Logo Sulselsatu

Pendapatan SPJM Tumbuh 5 Persen, Laba Bersih Lampaui Target RKAP

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Rabu, 13 Mei 2026 11:42

Laba bersih SPJM lampaui target RKAP. Foto: Istimewa.
Laba bersih SPJM lampaui target RKAP. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, MAKASSAR – PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM) mencatat kinerja keuangan yang positif pada kuartal pertama 2026 dengan membukukan laba bersih melampaui target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP).

Hingga Maret 2026, pendapatan usaha konsolidasian SPJM terealisasi sebesar 94 persen dari target RKAP dan tumbuh 5 persen secara tahunan (year on year/YoY).

Peningkatan kinerja juga terlihat pada laba usaha yang naik 74 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya dan melampaui target perusahaan.

Baca Juga : Laba Bersih PJM Grup Tumbuh 69 Persen hingga Agustus 2026

Sementara itu, EBITDA SPJM tercatat tumbuh 45 persen YoY dibanding kuartal I 2025.

SVP Sekretaris Perusahaan SPJM Tubagus Patrick mengatakan, capaian tersebut menunjukkan efektivitas strategi perusahaan sejak awal tahun.

“Kinerja kuartal pertama 2026 menunjukkan ketahanan bisnis SPJM di tengah dinamika operasional. Sejumlah lini usaha mampu melampaui target RKAP, meskipun masih terdapat tantangan di beberapa wilayah dan segmen yang terus kami mitigasi,” ujarnya.

Baca Juga : Perkuat Budaya Keselamatan, Pelindo Marine Latih 73 Nakhoda Kapal Tunda

Dari sisi operasional, layanan docking melalui anak usaha PT Pelindo Solusi Maritim mencatat realisasi sebanyak 12 unit kapal.

Pada segmen pengelolaan alur pelayaran, realisasi berbasis tonase mencapai 8,25 juta ton, sedangkan pengelolaan berbasis peti kemas atau box mencapai 99 persen dari target.

Kinerja layanan pendukung pelabuhan juga mengalami pertumbuhan signifikan. Realisasi layanan air bersih tercatat mencapai 679.837 ton dan listrik sebesar 59,76 juta kWh.

Baca Juga : PJM Perkuat Keselamatan dan Kesiapan Operasional di Pelabuhan Banten dan Panjang

Sementara itu, layanan waste management menjadi salah satu pendorong utama kinerja dengan realisasi mencapai 310 persen dari target RKAP.

Layanan oil spill response (OSR) juga melampaui target dengan capaian sebesar 118 persen dari RKAP 2026.

Pada lini peralatan (equipment), anak usaha PT BIMA mencatat tingkat availability alat sebesar 89,20 persen atau 105 persen dari RKAP.

Baca Juga : 20 Pandu PJM Ikuti Sertifikasi Pandu Tingkat I 2026

Dari sisi neraca keuangan, total aset SPJM per Maret 2026 tumbuh 18 persen YoY, sementara ekuitas meningkat 20 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Penguatan likuiditas juga tercermin dari arus kas operasi yang melonjak signifikan serta saldo kas yang tumbuh 60 persen YoY.

Ke depan, SPJM menyatakan akan terus mendorong operational excellence, optimalisasi aset, pengembangan layanan bernilai tambah, serta digitalisasi untuk mendukung target pertumbuhan bisnis sepanjang 2026.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

OPD17 September 2026 20:12
Dinilai Lalai Melakukan Pengawasan ke RSIA Paramaount, Ismail Minta Kadinkes Makassar Dievaluasi
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua Komisi B DPRD Kota Makassar Ismail menyoroti lemahnya pengawasan Dinas Kesehatan terhadap operasional Rumah Sak...
Metropolitan17 September 2026 18:33
TPA Tamangapa Berbenah, Gunungan Sampah Mulai Tertata hingga Sapi Disiapkan Ranch
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wajah Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tamangapa, Antang, Kecamatan Manggala, perlahan mulai berubah total. Kawasan yang...
Otomotif17 September 2026 18:31
Kalla Toyota Hadirkan Extra Care, Layanan Servis dan Bantuan 24 Jam
Kalla Toyota menghadirkan Kalla Toyota Extra Care sebagai solusi layanan purna jual yang dapat diakses pelanggan selama 24 jam....
Makassar17 September 2026 18:16
Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat, Pegadaian Gelar Pelatihan Barbershop di Nipah
PT Pegadaian Kantor Wilayah VI Sulawesi Selatan, Barat, Tenggara, Maluku, dan Maluku Utara (Sulselbarra Maluku) mendorong peningkatan kapasitas pelaku...