Logo Sulselsatu

Rektor Unhas Tegaskan SNPMB 2026 Lebih Selektif demi Kualitas Pendidikan

Asrul
Asrul

Selasa, 20 Januari 2026 18:25

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Universitas Hasanuddin (Unhas) menerapkan strategi baru dalam Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2026 dengan menitikberatkan pada kualitas, bukan sekadar penambahan jumlah mahasiswa, khususnya di jenjang sarjana (S1).

Rektor Unhas Prof Jamaluddin Jompa mengatakan, kebijakan tersebut diambil sebagai langkah realistis menyikapi keterbatasan sumber daya sekaligus untuk menjaga mutu akademik.

Menurutnya, Unhas kini memilih bersikap lebih selektif dalam menerima mahasiswa baru, terutama pada program sarjana.

Baca Juga : Sosialisasi SNPMB di Toraja, Unhas Ingatkan Siswa Waspadai Janji Kelulusan

“Kami tidak lagi mengejar pertumbuhan jumlah mahasiswa secara ekspansif. Fokus kami adalah penguatan kualitas pendidikan dan pengembangan jenjang lanjutan, termasuk pascasarjana,” ujar Prof JJ sapaannya di Gedung Rektorat Unhas pada Selasa (20/1/2026).

Pada tahun sebelumnya, Unhas mencatat sekitar 85 ribu pendaftar dengan lebih dari 11 ribu mahasiswa diterima. Namun pada SNPMB 2026, meski membuka lima program studi baru, Unhas justru menurunkan jumlah penerimaan mahasiswa, terutama di jenjang S1.

Prof JJ menegaskan, kebijakan tersebut bukan berarti mempersempit kesempatan generasi muda untuk mengenyam pendidikan tinggi. Sebaliknya, Unhas ingin memastikan setiap mahasiswa yang diterima memperoleh layanan pendidikan yang berkualitas dan berkeadilan.

Baca Juga : Pilrek Unhas 2026–2030, Prof Jamaluddin Jompa Unggul Mutlak

“Kami tidak mengurangi komitmen terhadap anak-anak bangsa. Yang kami lakukan adalah memastikan mereka mendapatkan pendidikan yang bermutu, bukan sekadar bangku kuliah,” tegasnya.

Selain pengaturan kuota, Unhas juga menekankan komitmen kuat terhadap integritas dalam proses seleksi. Rektor Unhas 2 perioden ini memastikan seluruh tahapan penerimaan mahasiswa dilaksanakan secara transparan dan adil, tanpa celah bagi praktik titipan atau jalur belakang.

“Tidak ada ruang untuk negosiasi, titipan, atau kecurangan. Semua peserta memiliki peluang yang sama dan setiap pelanggaran akan kami tindak tegas,” ujarnya.

Baca Juga : Pemilihan Rektor Unhas periode 2026–2030 Digelar di Jakarta pada 14 Januari

Menanggapi kebijakan nasional terkait asesmen kemampuan akademik, Jamaluddin menilai langkah tersebut sebagai bagian dari upaya meningkatkan mutu pendidikan secara berkelanjutan.

Namun, Unhas tidak menjadikan hasil asesmen sebagai satu-satunya penentu kelulusan calon mahasiswa.

“Hasil asesmen kami jadikan bahan pertimbangan pendukung. Penilaian tetap dilakukan secara menyeluruh dan kontekstual,” jelasnya.

Baca Juga : Kuliah Umum Vokasi Unhas Tekankan SDM Unggul dan Kemampuan Adaptasi

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unhas Prof Muhammad Ruslin menjelaskan, sebagai perguruan tinggi negeri berbadan hukum (PTNBH), Unhas memiliki kewenangan memanfaatkan kuota jalur mandiri hingga 50 persen. Meski demikian, untuk tahun akademik 2026, Unhas memilih menggunakan porsi yang jauh lebih kecil.

“Unhas hanya memanfaatkan sekitar 19 persen kuota jalur mandiri. Ini menunjukkan bahwa jalur mandiri tidak kami jadikan sebagai sarana komersialisasi pendidikan,” kata Ruslin.

Ia menegaskan, kebijakan tersebut sejalan dengan prinsip Unhas bahwa akses masuk perguruan tinggi harus ditentukan oleh prestasi dan potensi akademik, bukan kemampuan finansial calon mahasiswa.

Baca Juga : Tim Medis Unhas Selamatkan Tiga Ibu Hamil Korban Bencana di Pidie Jaya

Terkait penerapan Tes Kemampuan Akademik (TKA), Ruslin menegaskan Unhas belum menggunakan nilai TKA sebagai faktor penentu kelulusan. Saat ini, nilai tersebut hanya dijadikan pembanding dengan nilai rapor siswa.

“Kami memahami bahwa pelaksanaan TKA di sekolah masih beragam. Karena itu, nilainya kami gunakan secara bijak dan tidak menjadi faktor tunggal,” jelasnya.

Menurut Ruslin, kebijakan penerimaan mahasiswa akan terus dievaluasi berdasarkan data dan masukan dari sekolah-sekolah. Evaluasi tersebut akan menjadi dasar penyempurnaan sistem seleksi Unhas pada tahun-tahun mendatang.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Pendidikan24 Januari 2026 11:37
Asmo Sulsel Terus Gencarkan Edukasi Safety Riding hingga SMKN 1 Kendari
Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) terus menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya keselamatan berkendara yang merata di seluruh wilayah ...
Pendidikan24 Januari 2026 11:27
Asmo Sulsel Tanamkan Kesadaran Safety Riding di SMK Satria Kendari
Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) terus memperluas jangkauan edukasi keselamatan berkendara kepada generasi muda....
Bisnis24 Januari 2026 11:07
Sinergi Kalla Toyota Bersama Backhaus dan Rappo, Sajikan Pastry Lokal dengan Konsep Ramah Lingkungan
Pada 2025, Kalla Toyota memulai project dengan berkolaborasi bersama brand pastry lokal Makassar, Backhaus di dealer Kalla Toyota Alauddin....
Bisnis24 Januari 2026 06:50
HoRe Expo dan Bazar Kuliner Langkah PHRI Sulsel Bangun Ekosistem Baru Pendorong Pariwisata
Hotel dan Restoran (HoRe) Expo dan Bazar Kuliner PHRI 2026 resmi dibuka dan akan berlangsung hingga 25 Januari 2026 di Area Lobby Claro Makassar....