SULSELSATU.com, MAKASSAR – LAZ Hadji Kalla melalui Program Desa Bangkit Sejahtera berhasil meningkatkan produktivitas hasil panen sekaligus pendapatan petani di desa binaan.
Program ini merupakan salah satu program unggulan LAZ Hadji Kalla yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat desa secara berkelanjutan dengan memaksimalkan potensi komoditas lokal.
Sepanjang tahun 2025, Program Desa Bangkit Sejahtera diimplementasikan di 20 desa binaan yang tersebar di Provinsi Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Tenggara.
Baca Juga : Kalla Institute Tanamkan Nilai Pancasila Lewat Ruang Akademik dan Seni
Program ini menyasar kelompok petani dan pelaku usaha desa melalui pendampingan terpadu guna mendorong peningkatan kapasitas produksi dan kemandirian ekonomi masyarakat.
Berbagai komoditas potensial lokal menjadi fokus pengembangan, di antaranya jagung, bawang merah, padi, wortel, nilam, ikan nila, ayam kampung unggul, hingga rumput laut.
Komoditas tersebut sebelumnya dibudidayakan dengan bibit lokal dan teknik konvensional, sehingga produktivitasnya belum optimal.
Baca Juga : Kalla Toyota Catat Tren Positif Penjualan Toyota Agya, Calya, dan Rush Awal 2026
Melalui Program Desa Bangkit Sejahtera, LAZ Hadji Kalla melakukan penguatan budidaya dengan menerapkan teknik sesuai Good Agricultural Practices (GAP), mengganti bibit lokal dengan bibit unggul, serta menyalurkan bantuan sarana produksi berupa pupuk dan obat pengendali hama.
Seluruh proses ini disertai pelatihan dan pendampingan intensif kepada kelompok binaan. Hasil implementasi program menunjukkan capaian yang sangat menggembirakan.
Kuantitas dan kualitas hasil panen meningkat secara signifikan, bahkan pada beberapa komoditas melampaui ekspektasi awal. Rata-rata peningkatan hasil panen mencapai 2–3 ton atau sekitar 60 persen dibandingkan kondisi awal (baseline).
Baca Juga : Kampung Hijau Energi LAZ Hadji Kalla Dorong Penguatan Ketahanan Iklim di Sulselbar
Peningkatan produktivitas tersebut berdampak langsung pada kenaikan pendapatan petani binaan. Rata-rata pendapatan petani meningkat hingga Rp4.000.000 per orang per bulan.
Capaian ini menjadi dorongan positif bagi petani desa untuk terus mengembangkan usaha budidaya secara mandiri dan berkelanjutan.
Program Manager Community Development LAZ Hadji Kalla Erny Rachmi Nurdin mengatakan, program Desa Bangkit Sejahtera dirancang untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa melalui penguatan kapasitas dan optimalisasi potensi lokal.
Baca Juga : Pameran Bukit Baruga di Tradefair TSM Siapkan Subsidi Biaya hingga Cashback
“Kami tidak hanya menyalurkan bantuan sarana produksi, tetapi juga melakukan pendampingan agar petani mampu menerapkan teknik budidaya yang lebih baik dan berkelanjutan,” ujar Erny Rachmi Nurdin.
Keberhasilan implementasi Program Desa Bangkit Sejahtera ini akan menjadi model pengembangan di desa-desa lainnya yang dibina oleh LAZ Hadji Kalla.
LAZ Hadji Kalla berkomitmen untuk terus memperluas cakupan program agar semakin banyak petani dan masyarakat desa yang merasakan manfaat pemberdayaan ekonomi berbasis potensi lokal.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar