Logo Sulselsatu

Pengguna Baru 67 Persen, PELNI Makassar Gencarkan Aplikasi untuk Lawan Calo

Asrul
Asrul

Selasa, 03 Maret 2026 12:14

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR — PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) Cabang Makassar terus mendorong penggunaan aplikasi Pelni Mobile sebagai langkah menekan praktik percaloan tiket di area pelabuhan.

Kepala Cabang PELNI Makassar, Darman, mengungkapkan tingkat penggunaan Pelni Mobile di Makassar masih berada di angka 67 persen. Angka tersebut dinilai masih tertinggal dibanding sejumlah kota besar lainnya.

“Untuk pengguna Pelni Mobile itu hanya sekitar 67 persen, berarti masih sangat rendah dibanding Batam yang sudah hampir 100 persen. Surabaya juga sudah tidak menggunakan pembelian melalui loket, semua melalui aplikasi,” ujar Darman saat diwawancarai, Selasa (3/3/2026).

Baca Juga : PELNI Siapkan 55 Kapal Layani 641 Ribu Penumpang pada Angkutan Lebaran 2026

Menurutnya, digitalisasi pembelian tiket menjadi kunci utama memutus mata rantai calo. Dengan sistem aplikasi, transaksi dilakukan langsung oleh penumpang sehingga peluang perantara bermain semakin sempit.

Ia berharap masyarakat Makassar semakin terbiasa merencanakan perjalanan melalui aplikasi. Darman menyebut, pemesanan tiket sebaiknya dilakukan jauh-jauh hari untuk menghindari kehabisan kuota, terutama menjelang musim mudik.

“Perjalanan itu sekarang semua harus di aplikasi. Sebenarnya ini memudahkan, bahkan dalam kondisi istirahat pun bisa pesan tiket. Tinggal bagaimana kita mau merencanakan perjalanan dengan baik,” katanya.

Baca Juga : 14 Kapal Disiapkan, PELNI Makassar Target Layani 49 Ribu Pemudik

Selain tiket penumpang, Pelni Mobile juga menyediakan fitur pengiriman barang melalui layanan MyCargo. Fitur ini memungkinkan penumpang tetap berlayar sambil mengirim barang dalam jumlah besar tanpa harus membawanya ke kabin.

“Kalau ada barang lebih besar, di aplikasi ada MyCargo. Jadi penumpang bisa ikut berlayar, tapi barangnya dikargokan terpisah dari akomodasi penumpang, dan pemesanannya juga lewat aplikasi,” jelasnya.

Meski begitu, Darman mengakui masih ada kendala di lapangan. Sebagian masyarakat sudah memiliki gawai, namun belum terbiasa menggunakan aplikasi atau mengalami kesulitan saat proses pembayaran digital.

Baca Juga : PELNI Bersama Polri Kirim Bantuan dan Logistik Bencana ke Sumatera

“Kendalanya itu banyak yang punya gadget tapi tidak bisa menggunakan aplikasinya. Ada juga yang bisa pakai aplikasi, tapi proses transfernya tidak paham. Padahal ini untuk memudahkan,” ujarnya.

Ia menegaskan, ke depan loket cabang tidak lagi melayani pembelian tiket secara langsung. Kebijakan ini diharapkan mendorong masyarakat beradaptasi dengan sistem digital sekaligus mempersempit ruang gerak calo.

Terkait praktik percaloan, Darman menyebut tahun ini pihaknya telah meminimalisir keberadaan calo di area pelabuhan. Pengawasan juga diperkuat bersama aparat kepolisian sektor pelabuhan.

Baca Juga : Kuota Tiket Diskon 50% PELNI Ludes Sebelum Tenggat, Antusiasme Penumpang Meledak

“Calo sekarang dengan adanya Polsek Pelabuhan selalu dipantau. Biasanya mereka bermain di area Terminal Dua atau sekitar pelabuhan. Dari data yang kami baca, hanya ada tiga orang yang itu-itu saja,” ungkapnya.

Ia pun mengingatkan masyarakat agar tidak tergiur membeli tiket melalui perantara.

“Pesan moralnya, jangan percaya pembelian tiket lewat perantara karena berpotensi adanya calo. Gunakan aplikasi resmi supaya aman dan terhindar dari praktik yang merugikan,” tegas Darman.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

OPD17 September 2026 20:12
Dinilai Lalai Melakukan Pengawasan ke RSIA Paramaount, Ismail Minta Kadinkes Makassar Dievaluasi
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua Komisi B DPRD Kota Makassar Ismail menyoroti lemahnya pengawasan Dinas Kesehatan terhadap operasional Rumah Sak...
Metropolitan17 September 2026 18:33
TPA Tamangapa Berbenah, Gunungan Sampah Mulai Tertata hingga Sapi Disiapkan Ranch
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wajah Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tamangapa, Antang, Kecamatan Manggala, perlahan mulai berubah total. Kawasan yang...
Otomotif17 September 2026 18:31
Kalla Toyota Hadirkan Extra Care, Layanan Servis dan Bantuan 24 Jam
Kalla Toyota menghadirkan Kalla Toyota Extra Care sebagai solusi layanan purna jual yang dapat diakses pelanggan selama 24 jam....
Makassar17 September 2026 18:16
Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat, Pegadaian Gelar Pelatihan Barbershop di Nipah
PT Pegadaian Kantor Wilayah VI Sulawesi Selatan, Barat, Tenggara, Maluku, dan Maluku Utara (Sulselbarra Maluku) mendorong peningkatan kapasitas pelaku...