Logo Sulselsatu

Arus Peti Kemas Pelindo Tumbuh 7 Persen, Segmen Internasional Melonjak 11 Persen

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Jumat, 29 Mei 2026 15:21

Arus peti kemas di Pelindo tumbuh hingga 7 persen. Foto: Istimewa.
Arus peti kemas di Pelindo tumbuh hingga 7 persen. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, MAKASSAR — Aktivitas logistik nasional menunjukkan tren positif pada awal 2026. Hingga April 2026, arus peti kemas yang dilayani PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo mencapai 6,42 juta TEUs.

Jumlah ini meningkat sekitar 7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar 5,99 juta TEUs.

Direktur Utama Pelindo Achmad Muchtasyar mengatakan, pertumbuhan tersebut ditopang oleh peningkatan aktivitas perdagangan internasional maupun distribusi domestik.

Baca Juga : Pelindo Marine Perkuat Kompetensi Perajin Batik Kriya Punden Hadapi Industri 5.0

“Peningkatan ini ditopang oleh pertumbuhan segmen internasional yang meningkat sekitar 11 persen, dengan ekspor tumbuh 10 persen dan impor naik 12 persen. Sementara itu, arus peti kemas domestik tumbuh sekitar 4 persen, dengan aktivitas bongkar meningkat 5 persen dan muat naik 4 persen,” ujar Achmad.

Menurutnya, pertumbuhan tersebut menunjukkan perdagangan luar negeri Indonesia tetap terjaga di tengah ketidakpastian ekonomi global, sekaligus mencerminkan kuatnya distribusi barang antarpulau yang menopang aktivitas ekonomi daerah.

Data perdagangan menunjukkan kawasan Tiongkok dan ASEAN masih menjadi penopang utama perdagangan Indonesia dengan kontribusi sekitar 46,2 persen terhadap ekspor dan 56,5 persen terhadap impor nasional.

Baca Juga : Laba Bersih PJM Grup Tumbuh 69 Persen hingga Agustus 2026

Sejumlah komoditas ekspor berbasis peti kemas juga mencatat pertumbuhan positif, di antaranya lemak dan minyak hewan atau nabati yang tumbuh 7,95 persen, mesin dan peralatan mekanis 9,26 persen, mesin dan perlengkapan elektrik 4,9 persen, serta produk kimia sebesar 12,27 persen.

Sementara dari sisi impor, pertumbuhan tertinggi terjadi pada mesin dan peralatan mekanis yang naik 22,1 persen serta produk kimia yang meningkat 36,31 persen.

Pertumbuhan arus peti kemas juga terjadi di sejumlah pelabuhan utama. Untuk layanan domestik, Pelabuhan Tanjung Priok mencatat pertumbuhan sekitar 8 persen, Tanjung Perak tumbuh 2 persen, sedangkan Pelabuhan Makassar meningkat sekitar 7 persen yang didorong pergerakan komoditas pertanian seperti beras, jagung, dan palawija.

Baca Juga : Pelindo Regional 4 Perkuat Keamanan Pelabuhan melalui Sertifikasi PFSO

Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Muhammad Masyhud mengatakan, pemerintah terus mendorong peningkatan kapasitas terminal peti kemas melalui penetapan terminal khusus dan peningkatan standar pelayanan operasional.

“Salah satu langkah yang dilakukan adalah penerbitan rekomendasi teknis penetapan terminal peti kemas dari fasilitas yang sebelumnya berstatus multipurpose. Selanjutnya, terminal tersebut ditetapkan sebagai terminal peti kemas oleh Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan atau KSOP sebagai penyelenggara pelabuhan, sesuai dengan ketentuan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 50 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Pelabuhan Laut,” ungkap Masyhud.

Hingga April 2026, sebanyak 12 lokasi terminal telah ditetapkan sebagai terminal peti kemas, termasuk Pelabuhan Banten dan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang.

Baca Juga : Pelindo Gandeng BNN Edukasi Pelajar Makassar Cegah Penyalahgunaan Narkoba

Selain itu, pemerintah juga melakukan pembangunan dan rehabilitasi fasilitas pelabuhan di 74 lokasi selama periode 2025-2026 untuk memperkuat konektivitas logistik nasional, mendukung hilirisasi industri, dan mengantisipasi pertumbuhan arus peti kemas dalam beberapa tahun ke depan.

Peningkatan arus peti kemas tersebut dinilai menjadi salah satu indikator bahwa aktivitas produksi, perdagangan, investasi, dan distribusi nasional masih bergerak positif di tengah tantangan ekonomi global.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

OPD17 September 2026 20:12
Dinilai Lalai Melakukan Pengawasan ke RSIA Paramaount, Ismail Minta Kadinkes Makassar Dievaluasi
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua Komisi B DPRD Kota Makassar Ismail menyoroti lemahnya pengawasan Dinas Kesehatan terhadap operasional Rumah Sak...
Metropolitan17 September 2026 18:33
TPA Tamangapa Berbenah, Gunungan Sampah Mulai Tertata hingga Sapi Disiapkan Ranch
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wajah Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tamangapa, Antang, Kecamatan Manggala, perlahan mulai berubah total. Kawasan yang...
Otomotif17 September 2026 18:31
Kalla Toyota Hadirkan Extra Care, Layanan Servis dan Bantuan 24 Jam
Kalla Toyota menghadirkan Kalla Toyota Extra Care sebagai solusi layanan purna jual yang dapat diakses pelanggan selama 24 jam....
Makassar17 September 2026 18:16
Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat, Pegadaian Gelar Pelatihan Barbershop di Nipah
PT Pegadaian Kantor Wilayah VI Sulawesi Selatan, Barat, Tenggara, Maluku, dan Maluku Utara (Sulselbarra Maluku) mendorong peningkatan kapasitas pelaku...