Logo Sulselsatu

Naik Level! Pelayanan Publik UPTD Pemprov Sulsel Raih Opini Kualitas Tinggi

Asrul
Asrul

Rabu, 01 April 2026 16:03

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan meraih Opini Kualitas Tinggi dalam Penilaian Maladministrasi Penyelenggaraan Pelayanan Publik tahun 2025 oleh Ombudsman Republik Indonesia.

Pada tahun 2025 ini, Ombudsman menerapkan metode baru melalui Penilaian Maladministrasi berdasarkan Peraturan Ombudsman RI Nomor 61 Tahun 2025. Penilaian ini berfokus pada potensi dan praktik maladministrasi dalam penyelenggaraan layanan publik.

Dalam penilaian 2025, Ombudsman mengambil tiga lokus di lingkup Pemprov Sulsel, yakni Rumah Sakit Khusus Daerah Dadi, Dinas Pendidikan, serta UPTD Pusat Pelayanan Rehabilitasi Sosial Anak Usia Dini Inang Matutu pada Dinas Sosial.

Adapun hasil penilaian masing-masing lokus yakni:

Rumah Sakit Khusus Daerah Dadi: 84,76
Dinas Pendidikan: 72,21
UPTD Pusat Pelayanan Rehabilitasi Sosial Anak Usia Dini Inang Matutu: 87,77

Kepala Biro Organisasi Setda Provinsi Sulawesi Selatan, Jayadi, mengatakan capaian Opini Kualitas Tinggi ini menjadi indikator positif sekaligus bahan evaluasi berkelanjutan.

“Berdasarkan hasil penilaian Ombudsman tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan telah berada pada Opini Kualitas Tinggi. Hasil ini akan menjadi bahan evaluasi dan pembinaan secara berkelanjutan terhadap perangkat daerah dalam mewujudkan pelayanan publik yang prima,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Ombudsman RI Sulsel, Ismu Iskandar, menegaskan capaian tersebut merupakan titik awal untuk peningkatan ke depan.

“Pelayanan publik di lingkup Pemprov Sulsel tahun 2025 mendapatkan Opini Kualitas Tinggi dari Ombudsman Republik Indonesia. Hasil ini merupakan baseline untuk opini selanjutnya, karena secara kuantitatif masih terdapat rentang yang cukup jauh menuju opini kualitas tertinggi,” kata Ismu, Rabu (1/4/2026).

Ia juga menekankan perlunya perhatian lebih serius dari pemerintah daerah, khususnya dalam tata kelola penanganan pengaduan di setiap unit layanan.

“Untuk itu ombudsman tetap menyarankan perhatian yang lebih serius dari pemprov. Untuk meningkatkan kualiatas pelayanan publik yang ada, terutama tata kelola penanganan pengaduan di masing-masing unit layanan, terutama dinas pendidikan. Sulsel dengan segala posisi strategisnya, diharapkan dapat menjadi barometer penyelenggaraan pelayanan publik yang berkualitas, terutama di KTI,” pungkasnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News22 April 2026 11:45
TelkomGroup Raih 3 Penghargaan, Perkuat Akses hingga Wilayah 3T
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) meraih tiga penghargaan dalam ajang Apresiasi Konektivitas Digital 2026 yang diselenggarakan detikcom bersa...
Bisnis22 April 2026 11:00
Indosat Hadirkan Tri Ibadah Permudah Komunikasi Jamaah Haji di 16 Negara
Kebutuhan koneksi internet selama perjalanan ibadah haji kini semakin penting. Jamaah tidak hanya membutuhkan komunikasi dengan keluarga di Tanah Air,...
News22 April 2026 10:37
PLN UIP Sulawesi Perkuat K3 dan Pelayanan Inklusif untuk Pekerja Alih Daya
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi menggelar sosialisasi kepada Tenaga Alih Daya (TAD) di lingkungan kerja PLN UIP Sulawesi, Kamis...
Sulsel22 April 2026 10:24
Pegadaian Peduli Beri Bantuan Pembangunan Masjid Nurul Yaqin di Jeneponto
PT Pegadaian Kantor Wilayah VI Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan Maluku (Kanwil VI Sulselbarra Maluku) kembali menunjukkan komitmennya dalam menja...