Logo Sulselsatu

Realisasi Triwulan I Capai 17 Persen, Bapenda Makassar Catat Surplus Rp30 Miliar

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Rabu, 01 April 2026 17:57

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com MAKASSAR – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar menghadiri rapat monitoring dan evaluasi (monev) Triwulan I bersama Komisi B DPRD Kota Makassar, yang berlangsung di Kantor Sementara DPRD Makassar, Rabu (1/4/2026).

Rapat yang dihadiri Plt Sekretaris Bapenda Makassar, Zamhir Islamie, tersebut membahas capaian kinerja pendapatan dan belanja daerah pada tiga bulan pertama tahun anggaran 2026. Dalam kesempatan itu, Bapenda melaporkan realisasi Triwulan I telah mencapai 17 persen.

Zamhir mengungkapkan, capaian tersebut menunjukkan tren positif jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Secara year-to-year, Bapenda mencatat surplus sekitar Rp30 miliar.

“Ini merupakan monitoring awal di triwulan pertama. Kalau dibandingkan tahun lalu, kita masih surplus kurang lebih Rp30 miliar,” ujarnya.

Meski demikian, ia menjelaskan bahwa realisasi belanja masih tergolong rendah. Hal ini disebabkan sejumlah kegiatan, khususnya belanja modal, masih dalam tahap proses lelang dan mekanisme pengadaan.

“Memang di awal tahun hampir semua SKPD mengalami hal yang sama, karena ada kegiatan yang arus kasnya belum berjalan. Termasuk belanja modal yang masih menunggu proses lelang atau mini kompetisi,” jelasnya.

Dari sisi pendapatan, hingga 31 Maret 2026, Bapenda mencatat penerimaan sekitar Rp362 miliar. Angka ini dinilai telah melampaui ambang minimal capaian triwulan pertama yang berada di atas 15 persen dari target tahunan.

Dengan target pendapatan daerah tahun ini yang mencapai sekitar Rp2,6 triliun, Zamhir menyatakan optimisme bahwa target tersebut dapat tercapai, dengan catatan adanya penguatan sistem dan inovasi dalam pengelolaan pendapatan.

“Insyaallah kita optimis capai target, tapi harus dibarengi dengan pembenahan sistem dan strategi yang lebih baik,” katanya.

Ia juga menilai kegiatan inspeksi mendadak (sidak) terhadap wajib pajak memberikan dampak positif dalam meningkatkan kepatuhan. Menurutnya, sidak perlu dilakukan secara merata pada berbagai jenis pajak.

“Sidak ini bagus kalau rutin dilakukan dan tidak hanya fokus di satu sektor, supaya semua wajib pajak merasa diawasi,” tambahnya.

Selain itu, Bapenda juga mengidentifikasi sejumlah potensi pajak yang masih perlu dioptimalkan, salah satunya pajak Air Bawah Tanah (ABT) yang dinilai masih membutuhkan penyesuaian regulasi.

“ABT ini masih punya potensi, tapi memang perlu pembenahan regulasi agar bisa lebih optimal,” tutupnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Andi Baso Mappanyompa
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video05 Agustus 2026 22:59
VIDEO: Viral, Mobil Dikejar dan Dirusak Massa di Pattontongan Maros
SULSELSATU.com – Sebuah mobil dirusak massa di Jalan Pattontongan, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, Selasa (4/8/2026). Berdasarkan informasi yang ...
News05 Agustus 2026 18:54
Ketegangan Jalur Hauling Pomalaa, Bupati Amri: Jangan Ada Premanisme Industrial
Ketegangan akibat aksi blokade jalur logistik (hauling) di kawasan Proyek Strategis Nasional (PSN) PT Indonesia Pomalaa Industry Park (IPIP) memantik ...
Ekonomi05 Agustus 2026 18:29
APERSI Sulsel Gelar APEX 2026, Targetkan Transaksi Rp60 Miliar Dukung Program 3 Juta Rumah
SULSELSATU.com, MAKASSAR – DPD Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI) Sulawesi Selatan akan menggelar APERSI Proper...
News05 Agustus 2026 18:04
PLN UIP Sulawesi Perkuat Sinergi dengan Kejati Sultra Dukung Proyek Strategis Ketenagalistrikan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara guna mendukung percepatan...