerah di Indonesia.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi04 November 2026 20:56
OJK dan Bank Sulselbar Kolaborasi Perluas Akses Keuangan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bank Sulselbar memperkuat kolaborasi dengan ulama, akademisi, pemerintah daerah, dan industri jasa keuangan untuk...
News04 November 2026 20:49
PLN Matangkan Sewa Lahan PLTMG Baubau 2
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi mematangkan draf perjanjian sewa lahan milik Pemerintah Kota Baubau untuk mendukung pembangunan...
Nasional04 November 2026 20:45
STFT Jakarta Soroti Enam Krisis Bangsa
Sivitas Akademika Sekolah Tinggi Filsafat Theologi (STFT) Jakarta menyampaikan kritik terhadap sejumlah persoalan sosial, ekonomi, lingkungan, dan dem...
News04 November 2026 20:41
Pegadaian Ambon Raih Tiga Penghargaan CSR 2026
PT Pegadaian (Persero) Area Ambon meraih tiga penghargaan Winner Top CSR Award 2026 dari Pemerintah Kota Ambon....