Logo Sulselsatu

VIDEO: Komisi III DPR Minta Polda NTB Usut Tuntas Kasus Tewasnya Santri di Lombok Tengah

Andi
Andi

Senin, 13 Juli 2026 23:08

SULSELSATU.com – Kasus dugaan penganiayaan berat yang menyebabkan seorang santri meninggal dunia di Pondok Pesantren Rosyidatusshaulatiyyah Al Ibrahimy NW, Lombok Tengah, NTB, mendapat sorotan dari Komisi III DPR RI.

Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah, meminta Polda NTB mengusut tuntas kasus tersebut.

Ia meminta untuk memastikan tidak ada intervensi dalam proses penegakan hukum.

Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) itu digelar pada Senin (13/7/2026).

Atas dasar itu, Komisi III meminta Ditreskrimum Polda NTB mengambil alih penanganan perkara guna menjamin objektivitas penyidikan.

Komisi III juga mendesak Kementerian Agama melakukan evaluasi dan audit terhadap sistem pencegahan kekerasan di pesantren agar peristiwa serupa tidak terulang di masa mendatang.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Bisnis12 September 2026 08:12
New Veloz Hybrid EV Dongkrak Penjualan Toyota di Segmen Low MPV
Kehadiran New Veloz Hybrid EV mendapat respons positif dari pasar dan turut memperkuat posisi Toyota di segmen Low Multi Purpose Vehicle (LMPV)....
Sulsel12 September 2026 05:55
PLN Siapkan PLTMG Selayar 10 MW untuk Perkuat Kelistrikan Wilayah Kepulauan
PT PLN (Persero) menyiapkan rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Selayar berkapasitas 10 megawatt (MW) untuk memperkuat lay...
Metropolitan11 September 2026 22:56
Ruslan Lallo Gelar Pengawasan Pemerintahan Daerah Bersama Dishub Makassar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota DPRD Kota Makassar H Ruslan Lallo menggelar kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Tahun Ang...
Hukum11 September 2026 20:45
Kuasa Hukum Minta Polda Sulsel Turun Tangan Usut Kasus Bayi Meninggal di RS Paramount
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kuasa hukum keluarga Muhammad Ilhamsyah Taufan dan Nura Adiva Faradiba meminta Polda Sulawesi Selatan memberi perhati...