Logo Sulselsatu

OJK Perkuat Literasi Keuangan Syariah di Pesantren Darul Istiqamah Maros

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Selasa, 10 Maret 2026 18:34

OJK Sulselbar edukasi keuangan syariah di Pesantren Darul Istiqamah Maros. Foto: Istimewa.
OJK Sulselbar edukasi keuangan syariah di Pesantren Darul Istiqamah Maros. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, MAROSOtoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) terus mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan syariah di kalangan generasi muda.

Upaya ini dilakukan melalui kegiatan edukasi keuangan syariah yang digelar di Aula Sekolah Putri Darul Istiqamah, Kabupaten Maros pada Jumat (6/3/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Gerakan Nasional Literasi Keuangan Syariah (GERAK Syariah) sekaligus mendukung program Ekosistem Pesantren Inklusif Keuangan Syariah (EPIKS).

Baca Juga : Kepercayaan Masyarakat Meningkat, DPK Perbankan Tumbuh 5,71 Persen Jadi Rp149,77 Triliun

Sebanyak 300 peserta yang terdiri dari pengajar dan pelajar mengikuti kegiatan tersebut. Para peserta mendapatkan materi tentang prinsip dasar keuangan syariah, cara mengelola keuangan secara bijak, serta pengenalan produk dan layanan perbankan syariah.

Acara ini dibuka langsung oleh Kepala OJK Sulselbar Moch. Muchlasin. Turut hadir Dewan Pembina SPIDI Female Boarding School dan SADIQ, M. Safwan, serta Regional CEO PT Bank Syariah Indonesia Tbk Makassar, Sukwa Dwie Priardi.

Moch. Muchlasin menegaskan pentingnya memahami nilai-nilai syariah dalam mengelola keuangan sejak usia muda.

Baca Juga : OJK Dorong Digitalisasi Keuangan untuk Perkuat UMKM di Indonesia Timur

keuangan syariah mengajarkan nilai kejujuran, keadilan, dan keberkahan. Dalam Islam, mengelola harta bukan hanya tentang mencari keuntungan, tetapi juga tentang tanggung jawab dan kemanfaatan. Dengan memahami perbankan dan produk keuangan syariah, para santri diharapkan dapat menjadi generasi yang cerdas secara finansial sekaligus taat pada nilai-nilai syariah,” ujar Muchlasin.

Pada kesempatan yang sama, Regional CEO PT Bank Syariah Indonesia Tbk Makassar Sukwa Dwie Priardi menilai literasi masyarakat terhadap perbankan syariah masih perlu ditingkatkan agar pemanfaatan layanan keuangan syariah semakin luas.

“Literasi terhadap bank syariah masih relatif kecil karena masih banyak masyarakat yang belum memahami produk dan layanan yang tersedia. Industri perbankan syariah terus berproses dan diawasi oleh Dewan Syariah Nasional serta OJK,” ujar Sukma.

Baca Juga : Jumlah Investor Pasar Modal Sulsel Naik 67,34 Persen, Reksa Dana Paling Diminati

Melalui kegiatan ini, OJK berharap para santri tidak hanya memahami konsep keuangan syariah secara teori.

Ppeserta juga diharapkan mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam mengelola keuangan pribadi secara bijak sesuai prinsip syariah.

Ke depan, OJK bersama berbagai pemangku kepentingan akan terus memperluas program edukasi keuangan syariah di berbagai lapisan masyarakat, terutama di lingkungan pesantren dan lembaga pendidikan.

Baca Juga : OJK Bersama Komdigi dan Perbankan Bersatu Berantas Judi Online dan Scam

Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat ekosistem keuangan syariah nasional sekaligus melahirkan generasi muda yang memiliki literasi keuangan yang baik, berdaya secara ekonomi, serta berlandaskan nilai-nilai syariah.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Metropolitan09 Agustus 2026 19:11
PSEL Tamalanrea Terus Dipersoalkan, GERAM PLTSa: Pindahkan Lokasinya
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ratusan warga yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Menolak PLTSa (GERAM PLTSa) kembali menggelar aksi demonstrasi menolak ...
Sulsel09 Agustus 2026 16:48
Kekeringan Melanda Sidrap, Asmo Sulsel dan FIFGroup Bantu Petani Massappa 3
Kekeringan yang melanda sejumlah lahan persawahan di Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, membuat petani kesulitan mendapat...
Lifestyle09 Agustus 2026 14:18
Alasan Perusahaan Masih Membagikan Tumbler dan Tote Bag, Ternyata Ini Nilai Bisnisnya
Tumbler berlogo perusahaan, tote bag, notebook, pouch, dan berbagai barang promosi lain sudah menjadi pemandangan umum dalam acara bisnis. Barang-bara...
News09 Agustus 2026 08:45
Siasat Licik APL, Premanisme Berkedok “Petani Lada” di Hutan Lindung Loeha Raya
Hukum dan wibawa negara di kawasan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Larona benar-benar dilecehkan....