SULSELSATU.com, MAKASSAR – PT Pelindo Jasa Maritim (PJM) Wilayah 1 mencatat kinerja positif sepanjang Januari hingga Mei 2026. Perusahaan berhasil membukukan laba bersih sebesar 171 persen dari target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP).
Capaian tersebut ditopang oleh strategi efisiensi biaya dan optimalisasi kinerja di sejumlah unit operasional.
Meski pendapatan usaha hingga Mei 2026 baru mencapai 97 persen dari target RKAP, perusahaan tetap mampu menjaga profitabilitas di atas target.
Baca Juga : PJM Tanam 2.500 Pohon di Maros, Dukung Pelestarian Lingkungan dan SDGs
Sekretaris Perusahaan PJM Tubagus Patrick mengatakan, manajemen melakukan evaluasi secara berkala terhadap seluruh pos pengeluaran untuk memastikan efisiensi berjalan optimal.
“Kami melakukan evaluasi berkala terhadap setiap pos pengeluaran. Kunci utamanya adalah memastikan setiap rupiah yang dikeluarkan berkontribusi langsung pada produktivitas operasional. Hasilnya, meskipun ada dinamika pada pendapatan, profitabilitas perusahaan tetap terjaga di atas target,” ujar Tubagus Patrick.
Menurutnya, belum tercapainya target pendapatan dipengaruhi penurunan volume kunjungan kapal di sejumlah pelabuhan utama, seperti Belawan, Dumai, dan Dermaga TUKS Tanjung Buton.
Baca Juga : RUPS 2025: Pelindo Setor Rp7,81 Triliun ke Negara, Pendapatan Tumbuh 9 Persen
Meski demikian, sejumlah unit operasional mencatat pertumbuhan di atas target. Layanan pemanduan dan penundaan di Sungai Siak Pekanbaru, Kuala Tanjung, Bintan, dan Karimun menjadi kontributor utama, didukung peningkatan kunjungan kapal kontainer dan kapal berbobot besar.
Di sisi lain, pengelolaan beban usaha berjalan lebih efisien. Hingga Mei 2026, realisasi beban usaha tercatat hanya 90 persen dari anggaran yang disiapkan.
Efisiensi tersebut didorong oleh penundaan sejumlah program pengadaan dan pemeliharaan aset yang belum mendesak, serta optimalisasi biaya operasional tanpa mengurangi standar keselamatan dan kualitas layanan.
Baca Juga : Laba Bersih Pelindo Jasa Maritim Wilayah 2 Lampaui Target, Tembus 206 Persen hingga Mei 2026
“Kami akan fokus pada tiga pilar strategi utama, yaitu akselerasi layanan pemanduan di titik potensial, mempererat kemitraan strategis dengan para pemangku kepentingan termasuk percepatan ruang kerja sama baru, serta menjaga konsistensi efisiensi biaya guna memastikan target akhir tahun tercapai secara berkelanjutan,” pungkas Tubagus.
PJM Wilayah 1 optimistis dapat mempertahankan kinerja positif hingga akhir tahun melalui penguatan layanan dan disiplin pengelolaan biaya di tengah dinamika industri maritim nasional.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar