Logo Sulselsatu

Jumlah Pengusaha Dinilai Masih Kurang, KKSS Dorong Penguatan Ekonomi

Asrul
Asrul

Rabu, 25 Maret 2026 20:18

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Penguatan jumlah pengusaha dinilai menjadi faktor kunci dalam mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi nasional.

Hal tersebut disampaikan Ketua Harian Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS), Prof Andi M Syakir, dalam rangkaian kegiatan Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) 2026.

Menurutnya, negara-negara maju umumnya ditopang oleh tingginya jumlah pelaku usaha. Sementara di Indonesia, rasio pengusaha terhadap jumlah penduduk masih tergolong rendah sehingga berdampak pada laju pertumbuhan ekonomi.

Baca Juga : Deretan Menteri, Gubernur Hingga Jenderal Hadiri PSBM XXVI di Makassar

“Untuk mewujudkan ekonomi Indonesia yang tangguh menuju Indonesia Emas 2045, dibutuhkan lebih banyak penggerak ekonomi, yakni sudagar-sudagar yang kuat dan berdaya saing,” ujarnya, Rabu (25/3/2026).

Ia menegaskan, sosok pengusaha yang dibutuhkan tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga memiliki komitmen kebangsaan.

“Harus ada Merah Putih di dadanya, sehingga orientasinya bukan hanya profit, tetapi juga kontribusi bagi bangsa,” katanya.

Baca Juga : ASKI Kolaborasi di PSBM XXVI 2026, Dorong Kopi Sulsel Mendunia

Dalam kesempatan tersebut, Andi M Syakir juga menyoroti dinamika global yang semakin kompleks. Kondisi itu, menurutnya, menjadi pengingat pentingnya membangun kemandirian ekonomi nasional, termasuk di sektor pangan.

Ia mengapresiasi langkah pemerintah di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto yang mulai memperkuat program kemandirian pangan sebagai bagian dari strategi ketahanan nasional.

Selain itu, ia turut menyinggung peran Andi Amran Sulaiman yang juga menjabat sebagai Ketua Umum KKSS dalam mendorong program swasembada pangan.

Baca Juga : Warga KKSS Hibahkan Lahan, Sekolah Unggulan KKSS Mulai Dikembangkan di Tujuh Lokasi

“Program ini dijalankan secara sistematis berbasis pendekatan ilmiah dan inovasi teknologi, meski saat ini masih fokus pada komoditas beras,” jelasnya.

Dalam lingkup organisasi, KKSS disebut terus memperkuat perannya dengan membentuk dua satuan tugas strategis di bidang pendidikan dan ekonomi. Langkah ini diharapkan mampu mendorong kontribusi organisasi tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga global.

“Negara maju selalu ditopang oleh kekuatan pendidikan dan ekonomi. Karena itu, KKSS harus hadir sebagai bagian dari kekuatan tersebut,” ungkapnya.

Baca Juga : Di Forum PSBM XXVI, Amran Sulaiman Ajak Saudagar Bugis Makassar Perkuat Ekonomi Nasional

Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda Bugis Makassar dalam melanjutkan tradisi kewirausahaan. Generasi muda didorong untuk memiliki daya saing tinggi serta mampu menghadapi tantangan global.

“Generasi muda harus mampu menjawab tantangan zaman dan melanjutkan semangat kesaudagaran,” katanya.

Lebih jauh, ia menilai kegiatan PSBM tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi ruang membangun jejaring bisnis dan aksi sosial.

Baca Juga : Rangkaian PSBM XXVI, BPP KKSS Bakal Santuni Ribuan Anak Yatim di Masjid Milik Mentan Amran

“Selain pertemuan bisnis, ada juga kegiatan sosial sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat. Bukan hanya kualitas vertikal yang kita bangun, tetapi juga kualitas horizontal,” ujarnya.

Ia mengingatkan bahwa peran pemerintah memiliki keterbatasan dalam menggerakkan ekonomi, sehingga kehadiran para pengusaha menjadi sangat penting.

“Peran masyarakat, khususnya pengusaha, sangat dibutuhkan sebagai motor penggerak ekonomi,” tegasnya.

Menurutnya, masyarakat Sulawesi Selatan memiliki potensi besar sebagai pelaku usaha yang tangguh. Namun, potensi tersebut harus didukung oleh lingkungan yang kondusif.

“Ketangguhan tidak hanya ditentukan oleh faktor genetik, tetapi juga oleh lingkungan. Forum seperti PSBM menjadi ruang penting untuk membangun ekosistem tersebut,” jelasnya.

Di akhir penyampaiannya, ia menegaskan pentingnya persatuan sebagai fondasi kekuatan ekonomi nasional.

“Dengan kohesi yang kuat, kita bisa membangun kekuatan nasional yang lebih besar,” pungkasnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Metropolitan04 Agustus 2026 13:54
Pemilahan Sampah Sejak 2025, RT 04 Tamangapa Jadi Percontohan Berbasis Kolaborasi Warga
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Budaya memilah sampah di RT 04/RW 07 Cluster Berlian Permata, Kelurahan Tamangapa, Kecamatan Manggala, telah diterapk...
Metropolitan04 Agustus 2026 12:31
Pilah Sampah Jadi Kunci Selamatkan Makassar, Pakar: Bukan Lagi Imbauan, Melainkan Kewajiban Hukum
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemilahan sampah dari rumah tangga dinilai menjadi langkah paling mendasar untuk menyelamatkan Kota Makassar dari ancaman...
Olahraga03 Agustus 2026 20:20
Stylix Padel Challenge 2026 Kalla Toyota Kembali Digelar, Diikuti 25 Komunitas dan 32 Media
Antusiasme olahraga padel terus berkembang di Makassar mendorong Kalla Toyota kembali menghadirkan Stylix Padel Challenge: Raize The Game....
Makassar03 Agustus 2026 19:01
Munafri Tawarkan Makassar sebagai Hub Investasi Indonesia Timur di Forum APINDO 2026
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menjadi pembicara dalam Business Investment Forum yang digelar di Hotel Claro ...