Logo Sulselsatu

Pengukuhan Guru Besar UM Sidrap, Munafri Soroti Etika dan Akuntabilitas Negara

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Rabu, 21 Januari 2026 14:12

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menegaskan bahwa etika publik dan akuntabilitas negara merupakan kunci dalam membangun kepercayaan rakyat terhadap pemerintah.

Hal tersebut disampaikan Munafri saat memberikan sambutan pada pengukuhan Guru Besar Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UM Sidrap), Prof Dr Muliani di Hotel Four Points by Sheraton Makassar, Rabu (21/1/2026).

Menurut Munafri, pengukuhan guru besar bukan sekadar seremoni akademik, tetapi momentum strategis untuk memperkuat peran kampus dalam menjawab tantangan tata kelola pemerintahan, khususnya pada integritas keuangan publik dan etika penyelenggaraan negara.

“Gelar guru besar merupakan kehormatan sekaligus kepercayaan tertinggi dari komunitas akademik terhadap kualitas dan kontribusi seorang ilmuwan,” ujar Munafri.

Ia menilai pengukuhan Prof Muliani menjadi bukti bahwa ketekunan dalam dunia akademik mampu menghasilkan capaian yang membanggakan, sekaligus memperkuat posisi UM Sidrap sebagai pusat keilmuan yang berdaya saing.

“Atas nama Pemerintah Kota Makassar, saya menyampaikan rasa bangga dan apresiasi setinggi-tingginya atas pencapaian Prof Dr Muliani. Ini inspirasi bagi akademisi muda,” tambahnya.

Munafri juga menyoroti orasi ilmiah Prof Muliani bertajuk “Etika Publik dan Akuntabilitas Negara dalam Membangun Integritas Tata Kelola Keuangan Publik di Indonesia”. Menurutnya, tema tersebut relevan dengan tantangan tata kelola pemerintahan saat ini.

Ia menjelaskan, etika publik menjadi landasan moral bagi aparatur negara dalam bekerja untuk kepentingan rakyat, sementara akuntabilitas merupakan kewajiban pemerintah untuk mempertanggungjawabkan kebijakan dan penggunaan anggaran.

“Integritas tata kelola keuangan publik adalah kunci membangun kepercayaan rakyat terhadap pemerintah,” tegas Munafri.

Sebagai kepala daerah, Munafri mengaku merasakan langsung bahwa kepercayaan publik hanya tumbuh jika pengelolaan keuangan dilakukan secara transparan, bertanggung jawab, dan berlandaskan nilai moral.

Ia menyebut guru besar memiliki peran strategis sebagai penjaga moral bangsa dan penghasil gagasan kebijakan publik. Ia berharap pemikiran Prof Muliani dapat menjadi rujukan bagi pemimpin daerah, birokrat, dan akademisi dalam memperkuat tata kelola publik.

Munafri juga mengapresiasi kontribusi UM Sidrap dalam mencetak sumber daya manusia unggul dan meyakini bertambahnya guru besar akan memperkuat peran universitas dalam melahirkan penelitian berkualitas serta lulusan yang siap menjadi pemimpin masa depan.

“Membangun Indonesia bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tugas akademisi, masyarakat dan seluruh elemen bangsa,” tutup Munafri.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Andi Baso Mappanyompa
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Nasional05 November 2026 06:58
Ditjen Minerba Apresiasi Kontribusi PNBP Vale Indonesia
PT Vale Indonesia Tbk menerima apresiasi dari Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ES...
Ekonomi04 November 2026 20:56
OJK dan Bank Sulselbar Kolaborasi Perluas Akses Keuangan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bank Sulselbar memperkuat kolaborasi dengan ulama, akademisi, pemerintah daerah, dan industri jasa keuangan untuk...
News04 November 2026 20:49
PLN Matangkan Sewa Lahan PLTMG Baubau 2
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi mematangkan draf perjanjian sewa lahan milik Pemerintah Kota Baubau untuk mendukung pembangunan...
Nasional04 November 2026 20:45
STFT Jakarta Soroti Enam Krisis Bangsa
Sivitas Akademika Sekolah Tinggi Filsafat Theologi (STFT) Jakarta menyampaikan kritik terhadap sejumlah persoalan sosial, ekonomi, lingkungan, dan dem...