Logo Sulselsatu

BPBD Makassar Siaga 24 Jam di Tengah Cuaca Ekstrem, 8 KK Mengungsi di Manggala

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Selasa, 24 Februari 2026 22:44

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com MAKASSAR Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar memastikan seluruh personel tetap siaga 24 jam di tengah kondisi cuaca ekstrem yang masih melanda wilayah Kota Makassar.

Kepala BPBD Kota Makassar Muhammad Fadli menyampaikan, dalam beberapa hari terakhir terdapat tiga titik yang mengalami banjir cukup parah. Namun, kondisi tersebut telah ditangani oleh tim di lapangan.

“Tadi ada tiga daerah yang banjirnya cukup parah, tetapi alhamdulillah bisa kita tangani. Ketinggian air sempat mencapai 100 hingga 120 sentimeter,” ujarnya, Selasa (24/2/2026).

Saat ini, tercatat sebanyak 8 kepala keluarga atau 23 jiwa mengungsi di Masjid Babussalam, Kecamatan Manggala. Personel BPBD terus bersiaga di lokasi untuk memastikan keselamatan warga serta memantau perkembangan debit air.

Di tengah situasi tersebut, BPBD Kota Makassar juga menggelar buka puasa bersama seluruh personel dan keluarga sebagai momentum memperkuat kebersamaan dan empati terhadap masyarakat terdampak bencana.

“Kita ingin kerja-kerja kemanusiaan ini semakin menguatkan empati kepada masyarakat. Ini tugas mulia yang harus kita jalankan dengan penuh tanggung jawab,” katanya.

BPBD berharap tahun ini Kota Makassar tidak perlu menetapkan status tanggap darurat bencana, setelah pada tahun sebelumnya status tersebut sempat diberlakukan sebanyak dua kali.

“Kita berharap jika tidak ada hujan dengan intensitas tinggi hingga awal bulan depan, maka tahun ini kita bisa terbebas dari status tanggap darurat,” jelasnya.

Ia menilai salah satu faktor yang memperparah banjir adalah tersumbatnya saluran air. Genangan yang bertahan lama umumnya terjadi karena aliran air tidak lancar akibat sedimentasi dan sampah.

“Berapapun tingginya air, kalau salurannya lancar, maka akan terjadi sirkulasi. Yang kita perlukan sekarang adalah kepekaan masyarakat terhadap kebersihan dan persampahan,” tegasnya.

Lebih jauh, BPBD mendorong masyarakat agar tidak hanya menjadi objek dalam kebencanaan, melainkan juga menjadi subjek yang memiliki kesiapsiagaan. Pihaknya akan memperkuat pelatihan dan pembekalan kepada warga agar mampu melakukan tindakan awal saat terjadi bencana.

“Kita perlu waktu untuk sampai ke lokasi. Dalam jeda itu, satu menit sangat berharga. Maka masyarakat harus mampu melakukan tindakan kedaruratan pertama sebelum tim tiba,” ujarnya.

Ia menegaskan kesiapsiagaan tidak boleh menurun, termasuk di bulan Ramadan. Posko BPBD tetap beroperasi selama 24 jam dengan fokus pada deteksi dini sebagai langkah paling krusial dalam mitigasi bencana.

“Kalau kita bisa mendeteksi lebih awal, maka kita bisa melakukan antisipasi, menyelamatkan dokumen penting, harta benda, dan yang paling utama mencegah korban jiwa,” pungkasnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Andi Baso Mappanyompa
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video05 Agustus 2026 22:59
VIDEO: Viral, Mobil Dikejar dan Dirusak Massa di Pattontongan Maros
SULSELSATU.com – Sebuah mobil dirusak massa di Jalan Pattontongan, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, Selasa (4/8/2026). Berdasarkan informasi yang ...
News05 Agustus 2026 18:54
Ketegangan Jalur Hauling Pomalaa, Bupati Amri: Jangan Ada Premanisme Industrial
Ketegangan akibat aksi blokade jalur logistik (hauling) di kawasan Proyek Strategis Nasional (PSN) PT Indonesia Pomalaa Industry Park (IPIP) memantik ...
Ekonomi05 Agustus 2026 18:29
APERSI Sulsel Gelar APEX 2026, Targetkan Transaksi Rp60 Miliar Dukung Program 3 Juta Rumah
SULSELSATU.com, MAKASSAR – DPD Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI) Sulawesi Selatan akan menggelar APERSI Proper...
News05 Agustus 2026 18:04
PLN UIP Sulawesi Perkuat Sinergi dengan Kejati Sultra Dukung Proyek Strategis Ketenagalistrikan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara guna mendukung percepatan...