Logo Sulselsatu

PAD Makassar 2025 Tembus Rp1,9 Triliun

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Kamis, 01 Januari 2026 16:27

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar mencatatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Makassar mencapai Rp1.979.548.619.000 atau hampir Rp2 triliun, tertinggi sepanjang sejarah.

Kepala Bapenda Kota Makassar, Andi Asminullah, mengatakan capaian tersebut melampaui target dan masih berpotensi menembus Rp2 triliun setelah proses rekonsiliasi data rampung.

“Closing sudah dilakukan sore tadi, saat ini masih proses rekonsiliasi. Angkanya tidak akan jauh dari Rp1,9 triliun, bahkan bisa menyentuh Rp2 triliun,” ujar Andi Asminullah, Rabu (31/12/2025).

Ia menyebut, capaian tersebut merupakan yang tertinggi sepanjang sejarah pengelolaan PAD Kota Makassar. Untuk sektor pajak daerah, realisasi mencapai sekitar Rp1,747 triliun atau 93 persen dari target.

Sejumlah jenis pajak bahkan berhasil melampaui target 100 persen, di antaranya Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), pajak restoran, pajak reklame, pajak hiburan, serta pajak sarang burung walet. PBB sendiri mencatatkan capaian di atas 100 persen untuk pertama kalinya dalam sembilan tahun terakhir.

“Ini capaian terbaik PBB dalam sembilan tahun terakhir. Selama ini tidak pernah tembus 100 persen, dan tahun ini akhirnya tercapai,” ungkapnya.

Penyumbang terbesar PAD berasal dari Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) yang mencakup hotel, restoran, dan hiburan dengan kontribusi lebih dari Rp700 miliar. Disusul Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) yang telah melampaui Rp350 miliar.

Andi Asminullah menegaskan, capaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran Bapenda bersama OPD pemungut pajak, didukung penguatan digitalisasi, peningkatan pengawasan, serta optimalisasi pendataan wajib pajak.

Ia juga mengapresiasi kepatuhan masyarakat dan peran media dalam membantu sosialisasi pajak daerah.

Untuk tahun 2026, Bapenda Makassar menargetkan PAD sebesar Rp2,38 triliun, meningkat signifikan dibanding tahun 2025. Target tersebut disiapkan untuk mengantisipasi berkurangnya dana transfer dari pemerintah pusat.

“Target 2026 sekitar Rp2,38 triliun. Semua potensi pajak harus dimaksimalkan,” tegasnya.

Sebagai bagian transformasi layanan, Bapenda juga akan mengintegrasikan sistem pembayaran pajak ke dalam aplikasi Lontara Plus pada 2026, guna memudahkan masyarakat mengakses seluruh layanan pemerintah kota dalam satu aplikasi.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Andi Baso Mappanyompa
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi19 September 2026 20:06
OJK Siapkan Aturan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis Mulai 2027
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan dua Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) yang menjadi dasar pengaturan dan pengawasan Bursa Mineral dan Ko...
Makassar19 September 2026 16:59
Haka Auto Ajak Komunitas Makassar Uji Efisiensi BYD M6 DM dan Teknologi V2L
PT Bumi Hijau Motor (Haka Auto) mengajak komunitas otomotif di Makassar merasakan langsung teknologi kendaraan elektrifikasi BYD melalui rangkaian keg...
Olahraga19 September 2026 16:35
Honda DBL 2026 Resmi Bergulir, Asmo Sulsel Siapkan Games dan Promo
Kompetisi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 South Sulawesi resmi bergulir setelah Opening Party digelar di GOR UMI Makassar, Jumat (18/9/2026)....
News19 September 2026 13:49
Pelindo Dorong Transformasi Green Port, Luncurkan OPS di Tanjung Priok
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo meluncurkan layanan Onshore Power Supply (OPS) di Dermaga Serbaguna Nusantara, Terminal PNP Dermaga 004,...