Logo Sulselsatu

Pansus Angket DPRD Gowa Digugat, Kuasa Hukum Minta Hakim Cermati Dalil Permohonan Intervensi Jelang Sidang 15 Juli

Asrul
Asrul

Senin, 06 Juli 2026 21:04

istimewa
istimewa

SULSELSATUcom MAKASSAR – Sidang lanjutan gugatan terhadap Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Gowa dijadwalkan kembali digelar pekan depan dengan agenda pembacaan penetapan permohonan pihak intervensi atau pihak ketiga yang ingin ikut dalam perkara.

Menjelang sidang tersebut, kuasa hukum penggugat meminta majelis hakim mencermati dalil permohonan intervensi sebelum mengambil penetapan.

Sidang lanjutan tersebut akan kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Sungguminasa, pada Rabu (15/7/2026). Sidang dengan agenda pembacaan penetapan permohonan pihak intervensi akan dipimpin oleh majelis hakim Ahmad Ismail.

Baca Juga : Ditetapkan Tersangka, Penasehat Hukum Korban Minta Polisi Segera Tahan Oknum Guru Penganiaya Murid di Jeneponto.

“Kami sidang hari rabu depan (15/7/2026) dengan agenda pembacaan penetapan pihak intervensi,” kata Kuasa Hukum penggugat Muallim Bahar dalam keterangan tertulisnya kepada Sulselsatu, Senin (6/7/2026).

Muallim berharap majelis hakim mencermati secara saksama dalil-dalil yang diajukan dalam permohonan pihak intervensi sebelum membacakan penetapan.

Menurutnya, setelah mempelajari permohonan tersebut, para pemohon memang merupakan warga negara yang memiliki hak.

Baca Juga : 20 Motor Berknalpot Brong di Manggala Makassar Disita Polisi

“Kami berharap majelis hakim memeriksa dengan cermat dalil-dalil permohonan pihak intervensi, karena setelah dibaca permohonannya memang pemohon adalah warga negara yang memiliki hak,” terangnya.

Untuk diketahui, pihak intervensi merupakan pihak ketiga yang mengajukan permohonan untuk ikut dalam suatu perkara karena merasa memiliki kepentingan hukum terhadap objek sengketa.

Muallim menegaskan gugatan yang diajukannya bukan untuk menghalangi proses hak angket yang tengah berjalan di DPRD Gowa. Menurutnya, gugatan tersebut diajukan karena terdapat sejumlah persoalan substansi dalam pelaksanaan hak angket.

Baca Juga : Bupati Gowa Husniah Tersangka Korupsi PBG Tak Ditahan Karena Dianggap Kooperatif

“Karena dalam hak angket itu ada tiga materi yang dijadikan bahan hak angket, yang pertama persoalan yang lagi viral sekali terkait perzinahan atau dugaan perselingkuhan yang diduga dilakukan oleh Bupati Gowa,” ungkapnya.

Menurut Muallim, pembahasan dugaan tersebut tidak semestinya menjadi materi hak angket karena menyangkut ranah privat. Dia menilai persoalan tersebut merupakan delik aduan dalam hukum pidana yang hanya dapat diproses berdasarkan laporan pihak yang merasa dirugikan.

“Bagi kami ini adalah sesuatu yang tidak masuk akal untuk dibahas oleh DPR, karena ini rana privat yang DPRD tidak punya kewenangan. Ini delik aduan dalam proses pidana,” pungkasnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Zulkarnaim
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Pendidikan27 Oktober 2026 21:47
OJK Bekali 500 Pelajar Sekolah Rakyat Literasi Keuangan dan Keterampilan Digital
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membekali sekitar 500 pelajar Sekolah Rakyat dengan literasi keuangan dan keterampilan digital melalui program OJK Digicl...
Makassar27 Oktober 2026 21:16
KMI 2026 di Makassar Bahas Royalti dan AI, Fadli Zon Dorong Musik Jadi Kekuatan Ekonomi
SULSELSATU.com, MAKASSAR — Persoalan royalti dan pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) menjadi salah satu isu yang dibahas...
News27 Oktober 2026 20:38
PLN UIP Sulawesi Perkuat Infrastruktur demi Pemerataan Listrik
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi memperingati Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81 melalui upacara di Kantor PLN UIP Sulawesi, Sela...
News27 Oktober 2026 18:59
PATSI UMI Gandeng Waskita–Adhi KSO, Siapkan SDM Konstruksi Muda melalui Program Magang Fresh Graduate
SULSELSATU, MAKASSAR — Dewan Pengurus Pusat Persatuan Alumni Teknik Sipil Universitas Muslim Indonesia (DPP PATSI UMI) mulai merealisasikan komitmen...