Logo Sulselsatu

Dorong Ekonomi Sulsel, BI Sulsel Paparkan Sejumlah Rekomendasi

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Minggu, 22 Februari 2026 17:11

BI Sulsel bincang bareng media di Makassar. Foto: Sri Wahyu Diastuti / Sulselsatu.com.
BI Sulsel bincang bareng media di Makassar. Foto: Sri Wahyu Diastuti / Sulselsatu.com.

SULSELSATU.com, MAKASSARBank Indonesia menyebut ekonomi Sulsel tetap stabil. Salah satunya terlihat dari pertumbuhan ekonomi Sulsel pada triwulan keempat 2025 sebesar 5,99 persen naik dari 5,01 persen dibanding periode sebelumnya.

Pada 2026 ini, BI memperkirakan ekonomi Sulsel tumbuh di kisaran 5,0 hingga 5,8 persen.

Kepala BI Sulsel Rizki Ernadi Wimanda mengatakan, pertumbuhan ekonomi Sulsel triwulan kemarin masih utamanya masih ditopang pertanian, kontruksi, perdagangan, dan industri pengolahan.

Baca Juga : Program NSE CBP Rupiah dan Green PUR BI Sulsel Raih Penghargaan IABC Indonesia Awards 2026

“Sementara itu, ekonomi naik juga didorong dari konsumsi rumah tangga dan PMTB. Pertumbuhan ekonomi Sulsel 2026 diperkirakan tetap stabil, namun memang ada beberapa tantangan yang perlu menjadi perhatian, terutama terkait investasi dan kinerja sejumlah sektor usaha,” ujar Rizki dalam bincang bareng media di House of Rewako Makassar, Jumat (20/2/2026).

PMTB adalah Pembentukan Modal Tetap Bruto, yaitu pengeluaran untuk barang modal yang mempunyai umur pemakaian lebih dari satu tahun dan tidak merupakan barang konsumsi.

Selanjutnya, BI Sulsel juga memberikan sejumlah rekomendasi mendorong pertumbuhan ekonomi Sulsel. Rekomendasi ini diarahkan melalui penguatan konsumsi, investasi, belanja pemerintah, dan kinerja ekspor.

Baca Juga : Dibina Rewako, Raja Madu Sulawesi Kini Tembus Pasar Global

Pertama adalah menjaga daya beli masyarakat dan stabilitas pasokan pangan dengan memperkuat distribusi antarwilayah, mengantisipasi risiko cuaca ekstrem, serta mengoptimalkan peran Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) agar inflasi tetap terkendali.

Di sisi lain, penguatan pasar domestik dan ekosistem industri hilir dilakukan untuk mendorong permintaan dalam negeri melalui perluasan jaringan distribusi, peningkatan keterjangkauan harga, dan penguatan rantai pasok antarwilayah.

Dari sisi investasi, pemerintah mendorong Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) dan sektor konstruksi dengan memastikan proyek-proyek strategis berjalan lancar tanpa hambatan administrasi maupun pembiayaan.

Baca Juga : Dukung Kajian IMTI 2026, BI Sulsel Dorong Penguatan Pariwisata Ramah Muslim

Hilirisasi mineral bernilai tambah tinggi juga terus diperluas melalui pengembangan produk turunan strategis dan penerapan standar keberlanjutan guna meningkatkan daya saing industri nasional.

Selain itu, diversifikasi struktur ekonomi daerah didorong melalui pengembangan industri pengolahan berbasis pertanian serta sektor jasa produktif sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru yang berkelanjutan.

Sementara itu, dari sisi belanja, percepatan realisasi belanja pemerintah daerah dilakukan melalui strategi frontloading belanja produktif dan percepatan belanja modal untuk menjaga momentum permintaan domestik sejak awal tahun.

Baca Juga : BI Sulsel Dorong Lima Proyek Investasi Unggulan Lewat SSIC 2026

Pemerintah daerah juga memperkuat ketahanan fiskal dengan mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), meningkatkan kualitas belanja, serta memanfaatkan skema pembiayaan alternatif seperti Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dan kolaborasi dengan perusahaan lokal.

Di sektor eksternal, stabilitas output sektor nikel dan industri pengolahan dijaga melalui koordinasi penyesuaian RKAB agar transisi produksi tetap terukur dan pemanfaatan smelter berjalan optimal.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Pendidikan20 September 2026 14:37
Dua Tim SMP Islam Athirah Makassar Wakili Sulsel di OPSI 2026
Dunia riset pelajar Sulawesi Selatan kembali menempatkan SMP Islam Athirah Makassar di panggung nasional....
News20 September 2026 13:57
Better Together, Closer Hearts, Brighter Tomorrow Jadi Tema HUT KALLA ke-74
KALLA memasuki usia ke-74 tahun dengan mengusung tema “Better Together, Closer Hearts, Brighter Tomorrow”....
News20 September 2026 11:28
PLN dan Lima Kantor Pertanahan BPN Tinjau Tapak SUTET 275 kV Palopo-Bakaru
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi bersama lima Kantor Pertanahan Badan Pertanahan Nasional (BPN) melakukan peninjauan lapangan un...
Ekonomi19 September 2026 20:06
OJK Siapkan Aturan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis Mulai 2027
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan dua Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) yang menjadi dasar pengaturan dan pengawasan Bursa Mineral dan Ko...