SULSELSATU.com – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi bersama PT Infrastruktur Terbarukan Lestari (PT ITL) merampungkan proses pelepasan hak atas tanah untuk kebutuhan infrastruktur ketenagalistrikan di Likupang, Sulawesi Utara, Selasa (19/5/2026).
Proses pelepasan dilakukan di Kantor PLN UPP Sulut untuk mendukung pembangunan Gardu Induk (GI) 150 kV Likupang seluas 7.275 meter persegi serta tapak tower Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV PLTMG Minahasa–GI Likupang seluas 400 meter persegi.
Kegiatan tersebut dihadiri Direktur PT Infrastruktur Terbarukan Lestari Bilma Rachmadi Ganie, serta Manager Pertanahan dan Aset PLN UIP Sulawesi Roni S. Palar, yang mewakili General Manager PLN UIP Sulawesi.
Baca Juga : PLN UIP Sulawesi Ajak Pegawai Terapkan Gaya Hidup Sehat Lewat Wellness League
Manager Pertanahan dan Aset PLN UIP Sulawesi Roni S. Palar menyebut, penyelesaian pelepasan hak atas tanah menjadi bagian penting dalam pengamanan aset sekaligus memperkuat kepastian hukum infrastruktur ketenagalistrikan.
“Penyelesaian pelepasan hak atas tanah ini merupakan bagian penting dalam pengamanan aset milik PLN sekaligus memperkuat kepastian hukum terhadap infrastruktur ketenagalistrikan untuk melayani kebutuhan listrik masyarakat,” ujarnya.
GI 150 kV Likupang menjadi salah satu infrastruktur strategis yang menopang keandalan sistem kelistrikan Sulawesi Utara, termasuk mendukung pengembangan kawasan strategis pariwisata Likupang.
Baca Juga : Peringati Hari Keanekaragaman Hayati, PLN UIP Sulawesi Gelar Gerakan Biopori dan Komposter
Sementara itu, General Manager PLN UIP Sulawesi I Gusti Made Aditya San Adinatha mengatakan, penyelesaian administrasi pertanahan merupakan bagian penting dalam menjamin keberlanjutan operasional infrastruktur kelistrikan.
“PLN terus berkomitmen memastikan seluruh aset ketenagalistrikan memiliki legalitas yang jelas dan kuat sebagai bentuk tata kelola perusahaan yang baik. Sinergi dan dukungan seluruh pihak menjadi kunci dalam mendukung keberlangsungan penyediaan listrik yang andal bagi masyarakat,” katanya.
Direktur PT ITL Bilma Rachmadi Ganie berharap kerja sama yang telah terjalin dapat terus berlanjut dan memberi manfaat luas.
Baca Juga : PLN UIP Sulawesi Gandeng KESDM Percepat Penyelesaian RoW Lewat Aplikasi Trabas Gatrik
“Kami berharap proses pelepasan hak atas tanah ini dapat semakin memperkuat dukungan terhadap operasional infrastruktur ketenagalistrikan di Sulawesi Utara dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat,” ujarnya.
Penyelesaian proses tersebut menjadi bagian dari komitmen PLN UIP Sulawesi dalam memastikan keberlangsungan serta pengamanan aset infrastruktur ketenagalistrikan guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kualitas layanan listrik di Sulawesi Utara.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar