Logo Sulselsatu

Kapolda Sulsel Djuhandhani Curigai Kepentingan Politik di Balik Maraknya Geng Motor di Makassar

Asrul
Asrul

Selasa, 26 Mei 2026 21:06

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kapolda Sulawesi Selatan (Sulsel) Irjen Djuhandhani Rahardjo Puro mencurigai adanya kepentingan politik di balik maraknya aksi geng motor di Kota Makassar belakangan ini.

Dia menyebut fenomena tersebut tidak hanya berkaitan dengan tindakan kriminal jalanan, tetapi juga berpotensi dimanfaatkan oleh kelompok tertentu.

“Ini saya sampaikan, ada beberapa kelompok-kelompok masyarakat, organisasi masyarakat yang bertujuan untuk kepentingan politik tertentu,” ujar Irjen Djuhandhani kepada wartawan di Mapolrestabes Makassar, pada Selasa (26/5/2026).

Baca Juga : Warga Antre Berjam-jam di SPBU, Polda Sulsel Selidiki Dugaan Mafia BBM

Menurut Djuhandhani, terdapat sejumlah kelompok masyarakat yang diduga memanfaatkan situasi tersebut untuk kepentingan politik tertentu. Namun, ia belum merinci kelompok yang dimaksud dan menyebut informasi itu masih berdasarkan hasil analisis intelijen.

“Namun berdasarkan hasil analisis intelijen, kesempatan ini juga kami sampaikan, kami juga mendapatkan informasi-informasi terkait pergerakan di masyarakat yang berkaitan dengan politik,” ungkapnya.

Meski demikian, hasil evaluasi internal kepolisian menunjukkan tidak adanya pihak yang secara langsung mengendalikan geng motor di Makassar. Dia menilai aksi tersebut lebih banyak bersifat spontanitas yang dilakukan oleh kelompok remaja.

Baca Juga : Emas Diduga Hasil Tambang Ilegal Papua Masuk Pasar Makassar

“Hasil evaluasi kita tidak ada pengendalian (geng motor). Ini spontanitas sekumpulan anak-anak yang mungkin terhadap kehidupan sosial masyarakat mereka berkumpul bersama,” bebernya.

Djuhandhani menjelaskan, kebersamaan di antara kelompok tersebut kerap mendorong mereka melakukan aksi kebut-kebutan di jalanan. Kondisi itu kemudian berujung pada tindakan yang mengarah pada tindak kejahatan.

“Kebersamaan ini membawa mereka kebut-kebutan dan lain sebagainya menjadi sebuah kejahatan,” pungkasnya.

Baca Juga : Mantan Pimpinan DPRD Sulsel Ungkap Detail Kasus Bibit Nanas Dibahas di Inspektorat

Sebelumnya, jajaran kepolisian di Sulawesi Selatan (Sulsel) menangkap 176 pelaku kejahatan jalanan sepanjang Mei 2026. Dari total penangkapan tersebut, Polrestabes Makassar tercatat mendominasi jumlah pelaku yang diamankan dibanding wilayah kepolisian lainnya di Sulsel.

“Kami sampaikan bahwa total laporan polisi yang diterima Satreskrim Polres jajaran sampai dengan saat ini sebanyak 148 laporan polisi, di mana kita sudah mengamankan 176 tersangka,” ujar Irjen Djuhandhani kepada wartawan.

Irjen Djuhandhani mengungkapkan, Polrestabes Makassar menjadi wilayah dengan jumlah penanganan kasus dan tersangka terbanyak dibanding polres lainnya di Sulsel. Tercatat, terdapat 63 laporan polisi dengan 73 tersangka yang diamankan.

Baca Juga : Sidang Korupsi Bibit Nanas Dimulai, 4 Mantan Pimpinan DPRD Sulsel Hadir di PN Makassar

“Di mana Polrestabes Makassar terdapat 63 LP (Laporan Polisi) dengan 73 tersangka (paling banyak diantara porles lainnya). Polres Gowa, 4 laporan polisi dengan 4 tersangka. Polres Maros, 9 laporan polisi dengan 9 tersangka,” ungkapnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Zulkarnaim
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Bisnis09 September 2026 22:49
Penjualan Kendaraan Hybrid Kalla Toyota Naik 137 Persen
Kalla Toyota mencatatkan pertumbuhan penjualan positif sepanjang Januari hingga Agustus 2026. Salah satu penopang utamanya adalah penjualan kendaraan ...
News09 September 2026 20:15
KKPR Tiga Proyek Terbit, PLN UIP Sulawesi Lanjutkan Pembebasan Lahan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi mencatat kemajuan dalam pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan setelah Kesesuaian Kegiatan...
Video09 September 2026 19:53
VIDEO: Sengketa Lahan 33 Hektare di Makassar Kembali Memanas
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sengketa lahan seluas 33 hektare di kawasan Jalan Ujung Bori, Manggala, Makassar, Rabu (9/9/2026). Dua kelompok warga ter...
Metropolitan09 September 2026 18:16
Warga Antre Berjam-jam di SPBU, Polda Sulsel Selidiki Dugaan Mafia BBM
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Antrean panjang terjadi di sejumlah SPBU di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) hingga membuat warga harus menun...