Logo Sulselsatu

Itha Karen Terpilih Sebagai Presidium Nasional Koalisi Perempuan Indonesia: Perkuat Agenda Gender Transformatif dan Keadilan Iklim

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Senin, 13 April 2026 11:54

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Aktivis kemanusiaan asal Makassar, Itha Karen, resmi mengemban amanah sebagai bagian dari kepemimpinan kolektif Presidium Nasional Koalisi Perempuan Indonesia (KPI).

Terpilihnya Itha membawa angin segar bagi penguatan gerakan perempuan di Indonesia, khususnya dalam mengintegrasikan isu hak asasi manusia dengan tantangan global kontemporer.

Dalam pernyataannya, Itha menegaskan bahwa fokus kepemimpinannya akan diarahkan pada penguatan pendekatan gender transformatif. Menurutnya, perjuangan perempuan saat ini tidak boleh berhenti pada pemenuhan hak administratif semata, melainkan harus menyentuh akar penyebab ketidakadilan dan kekerasan sistemik.

“Kita harus berani mendobrak struktur yang masih melanggengkan kekerasan berbasis gender. Fokus kita adalah memastikan bahwa setiap kebijakan pembangunan, mulai dari tingkat desa hingga nasional, benar-benar berpihak pada kelompok yang paling rentan,” tegas Itha.

Advokasi Pesisir dan Keadilan Ekologis

Sebagai figur yang tumbuh dan besar dengan dinamika wilayah pesisir Sulawesi, Itha juga membawa agenda keadilan iklim ke meja nasional. Ia menyoroti bagaimana perempuan di wilayah pesisir, seperti misalnya di Tallo dan Buloa, merupakan kelompok yang paling terdampak oleh krisis iklim dan proyek-proyek pembangunan yang tidak inklusif.

Itha berkomitmen untuk memastikan suara perempuan akar rumput menjadi kompas utama dalam setiap advokasi kebijakan yang dilakukan oleh Koalisi Perempuan Indonesia.

Pengawalan Kebijakan dan Anggaran

Selain isu gender dan lingkungan, Itha Karen dikenal vokal dalam mengawal transparansi anggaran publik. Sebagai Presidium Nasional dari Kelompok Kepentingan Profesional, ia diprediksi akan memperkuat posisi KPI dalam mengawasi mandat konstitusi, termasuk alokasi dana pendidikan dan perlindungan sosial, agar tidak terkooptasi oleh kepentingan yang merugikan rakyat.

“Koalisi Perempuan Indonesia akan terus menjadi mitra kritis pemerintah. Kami akan memastikan bahwa perlindungan terhadap anak, pencegahan perundungan di ruang digital, serta pemenuhan hak-hak ekonomi perempuan menjadi prioritas yang tidak bisa ditawar,” tambahnya.

Penetapan Itha Karen sebagai Presidium Nasional diharapkan mampu memperluas jangkauan gerakan KPI, sekaligus mempererat sinergi antara gerakan perempuan di wilayah timur Indonesia dengan panggung kebijakan nasional.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Nasional05 November 2026 06:58
Ditjen Minerba Apresiasi Kontribusi PNBP Vale Indonesia
PT Vale Indonesia Tbk menerima apresiasi dari Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ES...
Ekonomi04 November 2026 20:56
OJK dan Bank Sulselbar Kolaborasi Perluas Akses Keuangan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bank Sulselbar memperkuat kolaborasi dengan ulama, akademisi, pemerintah daerah, dan industri jasa keuangan untuk...
News04 November 2026 20:49
PLN Matangkan Sewa Lahan PLTMG Baubau 2
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi mematangkan draf perjanjian sewa lahan milik Pemerintah Kota Baubau untuk mendukung pembangunan...
Nasional04 November 2026 20:45
STFT Jakarta Soroti Enam Krisis Bangsa
Sivitas Akademika Sekolah Tinggi Filsafat Theologi (STFT) Jakarta menyampaikan kritik terhadap sejumlah persoalan sosial, ekonomi, lingkungan, dan dem...