Logo Sulselsatu

TelkomGroup Percepat Pemulihan Layanan Pascagempa NTT, 85 Persen Konektivitas Pulih

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Senin, 17 Agustus 2026 06:58

TelkomGroup berhasil pulihkan konektivitas hingga 85 persen pasca gempa di NTT. Foto: Istimewa.
TelkomGroup berhasil pulihkan konektivitas hingga 85 persen pasca gempa di NTT. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, LABUAN BAJO – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) mempercepat pemulihan layanan telekomunikasi dan digital pascagempa bumi yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8/2026).

Gempa tersebut mengganggu sejumlah infrastruktur TelkomGroup. Dampaknya terasa pada layanan seluler, fixed broadband, dan layanan digital di sejumlah wilayah.

Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, mengatakan sebagian besar layanan telah kembali pulih. Perbaikan dilakukan dengan tetap memperhatikan keselamatan personel.

Baca Juga : Kapal Kemanusiaan KALLA Bawa 800 Paket Bantuan dan Relawan ke NTT

“Alhamdulillah trafik sudah berangsur normal, walaupun pada awalnya terdapat sekitar 50 persen BTS Telkomsel terganggu, tapi saat ini sejalan dengan upaya percepatan perbaikan yang kami lakukan dan listrik yang mulai kembali, sebagian besar sudah pulih,” ujar Dian dalam agenda Rakor Penanganan Gempa wilayah Nusa Tenggara Timur, Minggu (16/8/2026).

Hingga Minggu (16/8/2026), 85 persen atau 625 dari total 735 site BTS Telkomsel telah kembali beroperasi. Perbaikan masih dilakukan pada sejumlah wilayah terdampak, seperti Nagekeo, Manggarai Timur, Manggarai, Manggarai Barat, Alor, Ende, dan Ngada.

Sekitar 400 BTS dan 2.600 pelanggan IndiHome yang terdampak pada awal gempa juga telah dipulihkan dalam waktu kurang dari 24 jam.

Baca Juga : BATIC 2026 Dorong Transformasi Digital Asia Pasifik, Bahas Era Autonomous AI

Untuk layanan IndiHome, sebanyak 16.788 atau 98,3 persen dari 17.062 pelanggan telah kembali terlayani. Pemulihan pelanggan lainnya dilakukan secara bertahap.

Jaringan backbone TelkomGroup masih berfungsi. Jalur cadangan membantu menjaga layanan tetap berjalan. Namun, sejumlah kabel serat optik di darat dan laut mengalami putus. Kondisi tersebut menyebabkan penurunan kapasitas layanan di beberapa titik.

TelkomGroup mengerahkan 300 tim teknis ke wilayah terdampak. Tim melakukan asesmen, pemulihan jaringan, dan penanganan infrastruktur pendukung.

Baca Juga : PT Vale Kirim Bantuan Kebutuhan Pokok dan Obat-obatan untuk Korban Bencana NTT

Perusahaan juga mengoptimalkan genset bergerak dan genset tetap. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga layanan selama pasokan listrik belum sepenuhnya normal.

Pemulihan layanan dilakukan bersama Danantara Indonesia, BP BUMN, Kementerian Komunikasi dan Digital, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, BUMN, BNPB, BPBD, TNI/Polri, pemerintah daerah, mitra, dan relawan.

Sebagai dukungan bagi masyarakat terdampak, Telkomsel menyediakan Paket Darurat 3 GB, 1.000 SMS, dan 300 menit telepon seharga Rp1. Paket tersebut memiliki masa berlaku tujuh hari dan dapat diaktifkan melalui 88820#.

Baca Juga : PHRI Bersama IHGMA Sulsel Galang Rp30,35 Juta untuk Korban Gempa NTT

Dian mengatakan konektivitas menjadi kebutuhan penting dalam situasi bencana. Layanan komunikasi dibutuhkan masyarakat untuk menghubungi keluarga dan memperoleh informasi.

“Kami memahami bahwa di tengah situasi bencana seperti ini, konektivitas menjadi kebutuhan yang semakin vital bagi masyarakat, baik untuk berkomunikasi dengan keluarga maupun untuk memperoleh informasi dan dukungan yang dibutuhkan,” tutup Dian.

TelkomGroup menyampaikan empati kepada masyarakat yang terdampak gempa bumi di NTT. Informasi terkait perkembangan layanan dan penanganan bencana dapat diperoleh melalui kanal resmi TelkomGroup.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Bisnis09 September 2026 22:49
Penjualan Kendaraan Hybrid Kalla Toyota Naik 137 Persen
Kalla Toyota mencatatkan pertumbuhan penjualan positif sepanjang Januari hingga Agustus 2026. Salah satu penopang utamanya adalah penjualan kendaraan ...
News09 September 2026 20:15
KKPR Tiga Proyek Terbit, PLN UIP Sulawesi Lanjutkan Pembebasan Lahan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi mencatat kemajuan dalam pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan setelah Kesesuaian Kegiatan...
Video09 September 2026 19:53
VIDEO: Sengketa Lahan 33 Hektare di Makassar Kembali Memanas
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sengketa lahan seluas 33 hektare di kawasan Jalan Ujung Bori, Manggala, Makassar, Rabu (9/9/2026). Dua kelompok warga ter...
Metropolitan09 September 2026 18:16
Warga Antre Berjam-jam di SPBU, Polda Sulsel Selidiki Dugaan Mafia BBM
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Antrean panjang terjadi di sejumlah SPBU di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) hingga membuat warga harus menun...