Logo Sulselsatu

Kalla Institute Wujudkan Ekosistem Kerja Inklusif, Terima Dua Peserta Magang Disabilitas

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Rabu, 21 Januari 2026 17:35

Kalla Institute terima dua peserta magang disabilitas. Foto: Istimewa.
Kalla Institute terima dua peserta magang disabilitas. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, MAKASSAR — Dalam menyiapkan ekosistem kerja inklusif, Kalla Institute menerima dua peserta magang disabilitas melalui program Magang Disabilitas yang difasilitasi Unit Layanan Disabilitas Dinas Ketenagakerjaan Kota Makassar.

Program ini berlangsung hingga akhir Februari 2026 dan menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan pendidikan tinggi yang ramah, setara, dan berkeadilan bagi semua kalangan.

Dua peserta magang tersebut masing-masing ditempatkan di Biro Marketing & Admisi serta Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perpustakaan.

Baca Juga : Kalla Toyota Trust Catat Rekor Penjualan, Permintaan Meluas hingga Sulbar dan Sultra

Selama proses magang, peserta dilibatkan langsung dalam aktivitas operasional harian sesuai dengan bidang dan kompetensinya.

Filemon Aloysius Limba, yang merupakan peserta magang disabilitas lulusan Politeknik Pariwisata Makassar, ditempatkan di UPT Perpustakaan.

Filemon membantu berbagai kegiatan pustakawan, mulai dari administrasi hingga operasional layanan perpustakaan.

Baca Juga : Kalla Institute Dampingi UMKM Sambusa di Pangkep Go Digital dan Tingkatkan Produksi

Sementara itu, Mustaqim, lulusan STMIK Kharisma Makassar, bergabung di Biro Marketing & Admisi untuk mendukung kegiatan publikasi kampus serta pembuatan konten visual.

Kepala Biro Umum & Kepegawaian Kalla Institute Aulia Rahmi menyampaikan, program ini merupakan wujud nyata komitmen institusi dalam memberikan ruang yang adil dan inklusif bagi setiap individu.

“Kami berharap teman-teman magang disabilitas dapat berkembang, berkontribusi, dan menunjukkan potensi terbaiknya selama bekerja di Kalla Institute,” ujar Aulia.

Baca Juga : Baruga Pathway SMA Islam Athirah Bukit Baruga Bantu Siswa Tembus Kampus Internasional

Komitmen inklusivitas Kalla Institute tidak hanya tercermin melalui program magang, tetapi juga dari keberadaan mahasiswa disabilitas yang saat ini menempuh pendidikan di Program Studi Kewirausahaan.

Hal ini menunjukkan bahwa sejak awal, Kalla Institute berupaya membangun ekosistem kampus yang terbuka dan dapat diakses oleh semua golongan.

Di masing-masing unit kerja, peserta magang disabilitas diterima sebagai rekan kerja yang setara. Mereka memperoleh pendampingan kerja, akses fasilitas kampus yang ramah disabilitas, serta kesempatan untuk terlibat aktif dalam berbagai kegiatan.

Baca Juga : Stylix Padel Challenge 2026 Kalla Toyota Kembali Digelar, Diikuti 25 Komunitas dan 32 Media

Pengalaman ini tidak hanya meningkatkan keterampilan kerja, tetapi juga membangun kepercayaan diri peserta.

Kepala Perpustakaan Kalla Institute, Efan Saputra, mengungkapkan bahwa kehadiran peserta magang disabilitas juga memberikan pembelajaran bagi seluruh tim.

“Selain membimbing pekerjaan mereka di perpustakaan, secara tidak langsung saya juga belajar menggunakan bahasa isyarat. Ini menjadi pengalaman baru yang sangat berharga,” ungkap Efan.

Baca Juga : KALLA Perkuat Kedekatan Keluarga dan Semangat Belajar Anak Lewat Little Explorers

Dari program magang disabilitas ini, Kalla Institute menegaskan bahwa keberagaman bukan sekadar slogan, melainkan langkah nyata menuju perubahan yang lebih baik.

Saat nilai-nilai KALLA dijalankan bersama, ruang kolaborasi menjadi lebih hangat dan inklusif.

Kalla Institute berharap semakin banyak peserta dengan berbagai latar belakang dapat merasakan pengalaman belajar, bekerja yang setara, aman, dan mendukung perkembangan karier mereka di masa depan.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Metropolitan09 Agustus 2026 19:11
PSEL Tamalanrea Terus Dipersoalkan, GERAM PLTSa: Pindahkan Lokasinya
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ratusan warga yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Menolak PLTSa (GERAM PLTSa) kembali menggelar aksi demonstrasi menolak ...
Sulsel09 Agustus 2026 16:48
Kekeringan Melanda Sidrap, Asmo Sulsel dan FIFGroup Bantu Petani Massappa 3
Kekeringan yang melanda sejumlah lahan persawahan di Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, membuat petani kesulitan mendapat...
Lifestyle09 Agustus 2026 14:18
Alasan Perusahaan Masih Membagikan Tumbler dan Tote Bag, Ternyata Ini Nilai Bisnisnya
Tumbler berlogo perusahaan, tote bag, notebook, pouch, dan berbagai barang promosi lain sudah menjadi pemandangan umum dalam acara bisnis. Barang-bara...
News09 Agustus 2026 08:45
Siasat Licik APL, Premanisme Berkedok “Petani Lada” di Hutan Lindung Loeha Raya
Hukum dan wibawa negara di kawasan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Larona benar-benar dilecehkan....