Logo Sulselsatu

PT Vale Perkuat Mitigasi Karhutla di Seluruh Wilayah Konsesi

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Kamis, 03 September 2026 20:10

Sosialisasi PT Vale mitigasi karhutla di IGP Pomalaa. Foto: Istimewa.
Sosialisasi PT Vale mitigasi karhutla di IGP Pomalaa. Foto: Istimewa.

PT SULSELSATU.com, KOLAKAPT Vale Indonesia Tbk memperkuat langkah pencegahan dan kesiapsiagaan menghadapi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di seluruh wilayah konsesi dan Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan (PPKH), seiring meningkatnya risiko kebakaran pada musim kemarau.

Penguatan mitigasi dilakukan melalui edukasi, pemantauan kondisi lapangan, kesiapan personel dan peralatan, serta koordinasi lintas sektor dengan pemerintah dan masyarakat.

Langkah tersebut dijalankan secara paralel dengan menyesuaikan karakteristik dan tingkat kerawanan di setiap wilayah operasional perusahaan.

Baca Juga : PT Vale Tekankan Pemberdayaan Masyarakat sebagai Fondasi Keberlanjutan

Salah satu upaya dilakukan melalui Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa dengan menggelar Sosialisasi Penanganan dan Pencegahan Karhutla di Desa Totobo, Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Selasa (1/9/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan narasumber dari Kementerian Kehutanan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Kolaka.

Pemerintah kecamatan dan desa dari Kecamatan Pomalaa serta Kecamatan Baula yang berada di sekitar area operasional perusahaan juga turut dilibatkan.

Baca Juga : PT Vale Tanam 50 Mangrove dan 200 Lamun di Pesisir Luwu Timur

Project Director IGP Pomalaa PT Vale Indonesia Tbk Mohammad Rifai mengatakan, pencegahan Karhutla merupakan bagian dari tanggung jawab perusahaan dalam menjalankan praktik pertambangan berkelanjutan sekaligus melindungi masyarakat dan lingkungan di sekitar wilayah operasional.

PT Vale memiliki kepedulian tinggi terhadap pencegahan dan penanganan Karhutla. Meski merupakan tanggung jawab lintas sektoral, kami mengambil peran aktif melalui mitigasi, penguatan kesiapsiagaan, dan koordinasi yang dijalankan secara paralel di seluruh wilayah konsesi dan PPKH perusahaan,” ujar Rifai, Kamis (3/9/2026).

Menurut dia, kolaborasi lintas sektor diperlukan agar potensi kebakaran dapat diantisipasi dan ditangani sedini mungkin. Pemerintah kecamatan dan desa dinilai memiliki posisi strategis karena berhubungan langsung dengan masyarakat di tingkat tapak.

Baca Juga : PT Vale Perkuat Kompetensi Tenaga Medis di Kolaka Lewat Pelatihan BTCLS

Melalui sosialisasi tersebut, PT Vale bersama para pemangku kepentingan menyelaraskan pemahaman mengenai pencegahan, mekanisme pelaporan, koordinasi, hingga penanganan awal apabila terjadi kebakaran.

Aparatur pemerintah di tingkat lokal juga diharapkan dapat membantu menyampaikan edukasi kepada masyarakat, mengidentifikasi potensi kerawanan, serta membangun jalur komunikasi yang cepat ketika ditemukan titik api atau terjadi kebakaran.

Penguatan pencegahan menjadi penting karena berdasarkan catatan tim Emergency Response PT Vale, intensitas penanganan kebakaran di wilayah Kolaka mengalami peningkatan.

Baca Juga : PT Vale Kembali Buka Beasiswa untuk Mahasiswa S2 Asal Luwu Timur

Sepanjang Agustus 2026, tim pemadam kebakaran PT Vale tercatat telah melakukan hampir 30 kali penanganan kejadian di area hutan, lahan, maupun permukiman warga.

Data tersebut menjadi salah satu dasar bagi perusahaan untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan koordinasi dengan pemerintah daerah serta instansi terkait.

PT Vale juga menyiagakan personel terlatih dan armada pemadam kebakaran yang dapat dikerahkan sesuai kebutuhan melalui mekanisme penanganan keadaan darurat.

Baca Juga : PT Vale Kirim Bantuan Kebutuhan Pokok dan Obat-obatan untuk Korban Bencana NTT

Namun, kesiapan personel dan peralatan bukan satu-satunya fokus. PT Vale menempatkan pencegahan sebagai prioritas melalui penguatan sistem komunikasi, pemetaan wilayah rawan, peningkatan kapasitas para pihak, pemantauan lapangan, serta evaluasi berkala terhadap efektivitas mitigasi.

Upaya tersebut tidak hanya dilakukan di IGP Pomalaa. PT Vale menerapkan mitigasi dan kesiapsiagaan secara paralel di seluruh wilayah konsesi dan PPKH perusahaan.

Pelaksanaannya mencakup identifikasi serta pemetaan area rawan kebakaran, pemantauan kondisi lapangan, kesiapan personel dan sarana tanggap darurat, penguatan prosedur pelaporan dan respons awal, serta koordinasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat.

Pendekatan tersebut juga mempertimbangkan kondisi cuaca, tutupan lahan, kedekatan wilayah operasional dengan permukiman, serta aktivitas masyarakat yang berpotensi memengaruhi risiko kebakaran.

PT Vale menilai pengendalian Karhutla membutuhkan keterlibatan berkelanjutan dari berbagai pihak.

Pemerintah berperan dalam kebijakan dan koordinasi penanggulangan, masyarakat berperan dalam pencegahan serta pelaporan awal, sementara perusahaan dapat mendukung melalui sumber daya, kompetensi, edukasi, pemantauan, dan kesiapan tanggap darurat.

Melalui penguatan mitigasi di Kolaka dan wilayah operasional lainnya, PT Vale menargetkan peningkatan kesiapsiagaan para pemangku kepentingan sekaligus menekan risiko kebakaran hutan dan lahan.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan menjalankan kegiatan pertambangan secara bertanggung jawab dengan tetap memperhatikan perlindungan lingkungan, keselamatan masyarakat, dan keberlanjutan kegiatan operasional.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar03 September 2026 21:15
Logo HUT ke-419 Makassar Disayembarakan, Desainer Lokal Adu Gagasan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, melalui Dinas Pariwisata kembali menggandeng Asosiasi Desainer Grafis Indonesia (A...
News03 September 2026 20:34
Akses Sulit hingga Puskesmas Terdampak, Tim EMT Makassar Tangani 138 Warga di Ende
SULSSATU.com, ENDE – Tim Emergency Medical Team (EMT) Komposit dari Kota Makassar terus memperkuat pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak...
Makassar03 September 2026 20:05
PDAM Makassar Gelar Peringatan Maulid Nabi, Plt Dirut Andi Syahrum Tekankan Keteladanan dan Kedisiplinan Pegawai
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Perumda Air Minum Kota Makassar menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Aula Tirta Dharma Perumda Air Minum ...
Makassar03 September 2026 19:59
Jembatan Kembar Barombong Mau Dibangun Pemkot Makassar, Tapi Tiga Bidang Lahannya Masih Bersengketa
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar terus melakukan upaya mempercepat proses pembebasan lahan untuk pembangunan Jembata...