Logo Sulselsatu

Sosialisasi Empat Pilar, Rudianto Lallo Tekankan Peran Sosial Alumni Pesantren

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Selasa, 17 Maret 2026 21:43

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota MPR/DPR RI Fraksi Partai NasDem, Rudianto Lallo, mengajak alumni pesantren untuk menjadikan nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan sebagai media dakwah di tengah masyarakat.

Ajakan itu disampaikan dalam kegiatan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang digelar di Rumah Aspirasi Anak Rakyat, Jalan AP Pettarani No. 5 C, Kelurahan Sinrijala, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Selasa, (17/03/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Menebar Kebaikan Nilai-Nilai Empat Pilar Kebangsaan dari Pesantren untuk Masyarakat” tersebut dihadiri para alumni Pesantren Guppi.

Rudianto, yang juga menjabat Ketua Ikatan Alumni Pesantren Guppi, menegaskan bahwa peran alumni tidak berhenti pada lingkungan internal pesantren, tetapi harus hadir dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.

“Tugas kita bukan hanya tentang pesantren secara internal, tetapi lebih kepada fungsi sosial kemasyarakatan setelah keluar dari pesantren. Oleh karena itu, fungsi dakwah selain kepada sesama umat atau jamaah, juga harus hadir pada ranah kebangsaan,” ujarnya.

Menurut dia, Empat Pilar Kebangsaan dapat menjadi sarana efektif untuk menyebarkan nilai-nilai kebaikan sekaligus memperkuat semangat kebangsaan di tengah masyarakat yang majemuk. Ia menilai, dakwah yang mengintegrasikan nilai keislaman dan kebangsaan akan lebih relevan dalam menjawab tantangan sosial saat ini.

RL akronim nama Rudianto Lallo juga menegaskan bahwa komitmen dakwah tersebut ia jalankan melalui peran dan kewenangannya sebagai anggota legislatif. Ia memandang politik sebagai instrumen untuk menghadirkan keadilan sosial dan memperluas manfaat bagi masyarakat.

“Apa yang saya lakukan sebagai anggota dewan semata-mata adalah politik yang saya pahami sebagai alat untuk mendistribusi keadilan dan menebar kebaikan sebanyak-banyaknya demi kepentingan masyarakat. Mulai dari membela orang kecil, memperjuangkan hak-hak kaum tertindas, serta kaum mustada’fin yang perlu bantuan,” katanya.

Ia menambahkan, prinsip tersebut sejalan dengan tujuan bernegara yang tertuang dalam Undang-Undang Dasar 1945, yakni mewujudkan keadilan sosial dan memajukan kesejahteraan umum.

Rudi menekankan, apa pun profesi yang dijalani alumni saat ini, identitas sebagai santri tetap melekat dan menjadi landasan dalam bertindak. Karena itu, nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan harus terus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Apapun profesi kita hari ini, sebagai alumni pesantren kita tetaplah seorang santri yang harus mengamalkan nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan dengan benar di mana pun kita berada agar terwujud masyarakat baldatun thayyibatun warabbun ghafur,” ujarnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi19 September 2026 20:06
OJK Siapkan Aturan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis Mulai 2027
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan dua Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) yang menjadi dasar pengaturan dan pengawasan Bursa Mineral dan Ko...
Makassar19 September 2026 16:59
Haka Auto Ajak Komunitas Makassar Uji Efisiensi BYD M6 DM dan Teknologi V2L
PT Bumi Hijau Motor (Haka Auto) mengajak komunitas otomotif di Makassar merasakan langsung teknologi kendaraan elektrifikasi BYD melalui rangkaian keg...
Olahraga19 September 2026 16:35
Honda DBL 2026 Resmi Bergulir, Asmo Sulsel Siapkan Games dan Promo
Kompetisi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 South Sulawesi resmi bergulir setelah Opening Party digelar di GOR UMI Makassar, Jumat (18/9/2026)....
News19 September 2026 13:49
Pelindo Dorong Transformasi Green Port, Luncurkan OPS di Tanjung Priok
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo meluncurkan layanan Onshore Power Supply (OPS) di Dermaga Serbaguna Nusantara, Terminal PNP Dermaga 004,...