SULSELSATU.com, MAKASSAR – Selama bulan suci Ramadan, pola aktivitas masyarakat ikut berubah. Waktu istirahat berkurang.
Mobilitas di jalan juga meningkat, terutama saat subuh dan menjelang berbuka puasa. Kondisi ini dapat memengaruhi fokus dan konsentrasi pengendara di jalan raya.
Melihat situasi tersebut, Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) membagikan sejumlah tips keselamatan berkendara agar masyarakat tetap aman dan nyaman selama menjalani ibadah puasa.
Baca Juga : Promo Shocktober Asmo Sulsel Bisa Hemat hingga Rp8 Juta
Safety Riding & Community Supervisor Astra Motor Sulsel Habib Permadi menyampaikan, pengendara sepeda motor perlu lebih waspada saat berpuasa. Kondisi fisik yang menurun bisa berdampak langsung pada keselamatan di jalan.
“Puasa membutuhkan perhatian ekstra. Konsentrasi bisa menurun jika tubuh kurang istirahat. Karena itu, pengendara harus lebih disiplin dalam menerapkan keselamatan berkendara,” ujar Habib Permadi.
Tips Aman Berkendara Selama Ramadan
Baca Juga : Asmo Sulsel Edukasi Mahasiswa Bahaya Berkendara Saat Mengantuk
1. Jaga kondisi tubuh tetap prima
Kurang tidur akibat sahur atau aktivitas malam hari dapat mengurangi fokus. Pastikan waktu istirahat cukup sebelum berkendara. Jika merasa mengantuk, segera menepi dan beristirahat.
2. Tidak terburu-buru saat menjelang berbuka
Waktu menjelang magrib menjadi momen rawan kecelakaan. Hindari memacu kendaraan secara berlebihan. Tetap patuhi rambu dan aturan lalu lintas.
3. Gunakan helm yang mudah terlihat
Aktivitas berkendara saat subuh atau malam hari meningkat selama Ramadan. Helm berwarna cerah membantu pengendara lebih mudah terlihat oleh pengguna jalan lain.
Baca Juga : Asmo Sulsel Gaungkan Safety Riding di Makassar Bikers Day Fest 2026
4. Lakukan pemeriksaan kendaraan sebelum jalan
Periksa rem, lampu, ban, dan bahan bakar sebelum berangkat. Pemeriksaan sederhana ini penting untuk mencegah gangguan teknis di tengah perjalanan.
5. Pakai perlengkapan berkendara lengkap
Helm, jaket, sarung tangan, dan sepatu tetap wajib digunakan. Jarak dekat bukan alasan untuk mengabaikan keselamatan, termasuk saat membeli takjil atau ke masjid.
Habib menegaskan bahwa keselamatan harus menjadi kebiasaan, bukan hanya saat kondisi tertentu.
Baca Juga : Melesat di Aragón, Ramadhipa Jaga Peluang Tembus Tiga Besar Moto3 Junior
“Ramadan mengajarkan kita untuk menahan diri. Termasuk di jalan raya. Jangan karena ingin cepat berbuka, keselamatan justru diabaikan. Terapkan selalu prinsip #Cari_Aman agar ibadah dan perjalanan berjalan lancar,” tegasnya.
Astra Motor Sulsel berharap tips ini dapat membantu masyarakat tetap selamat selama Ramadan. Keselamatan berkendara diharapkan menjadi budaya yang terus diterapkan dalam aktivitas sehari-hari.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar