Logo Sulselsatu

Tidak Takut Rugi Beli Toyota, Ini Alasan Harga Jual Kembalinya Tetap Tinggi

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Selasa, 02 Juni 2026 17:42

Pelanggan yang berkunjung ke pameran Kalla Toyota. Foto: Istimewa.
Pelanggan yang berkunjung ke pameran Kalla Toyota. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Di tengah persaingan industri otomotif dengan hadirnya berbagai merek baru, Toyota tetap menjadi pilihan karena dinilai menawarkan kombinasi yang menguntungkan konsumen.

Mobil Toyota menawarkan keunggulan kualitas produk, jaringan layanan purna jual yang luas, teknologi yang telah teruji, hingga harga harga jual kembali yang tetap tinggi.

Toyota dengan jaringan bengkel resmi dan layanan servis yang tersebar di hampir seluruh wilayah Indonesia membuatnya menjadi daya tarik utama pelanggan memilih kendaraan.

Baca Juga : PT Bumi Karsa Tingkatkan Kompetensi BIM untuk Dorong Transformasi Digital Konstruksi

Keberadaan jaringan tersebut memudahkan pemilik kendaraan untuk melakukan perawatan berkala sekaligus menjaga rekam jejak servis kendaraan tetap terdokumentasi dengan baik, bahkan ketika kendaraan berpindah kota atau daerah.

Selain faktor layanan, kualitas dan daya tahan kendaraan juga menjadi pertimbangan penting. Reputasi Toyota yang telah dibangun selama puluhan tahun membuat produknya dipercaya memiliki umur pakai yang panjang dan biaya perawatan yang relatif terjangkau.

Pelanggan tidak hanya menikmati kualitas produk dan layanan purna jual yang luas, keuntungan lainnya juga akan didapatkan saat ingin menjual kembali karena harga yang tetap tinggi.

Baca Juga : Kalla Institute Dampingi UMKM MASSIPA’ Tingkatkan Bisnis Lewat Pemasaran Digital

General Manager Marketing Kalla Toyota Suliadin menjelaskan, kendaraan dengan usia pemakaian sekitar tiga tahun dan kondisi normal, nilai jual kembali bahkan dapat mencapai sekitar 80 persen dari harga pembelian awal.

“Semua unit mobil Toyota selalu memiliki harga jual kembali yang tinggi. Yang membedakan dilihat dari usia kendaraan, jarak tempuh, kondisi fisik, hingga riwayat perawatan di bengkel resmi,” ujar Suliadin.

Fenomena ini juga terlihat dari tingginya transaksi tukar tambah atau trade-in di Kalla Toyota. Kontribusi program trade-in saat ini mencapai sekitar 15 hingga 20 persen dari total penjualan kendaraan.

Baca Juga : Kalla Rescue Siaga SAR Merah Putih di Gunung Bawakaraeng, Kawal 3.786 Pendaki

“Model yang paling banyak ditukarkan antara lain Toyota Agya, Calya, Avanza, dan Rush. Sementara kendaraan yang paling sering menjadi tujuan upgrade konsumen adalah Avanza, Rush, Innova, hingga Fortuner,” kata Suliadin kepada Sulselsatucom, Selasa (2/6/2026).

Dari sisi teknologi, Toyota juga terus melakukan inovasi melalui pengembangan fitur keselamatan dan efisiensi bahan bakar.

Berbagai model terbaru telah dibekali teknologi Toyota Safety Sense (TSS) yang mencakup fitur keselamatan aktif seperti sistem peringatan tabrakan, lane departure alert, hingga adaptive cruise control pada beberapa tipe tertentu.

Baca Juga : Tukar Tambah di Toyota Merdeka Bisa Dapat Hadiah Puluhan Juta

Toyota juga menjadi salah satu merek yang agresif mengembangkan teknologi elektrifikasi di Indonesia melalui kehadiran kendaraan hybrid.

Berbeda dengan beberapa kompetitor yang masih berfokus pada kendaraan konvensional atau listrik murni, Toyota menawarkan teknologi hybrid yang memungkinkan konsumen menikmati efisiensi bahan bakar tanpa harus bergantung pada infrastruktur pengisian daya eksternal.

Bagi keluarga muda yang ingin memiliki kendaraan pertama, Toyota Agya menjadi salah satu pilihan yang paling banyak diminati.

Baca Juga : 180 Kepala Sekolah Makassar Ikuti Workshop Transformasi Sekolah di Athirah

Untuk konsumen yang membutuhkan kendaraan dengan desain lebih modern dan fitur lebih lengkap, Toyota Raize menjadi alternatif di segmen SUV kompak.

Sementara bagi keluarga yang membutuhkan kabin lebih luas dan teknologi elektrifikasi, New Veloz Hybrid EV menjadi salah satu pilihan unggulan.

Konsistensi dalam menjaga kualitas produk, pengembangan teknologi, serta luasnya jaringan layanan purna jual membuat Toyota tetap mampu mempertahankan kepercayaan konsumen.

Faktor-faktor tersebut sekaligus menjadi alasan mengapa kendaraan Toyota masih memiliki nilai jual kembali yang tinggi dibanding banyak merek lainnya di pasar otomotif nasional.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News23 Agustus 2026 20:39
PT Vale dan Pemkab Kolaka Perbaiki 6 Rumah, Beri Hunian Layak dan Akses Kesehatan Warga
PT Vale Indonesia Tbk bersama Pemerintah Kabupaten Kolaka dan Kodim 1412/Kolaka memperbaiki enam rumah warga di Kecamatan Baula....
News23 Agustus 2026 17:33
PT Bumi Karsa Tingkatkan Kompetensi BIM untuk Dorong Transformasi Digital Konstruksi
PT Bumi Karsa memperkuat transformasi digital di sektor konstruksi melalui peningkatan kompetensi sumber daya manusia....
Nasional23 Agustus 2026 15:51
Bantu Korban Gempa NTT, BRI Siapkan 3 Posko dan Dapur Umum
BRI memperkuat penanganan pascabencana gempa bumi di sejumlah wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan membangun tiga posko logistik dan satu ...
Ekonomi23 Agustus 2026 15:36
Investor Pasar Modal di Sulsel Capai 766.125 SID, Tumbuh 79,28 Persen
Minat masyarakat Sulawesi Selatan terhadap investasi di pasar modal menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga Juni 2026, jumlah Single Investor Iden...