Logo Sulselsatu

BYD Bawa Tech Culture Festival ke Makassar, Perkuat Tren Adopsi Kendaraan Listrik

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Rabu, 02 September 2026 14:37

Pembukaan BYD Tech Culture Fest di Trans Studio Makasar. Foto: Sri Wahyu Diastuti / Sulselsatu.com.
Pembukaan BYD Tech Culture Fest di Trans Studio Makasar. Foto: Sri Wahyu Diastuti / Sulselsatu.com.

SULSELSATU.com, MAKASSARBYD Indonesia membawa BYD Tech Culture Festival 2026 ke Kota Makassar sebagai bagian dari upaya memperkenalkan teknologi kendaraan listrik dan solusi mobilitas ramah lingkungan kepada masyarakat Indonesia Timur.

Makassar adalah kota keenam yan dikunjungu karena dinilai memiliki posisi strategis sebagai gerbang Indonesia Timur sekaligus salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di kawasan tersebut.

Head of Training BYD Auto Indonesia Enung Nurhasanah mengatakan, peningkatan kebutuhan mobilitas masyarakat diperlukan solusi transportasi yang tidak hanya efisien, tetapi juga ekonomis dan mudah diakses.

“Green mobility bukan hanya untuk dibicarakan, tetapi harus dirasakan dan dilakukan langsung oleh masyarakat. Karena itu kami membawa BYD Tech Culture Festival ke Makassar agar masyarakat bisa melihat, merasakan, dan mencoba langsung teknologi yang kami hadirkan,” ujarnya dalam kegiatan tersebut.

Enung menjelaskan, sejak memasuki pasar Indonesia pada 2024, BYD telah menjual 32.008 unit kendaraan secara nasional dengan pangsa pasar sekitar 35 persen.

Sementara di Sulawesi Selatan, BYD telah menyerahkan sekitar 1.150 kendaraan kepada konsumen, dengan pangsa pasar yang juga disebut berada di kisaran 30 persen.

BYD juga terus memperluas jaringan layanan dan dealer untuk mendukung pertumbuhan kendaraan listrik di Indonesia.

Secara nasional, jaringan BYD Indonesia disebut telah mencapai lebih dari 300 showroom. Di kawasan Sulawesi, BYD saat ini memiliki lima showroom yang telah beroperasi dan menargetkan perluasan jaringan hingga lebih dari 20 lokasi ke depan.

“Ini bukan sekadar pembangunan kehadiran, tetapi juga merupakan respons terhadap semakin besarnya kepercayaan dan perkembangan konsumen kepada BYD,” ujarnya.

Dalam Tech Culture Festival Makassar, masyarakat juga diajak mengenal berbagai teknologi yang menjadi fondasi pengembangan kendaraan BYD, termasuk e-Platform 3.0, teknologi DM, serta Blade Battery.

Festival tersebut tidak hanya menghadirkan kendaraan, tetapi juga berbagai aktivitas interaktif agar masyarakat dapat memahami teknologi kendaraan listrik secara lebih mudah.

“BYD Tech Culture Festival bukan hanya pameran otomotif. Ini menjadi tempat masyarakat melihat, mencoba, dan merasakan langsung teknologi terbaru BYD,” ujarnya.

Melalui kegiatan tersebut, BYD berharap semakin banyak masyarakat memahami pilihan mobilitas yang lebih efisien, fleksibel dan terjangkau.

Sementara itu, Asisten 2 Bidang Perekonomian dan Pembangunan Drs. H. Zainahl Ibrahim mengatakatan, Makassar memiliki posisi penting sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di kawasan Indonesia Timur. Seiring pertumbuhan kota dan aktivitas masyarakat, kebutuhan terhadap sistem transportasi yang lebih baik juga semakin besar.

“Sebagai kota metropolitan, masyarakat Makassar terus meningkat. Kita membutuhkan sistem transportasi dan ekosistem mobilitas yang semakin modern, efisien, nyaman, aman, serta ramah lingkungan,” ujarnya.

Ia menyebut jumlah kendaraan di Makassar cukup besar. Terdapat hampir dua juta kendaraan dari roda dua dan roda empat di Makassar. Dan, ada enam juta kendaraan di Sulawesi Selatan.

Besarnya jumlah kendaraan tersebut turut menjadi tantangan bagi pemerintah, khususnya terkait persoalan polusi udara. “Permasalahan yang kita hadapi adalah tingkat polusi yang sudah meningkat di Kota Makassar,” katanya.

Karena itu, kehadiran kendaraan listrik maupun hybrid dinilai dapat menjadi salah satu alternatif untuk mendorong penggunaan energi yang lebih ramah lingkungan.

Pemkot Makassar berharap pemanfaatan kendaraan berbasis listrik dapat membantu mengurangi emisi sekaligus menekan biaya mobilitas masyarakat.

“Dengan memperkenalkan produk dari BYD ini, kita harapkan green energy atau energi hijau di Kota Makassar bisa lebih masif digunakan masyarakat, sehingga pengurangan polusi kendaraan semakin baik,” ujarnya.

Selain aspek lingkungan, penggunaan kendaraan listrik dan hybrid juga dinilai memiliki manfaat ekonomi. Efisiensi biaya transportasi menjadi salah satu pertimbangan, baik untuk kebutuhan masyarakat maupun sektor swasta dan utilitas.

Pemkot Makassar juga menilai perkembangan teknologi otomotif tidak semata-mata berkaitan dengan produk kendaraan. Lebih jauh, inovasi tersebut diharapkan menjadi bagian dari transformasi kota.

“Kita ingin Makassar menjadi kota yang terbuka terhadap inovasi, kota yang memberikan ruang untuk teknologi baru, serta mampu mempertemukan pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas dan masyarakat untuk bersama-sama menciptakan kehidupan perkotaan yang lebih baik,” katanya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Politik02 September 2026 14:46
Darmawangsyah Muin Ingatkan Legislator Gerindra Tak Terlena Kursi DPR Saat Ini, Persiapan Pemilu Harus Dimulai
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sekretaris DPD Partai Gerindra Sulawesi Selatan Darmawangsyah Muin mengingatkan seluruh kader, khususnya anggota legislat...
Makassar02 September 2026 12:52
PDAM Makassar Siaga Tangki Gratis untuk Pelanggan Terdampak Kekeringan, Bisa Hubungi Nomor Ini
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Perumda Air Minum Kota Makassar mengoptimalkan layanan bantuan air bersih melalui mobil tangki bagi pelanggan yang te...
Nasional02 September 2026 11:55
PJM Perkuat Peran Pandu di Era Transformasi Teknologi Maritim
PT Pelindo Jasa Maritim (PJM) menegaskan pentingnya peran pandu dalam menjaga keselamatan navigasi di tengah pesatnya transformasi teknologi industri ...
Makassar02 September 2026 10:59
Makassar Leadership Summit 2026 Dorong Makassar Jadi Episentrum Kepemimpinan Indonesia Timur
Makassar Leadership Summit (MLS) 2026 memperkuat dialog strategis bersama Pemerintah Kota Makassar untuk membangun ekosistem kepemimpinan lintas sekto...