Logo Sulselsatu

Kemenkum Sulsel Siapkan Manajemen Risiko 2026 untuk Tingkatkan Akuntabilitas

Asrul
Asrul

Rabu, 21 Januari 2026 11:31

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) mulai menyusun Dokumen Manajemen Risiko Tahun 2026 sebagai bagian dari penguatan tata kelola pemerintahan yang akuntabel. Kegiatan tersebut digelar di Ruang Rapat Hamid Awaluddin, Senin (19/1/2026), dan berpedoman pada Peraturan Menteri Hukum Nomor 15 Tahun 2025.

Penyusunan dokumen ini diarahkan untuk meningkatkan tingkat kematangan manajemen risiko di lingkungan Kanwil Kemenkum Sulsel. Pada tahun sebelumnya, satuan kerja ini telah mencapai level maturitas 3 atau terdefinisi.

Melalui penyusunan dokumen yang lebih menyeluruh dan terintegrasi, Kanwil Kemenkum Sulsel menargetkan peningkatan ke level 4 atau terkelola pada 2026.

Baca Juga : Pos Bantuan Hukum Desa Jadi Perhatian Kemenkum Sulsel di Barru

Kegiatan tersebut diikuti oleh para Personal in Charge (PIC) dari seluruh unit kerja, mulai dari Divisi Pelayanan Hukum, Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum, hingga Bagian Tata Usaha dan Umum. Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Kanwil Kemenkum Sulsel, Meydi Zulqadri, turut hadir dan memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan.

Dalam prosesnya, penyusunan dokumen manajemen risiko mengacu pada kebijakan manajemen risiko yang berlaku di lingkungan Kementerian Hukum.

Dokumen ini berfungsi sebagai alat untuk mengidentifikasi, menganalisis, serta mengendalikan berbagai risiko yang berpotensi menghambat pencapaian tujuan organisasi.

Baca Juga : Kakanwil Dorong Budaya Kerja Agile melalui Komitmen Bersama Pembangunan ZI Tahun 2026

Kepala Kanwil Kemenkum Sulsel Andi Basmal menegaskan bahwa manajemen risiko memiliki peran strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan. Menurutnya, pengelolaan risiko tidak sekadar memenuhi kewajiban administratif, tetapi menjadi langkah antisipatif terhadap berbagai potensi permasalahan.

“Penyusunan dokumen manajemen risiko merupakan bentuk mitigasi dan respons awal terhadap risiko yang mungkin terjadi, sehingga hambatan dapat diantisipasi sejak dini,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan aktif seluruh PIC agar manajemen risiko benar-benar diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, bukan hanya berhenti pada penyusunan dokumen.

Baca Juga : Penilaian IRH 2026 Disosialisasikan, Kanwil Kemenkum Sulsel Siap Perkuat Reformasi Hukum

Pengelolaan risiko yang baik, kata dia, akan berdampak langsung pada peningkatan kinerja organisasi, kualitas pelayanan publik, serta pencapaian target strategis Kanwil.

Manajemen risiko sendiri merupakan bagian tak terpisahkan dari Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) yang bertujuan mewujudkan pemerintahan yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.

Karena itu, setiap unit kerja diharapkan mampu menumbuhkan budaya sadar risiko dalam menjalankan tugas dan fungsinya.

Baca Juga : Sasaran Kinerja Pegawai Jadi Kunci Optimalnya Capaian Organisasi

Melalui kegiatan ini, Kanwil Kemenkum Sulsel optimistis dapat meningkatkan level maturitas manajemen risiko pada 2026 menjadi level terkelola.

Dengan pengelolaan risiko yang lebih sistematis dan berkelanjutan, Kanwil Kemenkum Sulsel berkomitmen memperkuat tata kelola organisasi sekaligus mendukung agenda reformasi birokrasi secara berkelanjutan.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar21 Januari 2026 20:26
Hujan dan Angin Kencang, Wali Kota Munafri Imbau Warga Makassar Waspada
SULSELSATU.com MAKASSAR – Cuaca ekstrem berupa hujan intensitas sedang hingga tinggi yang disertai angin kencang kembali melanda Kota Makassar d...
Makassar21 Januari 2026 17:57
Fencing Competition Season 3 di Mal Ratu Indah Hadirkan Atlet Muda dari Berbagai Kategori
Mal Ratu Indah (MaRI) kembali menjadi tuan rumah kegiatan olahraga melalui penyelenggaraan Fencing Competition Season 3 yang berlangsung pada 19–20 ...
Makassar21 Januari 2026 17:44
Perkuat Layanan SDM, Pelindo Regional 4 Gelar MCU Bagi Seluruh Pegawai
Membangun sumber daya manusia yang sehat, produktif, dan berdaya saing yang juga merupakan bagian dari Program Kerja Bidang Layanan SDM Tahun 2026, PT...
Pendidikan21 Januari 2026 17:35
Kalla Institute Wujudkan Ekosistem Kerja Inklusif, Terima Dua Peserta Magang Disabilitas
Dalam menyiapkan ekosistem kerja inklusif, Kalla Institute menerima dua peserta magang disabilitas melalui program Magang Disabilitas yang difasilitas...