Logo Sulselsatu

Makassar Leadership Summit 2026 Dorong Makassar Jadi Episentrum Kepemimpinan Indonesia Timur

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Rabu, 02 September 2026 10:59

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Makassar Leadership Summit (MLS) 2026 memperkuat dialog strategis bersama Pemerintah Kota Makassar untuk membangun ekosistem kepemimpinan lintas sektor di Indonesia Timur.

Upaya tersebut ditandai dengan audiensi panitia MLS 2026 bersama Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin pada 1 September 2026. Pertemuan ini menjadi ruang untuk memperluas kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan komunitas profesional.

MLS 2026 dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 8 Oktober 2026, di Hotel Claro, Sandeq Ballroom, Makassar, Sulawesi Selatan.

Baca Juga : Hari Anak Nasional 2026, FK Unhas Gelar Bakti Sosial dan Pemeriksaan Kesehatan Anak Gratis

Forum ini akan mempertemukan pemilik bisnis, CEO dan jajaran direksi, pemimpin HR dan eksekutif senior perusahaan, komunitas profesional, emerging leaders, pemimpin publik, hingga akademisi.

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mengatakan, tantangan pembangunan saat ini membutuhkan kepemimpinan yang mampu mempertemukan berbagai perspektif dan kepentingan.

Menurutnya, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri. Dunia usaha, akademisi, komunitas, dan masyarakat memiliki peran yang saling melengkapi dalam mendorong kemajuan.

Baca Juga : Makassar Siap Jadi Tuan Rumah HUT Dekranas ke-46, Hadirkan 200 Booth Wastra dan Kriya

“Dunia usaha, akademisi, komunitas, dan masyarakat memiliki peran yang saling melengkapi. Ketika berbagai kekuatan ini dipertemukan dalam satu ruang dialog, kita memiliki peluang lebih besar untuk menghasilkan gagasan yang dapat menjawab kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.

Perspektif tersebut menjadi semakin penting di tengah perubahan teknologi, tuntutan keberlanjutan, serta ketidakpastian bisnis yang memengaruhi cara organisasi mengambil keputusan.

Dalam konteks tersebut, kepemimpinan tidak lagi sekadar kemampuan mengarahkan organisasi. Pemimpin dituntut mampu membaca perubahan, mempertemukan beragam perspektif, serta menghasilkan keputusan yang memberikan manfaat lebih luas.

Baca Juga : 200 Golfer Ikut Turnamen Padivalley Golf Club, Perebutkan Hadiah Rumah dan Mobil MG

Ketua Panitia MLS 2026 Fauziah Zulfitri mengatakan forum tersebut dirancang untuk memperluas perspektif kepemimpinan dengan mempertemukan pengalaman dari berbagai sektor.

“Kami percaya kepemimpinan yang relevan lahir dari kemampuan untuk melihat lebih jauh dari batas organisasi sendiri. MLS 2026 ingin mempertemukan pemimpin dengan perspektif yang mungkin berbeda dari kesehariannya, karena dari perjumpaan itulah kita dapat menemukan cara pandang baru, membangun koneksi, dan mengubah gagasan menjadi dampak,” ungkapnya.

MLS 2026 membawa empat perspektif utama, yakni People, Technology, Resilience, dan Sustainability.

Baca Juga : LAZ Hadji Kalla Bantu Penyintas Kebakaran di Makassar Lewat Voucher Belanja

Perspektif People menempatkan kepercayaan, empati, psychological safety, dan employee engagement sebagai fondasi Human-Centered Leadership.

Sementara itu, Technology membahas literasi AI, desain ulang pola kerja atau work redesign, etika digital, serta pentingnya mempertahankan sentuhan manusia dalam pemanfaatan teknologi.

Perspektif Resilience menyoroti strategi pengelolaan sumber daya manusia sebagai bagian dari strategi bisnis, leadership agility, dan manajemen krisis. Adapun Sustainability membawa isu ESG, risiko iklim, serta tata kelola yang bertanggung jawab.

Baca Juga : 1.000 Pelaku UMKM Hadiri BEST 1 Makassar, Fokus Bangun Bisnis Berbasis Data

MLS sebelumnya digelar pada 2023 dan disebut menjadi salah satu forum pengembangan kepemimpinan berskala besar di Indonesia Timur. Saat itu, forum menghadirkan lebih dari 20 pembicara nasional dan diikuti lebih dari 1.000 peserta.

Pada 2026, MLS kembali digelar melalui kolaborasi tiga organisasi, yakni PMSM, GNIK, dan APINDO. Forum tersebut diarahkan menjadi ruang perjumpaan bagi pemimpin lintas sektor untuk bertukar wawasan, mempertajam gagasan, dan membangun kolaborasi.

Sejumlah tokoh nasional dan industry visionaries dijadwalkan hadir dalam MLS 2026. Di antaranya Jusuf Kalla, Munafri Arifuddin, Hendra Lembong, Heriyanto Agung Putra, Tommy Wattimena, Risman Adnan, Dudi Arisandi, Imelda Jusuf Kalla, Prof Yasserly, Isdar Andre M, David Tjokrorahardjo, Irfan Saputra, Agus Dwi Handaya, dan Yunus Trionggo.

MLS 2026 mengangkat percakapan lebih luas mengenai karakter pemimpin yang dibutuhkan untuk menghadapi masa depan.

Pemimpin tidak hanya dituntut mampu bertahan menghadapi perubahan, tetapi juga memahami manusia, memanfaatkan teknologi tanpa kehilangan sisi kemanusiaan, membangun ketahanan organisasi, serta mengambil keputusan dengan mempertimbangkan keberlanjutan.

Dengan semangat “Let’s Build Impact Together,” MLS 2026 mengajak para pemimpin dari berbagai sektor bertemu, memperluas perspektif, dan membawa gagasan dari forum tersebut menjadi langkah nyata bagi organisasi dan masyarakat, khususnya di Indonesia Timur.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Nasional02 September 2026 11:55
PJM Perkuat Peran Pandu di Era Transformasi Teknologi Maritim
PT Pelindo Jasa Maritim (PJM) menegaskan pentingnya peran pandu dalam menjaga keselamatan navigasi di tengah pesatnya transformasi teknologi industri ...
Ekonomi02 September 2026 10:42
OJK Sanksi Pelaku Pasar Modal, Denda Rp327 Miliar
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat pengawasan dan penegakan hukum di sektor Pasar Modal untuk menjaga integritas industri sekaligus meningkatkan ...
News02 September 2026 08:40
Pelindo dan Australia Jajaki Kerja Sama Maritim dan Logistik
Indonesia dan Australia mulai menjajaki kerja sama di sektor maritim dan logistik. Konsulat Jenderal Australia di Makassar melakukan audiensi dengan P...
Hukum01 September 2026 23:47
4 Eks Pimpinan DPRD Sulsel Ngaku Tak Tahu Bibit Nanas, Kejati: Akan Diuji TAPD
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Empat mantan pimpinan DPRD Sulawesi Selatan (Sulsel) periode 2019-2024 mengaku tidak mengetahui secara detail program...