Logo Sulselsatu

Gelar Pengawasan dengan BRIDA, Farid Rayendra Dorong Program Tepat Sasaran

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Sabtu, 04 April 2026 18:01

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota DPRD Kota Makassar, Muhammad Farid Rayendra, menggelar kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah pada Pengawasan Urusan Pemerintahan Bidang Pembangunan Tahun Anggaran 2026 Angkatan I bersama Badan Inovasi Riset dan Daerah Kota Makassar di Hotel Karebosi Premier Makassar, Sabtu (04/04/2025).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya DPRD dalam memperkuat fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan pembangunan daerah, sekaligus memastikan setiap kebijakan yang dijalankan pemerintah memiliki dasar yang kuat dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Farid Rayendra Gelar Pengawasan dengan BRIDA,

Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber, yakni Dody Agriyanto selaku Ketua Tim Riset BRIDA Kota Makassar dan Zulkifli Aljahori sebagai akademisi. Keduanya memberikan pemaparan komprehensif terkait tugas pokok dan fungsi (tupoksi) perangkat daerah, khususnya dalam lingkup riset dan inovasi.

Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Farid Rayendra menegaskan bahwa pengawasan DPRD harus mampu menjangkau aspek substansi, tidak hanya administratif. Ia menilai, pengawasan yang berbasis pemahaman tupoksi serta dukungan data akan menghasilkan kontrol yang lebih berkualitas.

“Pengawasan harus dilakukan secara komprehensif dengan memahami peran masing-masing perangkat daerah. Dengan begitu, kita bisa memastikan setiap program pembangunan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya peran BRIDA dalam mendukung arah pembangunan Kota Makassar melalui pendekatan berbasis riset. Menurutnya, kehadiran lembaga riset daerah menjadi jembatan antara kebutuhan masyarakat dan kebijakan pemerintah.

“BRIDA memiliki posisi strategis dalam menghadirkan rekomendasi berbasis data. Ini penting agar pembangunan tidak hanya berjalan, tetapi juga tepat sasaran dan berkelanjutan,” tambahnya.

Sementara itu. dalam pemaparannya, para narasumber menekankan bahwa riset dan inovasi bukan sekadar pelengkap dalam proses pembangunan, melainkan fondasi penting untuk menghasilkan kebijakan yang tepat sasaran.

Tanpa dukungan data dan kajian yang kuat, program pembangunan berpotensi tidak efektif dan sulit menjawab kebutuhan riil masyarakat.

Selain itu, sinergi antara legislatif dan eksekutif dinilai menjadi kunci utama dalam memastikan keberhasilan program pembangunan daerah. Kolaborasi yang solid memungkinkan proses perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi kebijakan berjalan lebih terarah dan terukur.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi19 September 2026 20:06
OJK Siapkan Aturan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis Mulai 2027
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan dua Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) yang menjadi dasar pengaturan dan pengawasan Bursa Mineral dan Ko...
Makassar19 September 2026 16:59
Haka Auto Ajak Komunitas Makassar Uji Efisiensi BYD M6 DM dan Teknologi V2L
PT Bumi Hijau Motor (Haka Auto) mengajak komunitas otomotif di Makassar merasakan langsung teknologi kendaraan elektrifikasi BYD melalui rangkaian keg...
Olahraga19 September 2026 16:35
Honda DBL 2026 Resmi Bergulir, Asmo Sulsel Siapkan Games dan Promo
Kompetisi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 South Sulawesi resmi bergulir setelah Opening Party digelar di GOR UMI Makassar, Jumat (18/9/2026)....
News19 September 2026 13:49
Pelindo Dorong Transformasi Green Port, Luncurkan OPS di Tanjung Priok
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo meluncurkan layanan Onshore Power Supply (OPS) di Dermaga Serbaguna Nusantara, Terminal PNP Dermaga 004,...