Logo Sulselsatu

Taufan Pawe Optimistis IKN Siap Jadi Ibu Kota Politik pada 2028

Asrul
Asrul

Rabu, 14 Januari 2026 18:48

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menyatakan keyakinannya bahwa Ibu Kota Nusantara akan siap berfungsi penuh sebagai pusat pemerintahan nasional pada 2028.

Ia memproyeksikan IKN akan berperan sebagai ibu kota politik, tempat seluruh cabang kekuasaan negara menjalankan fungsi kenegaraan.

Optimisme tersebut menguat setelah Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja perdananya ke kawasan IKN di Kalimantan Timur pada awal pekan ini.

Baca Juga : Resmi Dilantik Sarmuji, IAS Pasang Target Kursi DPRD Golkar di Sulsel Naik 50 Persen

Menurut Taufan, kehadiran Presiden menjadi sinyal kuat keseriusan pemerintah dalam mempercepat proses pemindahan pusat pemerintahan.

“Saya cukup optimistis. IKN harus diposisikan sebagai ibu kota politik, di mana fungsi eksekutif, legislatif, dan yudikatif berjalan. Dengan perkembangan yang ada saat ini, target 2028 sangat realistis,” kata Taufan, Rabu (14/1/2026).

Ia menuturkan, kesiapan IKN tidak hanya terlihat dari pembangunan fisik perkantoran, tetapi juga dari fasilitas pendukung kehidupan. Taufan mengaku pernah bermalam di hunian aparatur sipil negara sekitar sebulan lalu dan merasakan langsung kondisi di lapangan.

Baca Juga : Kader Golkar di Sulsel Rindu Bertemu Bahlil, IAS Prediksi 4 Ribu Orang Hadiri Pelantikan dan Pesta Rakyat

Menurutnya, sejumlah fasilitas dasar sudah tersedia, mulai dari rumah sakit, pasar, hingga sarana pendidikan. Hunian ASN yang ia tempati bahkan telah dilengkapi dengan sistem rumah pintar.

“Saya tinggal langsung di tower ASN dan melihat fasilitasnya cukup lengkap. Saya juga sempat berbincang dengan ASN yang sudah bertugas di sana, dan mereka menyampaikan merasa nyaman,” ujarnya.

Terkait pembangunan gedung lembaga legislatif, Taufan memastikan proses konstruksi masih terus berlangsung. Sebagai mitra kerja Otorita IKN, Komisi II DPR RI, kata dia, memiliki komitmen kuat untuk mengawal jalannya pembangunan, terutama dari sisi penganggaran.

Baca Juga : Amirullah Nur Dipercaya Pimpin Renovasi Kantor Golkar Sulsel, Anggaran Disiapkan Rp5 Miliar

Ia menyebut, anggaran sebesar Rp14 triliun yang telah disetujui untuk tahun 2026 akan diawasi secara ketat agar dimanfaatkan secara efektif dan tepat sasaran.

“Kami di Komisi II fokus mengawal anggaran tersebut. Dengan pengawasan dan efisiensi, kami optimistis pembangunan gedung DPR dan lembaga negara lainnya bisa diselesaikan sesuai target,” katanya.

Di akhir pernyataannya, Taufan menegaskan bahwa IKN merupakan simbol baru kebanggaan nasional. Karena itu, proses transisi menuju ibu kota baru perlu dijaga agar berjalan terencana, terukur, dan melibatkan semua pihak.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi04 November 2026 20:56
OJK dan Bank Sulselbar Kolaborasi Perluas Akses Keuangan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bank Sulselbar memperkuat kolaborasi dengan ulama, akademisi, pemerintah daerah, dan industri jasa keuangan untuk...
News04 November 2026 20:49
PLN Matangkan Sewa Lahan PLTMG Baubau 2
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi mematangkan draf perjanjian sewa lahan milik Pemerintah Kota Baubau untuk mendukung pembangunan...
Nasional04 November 2026 20:45
STFT Jakarta Soroti Enam Krisis Bangsa
Sivitas Akademika Sekolah Tinggi Filsafat Theologi (STFT) Jakarta menyampaikan kritik terhadap sejumlah persoalan sosial, ekonomi, lingkungan, dan dem...
News04 November 2026 20:41
Pegadaian Ambon Raih Tiga Penghargaan CSR 2026
PT Pegadaian (Persero) Area Ambon meraih tiga penghargaan Winner Top CSR Award 2026 dari Pemerintah Kota Ambon....