Logo Sulselsatu

Dua Tim SMP Islam Athirah Makassar Wakili Sulsel di OPSI 2026

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Minggu, 20 September 2026 14:37

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Dua tim penelitian SMP Islam Athirah Makassar berhasil lolos ke tingkat nasional dalam ajang Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) SMP 2026.

Capaian ini sekaligus menjadikan SMP Islam Athirah Makassar sebagai sekolah dengan jumlah tim terbanyak yang lolos dari Sulawesi Selatan.

Tahun ini, terdapat empat tim dari Sulawesi Selatan yang berhasil menembus tahap nasional, dua di antaranya berasal dari Kota Makassar dan seluruhnya merupakan tim SMP Islam Athirah Makassar.

Baca Juga : Better Together, Closer Hearts, Brighter Tomorrow Jadi Tema HUT KALLA ke-74

Pada tahap awal, SMP Islam Athirah Makassar mendaftarkan lima tim penelitian. Empat tim kemudian berhasil lolos ke tahap proposal dan penelitian.

Setelah melalui proses seleksi yang ketat, dua tim akhirnya masuk dalam jajaran 20 tim terbaik nasional pada masing-masing bidang penelitian.

Persaingan tersebut melibatkan 1.088 tim bidang IPA dan 1.037 tim bidang IPS dari berbagai daerah di Indonesia. Dari jumlah tersebut, hanya 20 tim terbaik pada masing-masing bidang yang berhak melaju ke tingkat nasional.

Baca Juga : Field Trip Science Athirah Ajak 133 Siswa Tanam Mangrove di Puntondo

Dua tim SMP Islam Athirah Makassar yang lolos mengusung penelitian dengan isu yang berbeda, tetapi sama-sama berangkat dari persoalan yang dekat dengan kehidupan masyarakat.

Pada bidang IPA, tim yang terdiri atas Bening Faratika Ayuni dan Adil Kusuma Ramadhan mengembangkan penelitian berjudul “Hydrocool: Smart Bio-based Hydrogel Cooling Case Berbasis Biopolimer-CaCl₂ sebagai Sistem Pendingin Pasif Terintegrasi dalam Mengatasi Overheating pada Smartphone.”

Penelitian tersebut mengangkat gagasan pemanfaatan material berbasis biopolimer sebagai solusi pendinginan pasif untuk mengatasi persoalan overheating pada perangkat smartphone.

Baca Juga : Kalla Toyota Hadirkan Extra Care, Layanan Servis dan Bantuan 24 Jam

Sementara itu, pada bidang IPS, Andi Aila Putri Nafeeza dan Muhammad Alfath Abrisam Ahza mengangkat penelitian berjudul “EPIC-AI (Epistemic Protection and Information Control Toward Artificial Intelligence): Analisis Ketahanan Epistemik Remaja terhadap Misinformasi sebagai Cerminan Kesiapan Literasi Artificial Intelligence.”

Penelitian ini menyoroti kemampuan remaja dalam menghadapi misinformasi di tengah perkembangan kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI), sekaligus melihat kesiapan literasi AI dari perspektif ketahanan epistemik.

Kepala SMP Islam Athirah Makassar Nilamartini menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan hasil dari proses panjang yang dijalani siswa bersama guru pembimbing.

Baca Juga : NIPAH PARK Dukung Industri Kopi Lokal Lewat Makassar Coffee Fest 2026

“Bersyukur kepada Allah SWT atas perkenaan-Nya. Kami bahagia dan bangga atas pencapaian ini. Terima kasih kepada guru pembimbing dan anak-anak yang sudah berikhtiar luar biasa, bergelut dengan penelitian selama berbulan-bulan,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi dukungan berbagai pihak yang terlibat dalam proses penelitian, termasuk mitra dari perguruan tinggi yang membantu pengembangan riset siswa.

