SULSELSATU.com, MAKASSAR – Plt Rektor Universitas Negeri Makassar, Farida Patittingi, menggelar diskusi dan silaturahmi bersama insan media yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama di rumah jabatan rektor UNM, Jl Andi Djemma Makassar, Minggu, (15/03/2026).
Kegiatan tersebut menjadi ruang dialog antara pimpinan kampus dan media untuk memperkuat kolaborasi dalam menyebarluaskan informasi mengenai perkembangan, inovasi, serta capaian akademik di lingkungan UNM. Dalam kesempatan itu, Farida menegaskan pentingnya peran media sebagai mitra strategis perguruan tinggi dalam membangun citra positif lembaga pendidikan di tengah masyarakat.
“Saya sangat berharap media menjadi mitra strategis kami untuk mendiseminasikan karya-karya terbaik dan inovasi yang lahir dari perguruan tinggi,” ujar Farida di hadapan para jurnalis.
Menurut Farida, keberadaan media sangat penting dalam memperkenalkan berbagai program, penelitian, dan gagasan yang dihasilkan oleh civitas akademika UNM agar dapat diketahui secara luas oleh publik. Ia juga mengajak media untuk bersama-sama memberikan penguatan terhadap mahasiswa melalui pemberitaan yang konstruktif mengenai dunia pendidikan.
Dalam diskusi tersebut, Farida juga menyampaikan refleksinya selama memimpin UNM sejak Oktober 2025. Ia mengakui sempat mendengar berbagai persepsi yang menyebut dirinya sebagai “orang luar” di lingkungan kampus. Namun, hal itu tidak ia tanggapi dengan emosi.
“Terus terang saya kadang merasa sedih ketika ada yang menyebut saya orang luar. Tapi saya tidak marah. Saya menganggap itu sebagai bentuk kasih sayang atau perhatian kepada saya,” katanya.
Farida menegaskan bahwa dirinya memandang UNM sebagai bagian dari keluarga besar yang harus dibangun secara bersama. Ia menilai kemajuan universitas tidak dapat dicapai jika seluruh unsur di dalamnya tidak bergerak dalam satu arah.
“Saya tidak pernah merasa orang luar. Saya merasa sebagai bagian dari keluarga besar Universitas Negeri Makassar. Pemerintah hanya meminta saya untuk sementara memimpin dan menjalankan amanah ini,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Farida juga menyinggung pertemuan para rektor dengan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi beberapa waktu lalu. Dalam pertemuan tersebut, para pimpinan perguruan tinggi diminta aktif menyampaikan informasi kepada masyarakat terkait berbagai kebijakan nasional yang diambil pemerintah.
Menurut Farida, setiap kebijakan nasional yang diambil pemerintah selalu mempertimbangkan kepentingan terbaik bagi Indonesia. Karena itu, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk turut memberikan pemahaman kepada masyarakat.
Ia juga menekankan bahwa setiap universitas memiliki kekhasan dalam membangun sumber daya manusia. UNM, menurutnya, tetap memiliki karakter kuat sebagai institusi pencetak tenaga pendidik meskipun telah bertransformasi menjadi universitas dengan berbagai bidang keilmuan.
“Setiap universitas punya kekhasan dalam membangun SDM. UNM memiliki standing sebagai universitas pencetak pendidik, meskipun sekarang sudah berkembang menjadi universitas dengan banyak disiplin ilmu,” jelasnya.
Farida menambahkan bahwa penguatan kolaborasi internal juga menjadi kunci penting bagi kemajuan kampus. Ia mengingatkan agar seluruh unsur di lingkungan universitas, mulai dari pimpinan, fakultas, hingga mahasiswa, dapat bergerak dalam satu sistem yang saling mendukung.
“Tidak bisa kita membangun citra UNM yang lebih baik jika ada unsur yang tidak ikut serta. Kalau ada yang gas dan ada yang rem, itu bisa membuat kita oleng,” ujarnya.
Ia menyebutkan bahwa hingga saat ini koordinasi dengan para wakil rektor, dekan, direktur, serta pimpinan unit kerja di UNM berjalan dengan baik. Farida berharap sinergi tersebut dapat terus diperkuat demi mendorong kemajuan institusi.
Melalui forum diskusi bersama media ini, Farida juga membuka ruang bagi berbagai masukan dari para jurnalis terkait perkembangan dan dinamika di lingkungan kampus.
“Saya mohon masukan dan arahan dari teman-teman media. Kita tidak bisa bekerja sendiri. Kita harus bergerak bersama untuk memajukan Universitas Negeri Makassar,” tutupnya.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar