Logo Sulselsatu

Siapa Ali Kamri Nawir? Rekam Jejak Sutradara di Balik Gurita Mafia Lahan Hutan Lindung Sulawesi

Redaksi
Redaksi

Jumat, 04 September 2026 10:29

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com – Ali Kamri Nawir dengan akronim AKN merupakan pentolan APL Loeha Raya yang piawai memainkan peran ganda demi mengamankan gurita bisnis ilegal di kawasan hutan lindung Sulawesi.

Pria yang mengeklaim mengecap pendidikan di Universitas Tomakaka Mamuju ini sengaja menancapkan pengaruhnya secara lintas batas, mulai dari Ranteangin di Sulawesi Tenggara, merambah ke Sulawesi Barat, hingga akhirnya bersarang di Towuti dan Loeha Raya, Sulawesi Selatan. Penjelajahan geografis dan organisasional ini bukan tanpa tujuan.

Rekam jejaknya menunjukkan keterlibatan yang sengaja dirancang dalam organisasi mentereng seperti Gerakan Nasional Pemberantasan Korupsi (GN-PK) Sulawesi Barat serta LSM Peduli Bangsa.

Baca Juga : Penyidik Kantongi Dalang Sindikat Penjual Lahan Negara, Gakkum Bidik Pentolan APL Loeha Raya

Publik harus menyadari bahwa penyematan atribut anti-korupsi dan label pembela bangsa ini bukanlah bentuk pengabdian tulus, melainkan sebuah strategi manipulatif atau tameng hukum untuk menakut-nakuti serta menekan aparat penegak hukum di lapangan.

Dengan membawa nama lembaga swadaya masyarakat dan jargon transparansi, ia membangun benteng imunitas seolah-olah dirinya adalah pejuang keadilan, padahal fungsi sebenarnya adalah sebagai dirigen utama yang melegitimasi pembabatan hijau hutan negara demi keuntungan kelompoknya.

Di wilayah Loeha Raya, permainan manipulasi Ali Kamri mencapai puncaknya melalui komodifikasi tanaman lada. Ia dengan cerdik memanfaatkan komoditas merica sebagai sandera sosial untuk melawan negara dan memicu sentimen publik.

Baca Juga : Perambahan Ilegal Tanamalia Dekati 5 Ribu Hektare, Naik Hampir Dua Kali Lipat

Modus operandinya sangat terstruktur, yakni dengan mengubah status para pelaku perambahan hutan liar secara sepihak menjadi seolah-olah petani tertindas yang sedang mempertahankan ruang hidup.

Padahal, apa yang diputihkan oleh Ali Kamri adalah aksi pendudukan lahan secara ilegal dalam skala masif.

Kepanikan moral yang ia tebar di media dengan menuduh aparat menerima sogokan hanyalah taktik usang pengalihan isu agar publik abai terhadap fakta bahwa ia memimpin sebuah konsesi ilegal berkedok asosiasi petani.

Baca Juga : KPH Larona Tempuh Jalur Hukum Hadapi Mafia Perambahan Berkedok APL

Blunder terbesarnya yang secara terbuka mengakui bahwa aktivitas pembalakan dan penanaman lada di kawasan hutan lindung tersebut telah menggurita selama puluhan tahun, justru mengonfirmasi bahwa gerakan yang ia pimpin adalah bentuk kejahatan kehutanan yang terorganisasi dan dipelihara secara sadar.

Topeng pembela rakyat kecil ini sepenuhnya runtuh ketika melihat bagaimana kelompok yang berada di bawah kendalinya beroperasi di lapangan.

Mereka tidak ragu menerapkan aksi premanisme, melakukan intimidasi verbal maupun fisik, hingga menghadang patroli resmi Balai Gakkum Kehutanan Wilayah Sulawesi.

Baca Juga : Kedok APL Mulai Terbongkar, Gakkum Buru Jaringan Mafia Perambahan Hutan Lindung Loeha

Tindakan destruktif ini membuktikan bahwa gerakan Asosiasi Petani Lada (APL) Loeha Raya di bawah komando Ali Kamri bukan lagi menyuarakan aspirasi petani kecil, melainkan sebuah perlawanan terstruktur dari sindikat mafia tanah yang menolak tunduk pada kedaulatan hukum negara.

Dengan rekam digital yang membentang dari Mamuju hingga Towuti, kini jelas bagi publik bahwa Ali Kamri Nawir adalah aktor intelektual yang menunggangi hajat hidup masyarakat bawah demi memuluskan agenda perusakan lingkungan hidup secara struktural dan sistematis di tanah Sulawesi.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Bisnis04 September 2026 12:02
Haka Auto Perkuat Layanan Pelanggan di Hari Pelanggan Nasional 2026
Haka Auto menegaskan komitmennya untuk semakin dekat dengan pelanggan dan meningkatkan kualitas pelayanan dalam momentum Hari Pelanggan Nasional 2026 ...
Bisnis04 September 2026 10:53
Hari Pelanggan Nasional, Yamaha Siapkan Promo dan Hadiah untuk Konsumen
Yamaha menghadirkan sejumlah promo dan kegiatan spesial bagi konsumen dalam rangka memperingati Hari Pelanggan Nasional yang jatuh setiap 4 September ...
Makassar03 September 2026 21:15
Logo HUT ke-419 Makassar Disayembarakan, Desainer Lokal Adu Gagasan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, melalui Dinas Pariwisata kembali menggandeng Asosiasi Desainer Grafis Indonesia (A...
News03 September 2026 20:34
Akses Sulit hingga Puskesmas Terdampak, Tim EMT Makassar Tangani 138 Warga di Ende
SULSSATU.com, ENDE – Tim Emergency Medical Team (EMT) Komposit dari Kota Makassar terus memperkuat pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak...