SULSELSATU.com, MALILI – DPRD Luwu Timur melakukan monitoring di Kecamatan Wotu dan Burau untuk menyerap aspirasi masyarakat terkait pembahasan Perubahan APBD 2026.
Monitoring berlangsung selama tiga hari, mulai 1 hingga 3 September 2026. Agenda meliputi pertemuan dengan pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan tokoh masyarakat serta peninjauan langsung sejumlah lokasi.
Berbagai persoalan seperti infrastruktur, fasilitas publik, dan pelayanan masyarakat menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut.
DPRD juga melakukan verifikasi lapangan untuk memastikan kebutuhan masyarakat menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan anggaran.
“Kami berkomitmen penuh memastikan agar lembar aspirasi yang disuarakan oleh masyarakat Wotu dan Burau tidak berhenti sebagai catatan formalitas pertemuan semata. Seluruh temuan fisik dan masukan warga di lapangan ini akan diperjuangkan secara ketat agar masuk dalam skema prioritas kebijakan anggaran daerah,” tegas Sukman Sadike delegasi anggota dewan Dapil III di sela-sela monitoring.
Hasil monitoring selanjutnya akan menjadi bahan pembahasan DPRD dalam penyusunan Perubahan APBD 2026 agar anggaran lebih tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News






Komentar