Logo Sulselsatu

Ubah Lahan Tidur Jadi Produktif, Petani Binaan PT Vale Panen Jagung Pakan di Tondowolio

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Kamis, 15 Januari 2026 11:15

Petani Binaan PT Vale Panen Jagung Pakan di Tondowolio. Foto: Istimewa.
Petani Binaan PT Vale Panen Jagung Pakan di Tondowolio. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com – Komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan dan pemberdayaan masyarakat terus diwujudkan oleh PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale), bagian dari Mining Industrt (MINDID), melalui pelaksanaan Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) di wilayah operasionalnya.

Salah satu hasil nyata dari komitmen tersebut ditunjukkan melalui keberhasilan panen jagung pakan oleh petani binaan di Desa Tondowolio, Kabupaten Kolaka.

Panen jagung pakan yang dilaksanakan oleh Kelompok Tani Padaidi di Desa Tondowolio, Kecamatan Tanggetada, menandai peningkatan produktivitas pertanian lokal sekaligus penguatan ketahanan pangan berbasis komunitas.

Baca Juga : PT Vale Bersama BPBD dan Mitra Perkuat Edukasi Tanggap Bencana Bagi Siswa SD di Morowali

Program ini dirancang untuk mendorong kemandirian ekonomi petani melalui pertanian berkelanjutan, dengan memanfaatkan potensi lokal yang sebelumnya belum tergarap secara optimal.

Keberhasilan panen ini juga mencerminkan transformasi lahan tidur menjadi lahan produktif.

Lahan yang selama bertahun-tahun tidak dimanfaatkan kini kembali menghasilkan nilai ekonomi bagi masyarakat, berkat pendampingan berkelanjutan dan kolaborasi antara perusahaan, pemerintah desa, serta kelompok tani setempat.

Baca Juga : Kampanye Narasi Keberlanjutan, PT Vale Tegaskan Komitmen Good Mining Practices Lewat UKW

Kepala Desa Tondowolio Asmanuddin menjelaskan, lahan pertanian yang saat ini dikelola Kelompok Tani Padaidi sebelumnya sempat dibuka pada 2015 dengan luas sekitar 27 hektare, namun tidak berlanjut dan terbengkalai.

“Alhamdulillah, sejak tahun lalu potensi lahan ini kembali dimanfaatkan. Dari total 27 hektare yang tersebar di empat dusun, sekitar 5 hektare telah ditanami jagung pakan. Panen hari ini menjadi bukti kebangkitan pertanian berbasis kelompok tani di desa kami,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Padaidi, Baharuddin, menyampaikan bahwa hasil panen menunjukkan produktivitas yang menjanjikan, yakni sekitar 6 hingga 7 ton per hektare.

Baca Juga : PT Vale Dukung Praktik Pertambangan Berkelanjutan di Pomalaa, Terbuka terhadap Masukan

Kelompok tani yang terbentuk pada November 2023 ini beranggotakan 22 orang dan terus didorong untuk memperluas area tanam.

“Selain hasil panen yang baik, harga jagung pakan di Kolaka juga cukup kompetitif, berkisar antara Rp5.000 hingga Rp6.000 per kilogram. Ini menjadi motivasi kuat bagi kami untuk terus mengembangkan pertanian secara berkelanjutan,” jelasnya.

Head of External Regional and Growth PT Vale Endra Kusuma menegaskan, keberhasilan ini merupakan bagian dari implementasi Program PPM PT Vale yang berfokus pada penguatan kapasitas ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Baca Juga : Update Proyek dan Hilirisasi dalam RDP DPR KomisI XII, PT Vale Indonesia Jelaskan Kepatuhan dan Kepastian Operasional

“Program ini merupakan wujud dukungan nyata PT Vale dalam mendorong pemberdayaan petani melalui pemanfaatan potensi lokal. Kami percaya bahwa kemandirian ekonomi masyarakat adalah fondasi penting bagi pembangunan yang berkelanjutan,” ujar Endra.

Ia menambahkan, PT Vale berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah desa dan kelompok masyarakat dalam mengembangkan sektor pertanian sebagai salah satu pilar penguatan ekonomi lokal, sejalan dengan prinsip keberlanjutan dan inklusivitas yang menjadi bagian dari strategi perusahaan.

Melalui Program PPM PT Vale Indonesia Tbk IGP Pomalaa, perusahaan menargetkan terciptanya dampak jangka panjang bagi masyarakat, tidak hanya melalui peningkatan produktivitas pertanian, tetapi juga melalui penghidupan kembali lahan-lahan tidur sebagai sumber ekonomi baru.

Baca Juga : PT Vale Turut Peringati Hari Dharma Samudera di Morowali

Kolaborasi lintas pemangku kepentingan menjadi kunci dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif, tangguh, dan berkelanjutan di wilayah Kolaka.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Bisnis10 Februari 2026 17:19
Pameran Bukit Baruga di Tradefair TSM Siapkan Subsidi Biaya hingga Cashback
Bukit Baruga, salah satu penyedia hunian eksklusif di Makassar turut berpartisipasi dalam pameran Tradefair yang digelar di Main Corridor, Trans Studi...
Makassar10 Februari 2026 17:15
Demokrasi Indonesia Masih Trial and Error, Guru Besar UIN Makassar Sebut Evaluasi Sistem Pilkada Perlu Dilakukan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pakar kebijakan publik Universitas Negeri Makassar, Prof. Dr. Risma Niswaty, menilai wacana pilkada tidak langsung ...
Nasional10 Februari 2026 17:07
RUPSLB SPJM Tetapkan Jajaran Komisaris Baru, Hermanto Jadi Komisari Utama
Pemegang saham PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM), subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang Marine, Equipment, Port Services, D...
Makassar10 Februari 2026 16:28
Akademisi Nilai Wacana Pilkada Lewat DPRD Berisiko Gerus Legitimasi
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wacana perubahan sistem pemilihan kepala daerah dari pemilihan langsung oleh rakyat menjadi pemilihan melalui DPRD ke...