“Selanjutnya kami akan menyiapkan diri semaksimal mungkin, kemudian berserah kepada-Nya. Kami berdoa semoga di tingkat nasional anak-anak kembali dianugerahi rezeki kemenangan dan pulang membawa medali,” katanya.

Baca Juga : Kalla Translog Tes Narkoba Seluruh Driver

Lebih dari sekadar mengejar prestasi, keterlibatan dalam OPSI dinilai menjadi bagian dari proses pembelajaran riset sejak dini. Siswa dilatih untuk berpikir kritis, analitik, dan sistematis, sekaligus mengembangkan kemampuan menulis ilmiah, berkolaborasi, dan berkomunikasi.

“Dengan keikutsertaan dalam OPSI, kami ingin memperkenalkan dunia riset sejak dini. Jika kemudian berprestasi, capaian itu juga menjadi portofolio atau rekam jejak prestasi yang luar biasa bagi anak-anak,” lanjutnya.

Bagi Andi Aila, lolos ke tingkat nasional tidak membuat proses belajar berhenti. Ia dan tim justru memperkuat persiapan dengan terus membaca kembali laporan penelitian dan naskah presentasi.

“Kami berlatih sungguh-sungguh, menyiapkan niat yang tulus, serta senantiasa berdoa dan berikhtiar kepada Allah SWT. Kami selalu membaca laporan penelitian dan naskah presentasi. Kami juga belajar untuk tidak terlalu puas dengan hasil latihan, tetapi terus berkembang menjadi lebih baik,” ujar Aila.

Persiapan juga diarahkan pada kemampuan menyampaikan hasil penelitian. Latihan dilakukan secara berulang, terutama dalam public speaking, pemilihan kata, hingga pengaturan nada saat presentasi.

Sementara itu, Alfath Abrisam mengaku bangga mendapat kesempatan membawa nama Sulawesi Selatan ke panggung nasional OPSI.

“Sebagai salah satu perwakilan provinsi, saya merasa bangga dan bersyukur telah diberi kesempatan untuk menginjakkan kaki di panggung nasional OPSI. Tentunya hal ini berkat dukungan orang tua, bimbingan guru-guru, serta pihak SMP Islam Athirah Makassar,” tuturnya.

Lolosnya dua tim tersebut menjadi bagian dari perjalanan riset siswa SMP Islam Athirah Makassar yang tidak berhenti pada pencapaian kompetisi.

Di balik penelitian yang mereka kembangkan, terdapat proses panjang untuk membangun kebiasaan bertanya, mengolah informasi, menguji gagasan, bekerja dalam tim, dan mempertanggungjawabkan temuan secara ilmiah.

Selanjutnya, kedua tim akan mempersiapkan diri menghadapi tahap nasional dengan memperkuat penelitian sekaligus mematangkan presentasi. Mereka akan membawa dua gagasan dari Sulawesi Selatan untuk bersaing bersama tim-tim terbaik dari berbagai daerah di Indonesia.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News20 September 2026 13:57
Better Together, Closer Hearts, Brighter Tomorrow Jadi Tema HUT KALLA ke-74
KALLA memasuki usia ke-74 tahun dengan mengusung tema “Better Together, Closer Hearts, Brighter Tomorrow”....
News20 September 2026 11:28
PLN dan Lima Kantor Pertanahan BPN Tinjau Tapak SUTET 275 kV Palopo-Bakaru
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi bersama lima Kantor Pertanahan Badan Pertanahan Nasional (BPN) melakukan peninjauan lapangan un...
Ekonomi19 September 2026 20:06
OJK Siapkan Aturan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis Mulai 2027
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan dua Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) yang menjadi dasar pengaturan dan pengawasan Bursa Mineral dan Ko...
Makassar19 September 2026 16:59
Haka Auto Ajak Komunitas Makassar Uji Efisiensi BYD M6 DM dan Teknologi V2L
PT Bumi Hijau Motor (Haka Auto) mengajak komunitas otomotif di Makassar merasakan langsung teknologi kendaraan elektrifikasi BYD melalui rangkaian keg...