Logo Sulselsatu

Edukasi Pasar Modal OJK di Banten, Dorong Generasi Muda Melek Investasi

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Kamis, 09 April 2026 19:21

Kuliah umum Sultan Ageng Tirtayasa yang dihadiri oleh 2.100 mahasiswa. Foto: Istimewa.
Kuliah umum Sultan Ageng Tirtayasa yang dihadiri oleh 2.100 mahasiswa. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, SERANGOtoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat literasi dan inklusi keuangan di sektor pasar modal untuk memperluas basis investor ritel sekaligus mendorong pemanfaatan pasar modal sebagai sumber pembiayaan pembangunan daerah.

Upaya ini dilakukan bersama Self-Regulatory Organizations (SRO) melalui rangkaian kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Pasar Modal Terpadu (SEPMT) 2026 yang berlangsung di Provinsi Banten pada 8–10 April 2026.

Kegiatan ini menjangkau berbagai kalangan, mulai dari Aparatur Sipil Negara (ASN), komunitas perempuan, hingga mahasiswa.

Baca Juga : OJK Sulselbar Bersama Stakeholder Pererat Sinergi Lewat Halalbihalal

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi menegaskan, pentingnya literasi keuangan untuk melindungi masyarakat dari penipuan investasi ilegal.

“Masih ada PR besar kita untuk meningkatkan tingkat literasi keuangan masyarakat dan publik kita karena tanpa pemahaman yang memadai tentu rentan kita semua terbujuk iming-iming dan tawaran yang menggiurkan dari penyelenggara investasi yang sebetulnya di belakangnya memiliki motif yang tidak baik atau sering dikenal sebagai investasi ilegal dan investasi bodong,” kata Hasan.

Ia menjelaskan, berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025, tingkat literasi pasar modal baru mencapai 17,78 persen.

Baca Juga : OJK Dorong Penguatan GRC di Sektor Jasa Keuangan, Fokus pada Integritas dan Keberlanjutan

Angka ini menunjukkan masih banyak masyarakat yang belum memahami cara berinvestasi yang benar dan berisiko menjadi korban penipuan.

Hasan juga menekankan bahwa akses investasi kini semakin mudah karena layanan pasar modal dapat diakses secara digital melalui smartphone, termasuk oleh kalangan mahasiswa.

“Di sisi lain, pasar modal juga menyediakan berbagai peluang investasi menarik yang bisa diakses sekarang dengan mudah oleh siapa saja, termasuk adik-adik mahasiswa, karena sekarang layanan pasar modal itu datang ke ruangan-ruangan kita semua melalui layanan di smartphone kita masing-masing,” ujarnya.

Baca Juga : Atur Aktivitas Medsos Bank, OJK Terbitkan Panduan Resmi untuk Industri Perbankan

Ia mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati dalam berinvestasi, memahami profil risiko, serta menghindari perilaku spekulatif di tengah potensi volatilitas pasar dan maraknya penyalahgunaan akun untuk tindak kejahatan seperti pencucian uang.

“Ada potensi volatilitas atau pergerakan harga yang naik turun secara tajam, maraknya penipuan yang bisa jadi di belakangnya seolah-olah investasi legal untuk saham dan kripto, kemudian juga ada potensi akun-akun yang dapat disalahgunakan untuk tindak kejahatan seperti pencucian uang, misalnya. Ini tentu harus menjadi perhatian kita semua,” tambahnya.

Hingga akhir Maret 2026, jumlah investor pasar modal Indonesia telah mencapai 24,4 juta investor, dengan 54 persen di antaranya berusia di bawah 30 tahun.

Baca Juga : OJK dan Kemenang Luncurkan Buku ESA, Panduan Praktis Kelola Keuangan Berbasis Agama

Di Provinsi Banten sendiri, jumlah investor tercatat mencapai 1,2 juta dan masuk dalam lima besar nasional.

Mewakili Gubernur Banten, Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Banten Rina Dewiyanti menyebut, pasar modal memiliki peran strategis dalam mendukung pembiayaan pembangunan.

“Pasar modal bukan hanya sekedar sarana investasi, tetapi juga merupakan salah satu instrumen penting dalam mendukung pembiayaan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi nasional maupun daerah,” ujar Rina.

Baca Juga : OJK Perkuat Literasi Keuangan Syariah, GERAK Syariah 2026 Edukasi 8,3 Juta Peserta

Sementara itu, Rektor Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Fatah Sulaiman menilai edukasi pasar modal penting untuk membentuk generasi muda yang cakap finansial.

“Pemahaman terhadap pasar modal menjadi sebuah kebutuhan bukan lagi sekedar pilihan. Banyak hal yang dapat dipelajari nanti oleh para jawara muda Untirta khususnya para mahasiswa yang hadir pada kesempatan pagi ini untuk menjadi individu yang memiliki kecakapan literasi keuangan, pemahaman strategi pengelolaan keuangan dan investasi yang sangat dibutuhkan di masa datang,” kata Fatah.

SEPMT 2026 di Banten dilaksanakan melalui berbagai kegiatan edukatif yang menjangkau beragam segmen masyarakat.

Di antaranya edukasi Pasar Modal kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) Banten yang dihadiri oleh 1.000 ASN serta inisiasi pembentukan Galeri Investasi di lingkungan Pemerintah Provinsi Banten.

Edukasi Pasar Modal kepada 500 peserta dari komunitas Perempuan di Provinsi Banten. Kuliah Umum Sultan Ageng Tirtayasa yang dihadiri oleh 2.100 mahasiswa, membahas aset digital, produk dan mekanisme investasi Pasar Modal serta perlindungan investor.

Selanjutnya, dilakukan sosialisasi Obligasi Daerah kepada TPAKD di Provinsi Banten untuk mendorong pemanfaatan instrumen obligasi/sukuk daerah sebagai alternatif pendanaan pembangunan daerah.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Olahraga14 April 2026 21:59
Yamaha Cup Race 2026 Seri 1 Digelar di Sidrap, Bisa Nonton Gratis dan Dapat Banyak Promo
Ajang balap bergengsi Yamaha Cup Race 2026 Seri 1 siap digelar di Sirkuit Puncak Mario pada 18–19 April 2026 mendatang. Event ini menghadirkan berba...
OPD14 April 2026 21:47
Pemprov Sulsel Akan Pindahkan 314 Guru
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan akan memindahkan sebanyak 314 guru ke daerah untuk mengatasi ketimpangan tenaga ...
Bisnis14 April 2026 21:39
MaRI Raih Dua Sertifikasi Sekaligus, Tegaskan Standar Keamanan dan Keberlanjutan
Mal Ratu Indah (MaRI) kembali menegaskan komitmennya sebagai pusat perbelanjaan yang aman, nyaman, dan berkelanjutan....
Video14 April 2026 21:20
VIDEO: Komisi VIII DPR dan Kementerian Haji Gelar Raker Bahas Persiapan Haji 1447 H
SULSELSATU.com – Komisi VIII DPR menggelar Raker Dengan Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf, Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar S...