SULSELSATU.com, MAKASSAR – Indonesia dan Australia mulai menjajaki kerja sama di sektor maritim dan logistik. Konsulat Jenderal Australia di Makassar melakukan audiensi dengan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo Regional 4 untuk membahas potensi kolaborasi sekaligus penguatan konektivitas logistik di kawasan timur Indonesia.
Pertemuan berlangsung di Kantor Pelindo Regional 4, Makassar, Selasa (1/9/2026), antara Konsul Jenderal Australia di Makassar Sanchi Davis, dan Executive Director 4 Pelindo Regional 4 Abdul Azis.
Audiensi tersebut menjadi ruang awal bagi kedua pihak untuk bertukar pandangan mengenai peluang pengembangan sektor maritim dan logistik, khususnya yang berkaitan dengan aktivitas kepelabuhanan di kawasan timur Indonesia.
Baca Juga : PJM Perkuat Peran Pandu di Era Transformasi Teknologi Maritim
Abdul Azis mengatakan, Pelindo menyambut positif penjajakan kerja sama tersebut. Menurutnya, kolaborasi dengan Australia berpotensi membuka peluang baru dalam pengembangan konektivitas dan ekosistem logistik.
“Pelindo menyambut baik audiensi ini sebagai langkah awal untuk menggali berbagai peluang kerja sama yang dapat memberikan manfaat bagi kedua pihak, terutama dalam pengembangan sektor maritim, peningkatan konektivitas, dan penguatan ekosistem logistik,” ujar Abdul Azis.
Ia menjelaskan, Pelindo Regional 4 memiliki peran strategis dalam mengelola konektivitas pelabuhan di kawasan timur Indonesia.
Baca Juga : Perkuat Safety Excellence, PJM Pastikan Kesiapan Stasiun Pandu Samarinda
Keberadaan jaringan pelabuhan tersebut turut mendukung kelancaran arus barang dan perdagangan, baik antardaerah maupun dengan pasar internasional.
Menurut Abdul Azis, kawasan timur Indonesia memiliki potensi ekonomi yang besar dengan berbagai komoditas unggulan. Penguatan infrastruktur pelabuhan dan integrasi jaringan logistik dinilai dapat memperluas akses pasar, termasuk peluang perdagangan dengan Australia.
“Kami terbuka terhadap pertukaran informasi, pengalaman, serta penjajakan kolaborasi yang dapat mendorong layanan kepelabuhanan dan logistik menjadi semakin efisien, kompetitif, dan berkelanjutan,” lanjutnya.
Baca Juga : Pelindo Edukasi Pelajar Makassar Bahaya Narkoba
Abdul Azis berharap pertemuan tersebut dapat dilanjutkan dengan komunikasi yang lebih intensif untuk mengidentifikasi bidang kerja sama yang memiliki potensi untuk dikembangkan secara konkret.
Konsul Jenderal Australia di Makassar, Sanchi Davis, mengapresiasi sambutan Pelindo Regional 4 serta pemaparan mengenai peran dan pengembangan pelabuhan di kawasan timur Indonesia.
Ia menilai sektor maritim dan logistik memiliki peluang besar untuk memperkuat hubungan ekonomi Australia dan Indonesia.
Baca Juga : Gotong Royong Peduli Lingkungan, Pelindo Jasa Maritim Apresiasi Warga Kelurahan Tabaringan
Kedekatan geografis Australia dengan kawasan timur Indonesia juga menjadi salah satu faktor yang dapat mendukung terbukanya peluang kerja sama.
“Kami melihat adanya peluang untuk membangun komunikasi dan kolaborasi yang lebih erat, terutama dalam sektor maritim dan logistik. Pelabuhan memiliki peran penting dalam memperkuat konektivitas serta mendorong pertumbuhan perdagangan dan investasi,” kata Sanchi Davis.
Menurutnya, pertemuan dengan Pelindo Regional 4 menjadi langkah awal untuk membuka ruang pertukaran informasi dan peluang kolaborasi di sektor maritim pada masa mendatang.
Baca Juga : Norden Apresiasi Layanan Pandu Tunda PJM yang Utamakan Keselamatan
Dalam audiensi tersebut, Sanchi Davis didampingi Konsul Australia Isaac Bennett serta Manajer Riset dan Hubungan Publik Lulu Purnamasari.
Pertemuan Pelindo dan Konsulat Jenderal Australia di Makassar diharapkan dapat menjadi pijakan awal untuk memperkuat hubungan dan mengeksplorasi peluang kerja sama maritim, sekaligus mendukung peningkatan konektivitas logistik antara kawasan timur Indonesia dan Australia.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar