Logo Sulselsatu

PT Vale Terapkan Teknologi Digital di Tambang Morowali

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Selasa, 22 September 2026 21:58

Perwakilan PT Vale yang hadir jadi pembicara dalam ajang Jambore Pertambangan. Foto: Istimewa.
Perwakilan PT Vale yang hadir jadi pembicara dalam ajang Jambore Pertambangan. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, PALU – PT Vale Indonesia Tbk menerapkan teknologi digital dan praktik pertambangan berkelanjutan dalam operasionalnya di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.

Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan akurasi pekerjaan, efisiensi operasional, keselamatan kerja, serta mendukung pengelolaan sumber daya mineral yang bertanggung jawab.

Penerapan tersebut dipaparkan dalam Jambore Pertambangan dan Forum Kepala Teknik Tambang (FKTT) Sulawesi Tengah 2026 di Palu, 22–23 September 2026.

Baca Juga : Sepekan Tak Bekerja Akibat Akses Diblokade, Karyawan Awak Mas Turun Demo

Forum bertema “Pertambangan Ramah Lingkungan untuk Generasi Mendatang dan Peradaban Berkelanjutan” ini menjadi ruang berbagi praktik antara pemerintah, industri, akademisi, dan pemangku kepentingan lainnya.

Senior Manager Bahodopi Operations PT Vale Sarjan Soleman mengatakan, pertambangan berkelanjutan tidak hanya berkaitan dengan pengelolaan sumber daya mineral, tetapi juga mencakup keselamatan pekerja, perlindungan lingkungan, dan manfaat bagi masyarakat.

“Bagi PT Vale, pertambangan berkelanjutan bukan hanya mengenai bagaimana kami mengelola sumber daya mineral, tetapi juga bagaimana memastikan setiap kegiatan dijalankan secara bertanggung jawab dengan memperhatikan keselamatan, lingkungan, masyarakat, dan kepentingan generasi mendatang,” ujar Sarjan.

Baca Juga : PT Vale Indonesia Dorong Ekonomi Lokal Lewat Koperasi dan UMKM

Di Kabupaten Morowali, PT Vale memasuki tahap produksi pada 2025 setelah menjalankan persiapan dan pembangunan infrastruktur sejak 2023.

Dalam operasionalnya, perusahaan menerapkan prinsip good mining practices yang meliputi keselamatan dan kesehatan kerja, tata kelola operasional, konservasi sumber daya, reklamasi dan rehabilitasi lahan, pengelolaan keanekaragaman hayati, serta pemberdayaan masyarakat.

Salah satu teknologi yang diterapkan PT Vale di wilayah operasional Bungku Timur, Morowali, adalah Minerva, sebuah Mine Management System yang memungkinkan aktivitas dan peralatan tambang dipantau secara real time.

Baca Juga : PT Vale Dukung 127 UMKM di Luwu Timur, 74 Tembus Pasar Ritel

Sistem tersebut digunakan untuk memantau pergerakan alat, aktivitas penambangan, hingga kondisi jalan tambang. Informasi yang tersedia membantu perusahaan memahami kondisi aktual di lapangan dan mengambil keputusan berdasarkan data.

“Minerva kami terapkan agar peralatan untuk kegiatan konstruksi maupun penambangan dapat dipantau secara terintegrasi. Informasi tersebut membantu kami melihat kondisi aktual di lapangan dan mengambil keputusan berbasis data,” jelas Sarjan.

Selain Minerva, PT Vale menggunakan sistem high precision pada ekskavator untuk membantu operator melakukan penggalian berdasarkan desain dan parameter teknis yang telah ditentukan.

Baca Juga : Tidak Semua Menolak, Arpa Jaska: Mayoritas Warga Dukung Jalur Pipa Minyak PT Vale

Teknologi ini meningkatkan akurasi pekerjaan, mengurangi ketergantungan pada patok survei konvensional, serta mendukung konservasi sumber daya mineral.

Digitalisasi tersebut menjadi bagian dari sistem pengelolaan tambang yang menghubungkan produktivitas dengan keselamatan, efisiensi, dan pengelolaan dampak lingkungan.

Sarjan menambahkan, penerapan teknologi perlu berjalan beriringan dengan kolaborasi bersama pemerintah daerah, masyarakat, karyawan, mitra kerja, dan pemangku kepentingan lainnya.

Baca Juga : PT Vale Indonesia Tekankan Kepemimpinan Berdampak di Makassar Leadership Summit 2026

“Sejalan dengan tujuan Perseroan, di Morowali kami hadir untuk meningkatkan kualitas hidup dan membangun masa depan yang lebih baik, bersama. Tujuan tersebut membutuhkan keterlibatan dan kerja sama yang konsisten dari seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya.

Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Reny A. Lamadjido menekankan, pentingnya menyelaraskan pertumbuhan industri pertambangan dengan penerapan standar dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Ia menilai pengembangan fasilitas pengolahan High Pressure Acid Leach (HPAL) di Sambalagi, Morowali, telah dirancang dengan memperhatikan standar yang berlaku.

“Salah satu contoh penerapan industri yang bagus ada di Sambalagi, Morowali, melalui pengembangan pabrik HPAL. Menurut saya, itu sudah bagus sekali karena dirancang sesuai dengan standar yang ada. Harapannya, hal seperti ini dapat terus dipertahankan,” ujar Reny.

Menurutnya, perkembangan industri pertambangan harus berjalan seiring dengan kemajuan wilayah dan masyarakat di sekitarnya. Keberadaan industri diharapkan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat, bukan hanya mendorong pertumbuhan kegiatan usaha.

“Kita senang ada tambang, tetapi harus sejalan dan berkembang bersama masyarakat di dalamnya. Yang paling penting adalah bagaimana kegiatan tersebut dapat berjalan secara berkesinambungan,” lanjutnya.

Jambore pertambangan dan FKTT Sulawesi Tengah 2026 turut membahas kepemimpinan pertambangan, keselamatan kerja, efisiensi operasional, pengelolaan lingkungan, aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG), serta mitigasi dampak kegiatan pertambangan.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Workshop Pertambangan dan Geologi di Universitas Tadulako pada 23 September 2026.

“Melalui forum seperti ini, kita dapat saling belajar dan memperkuat praktik yang mendukung pertambangan yang aman, bertanggung jawab, serta memberikan manfaat jangka panjang,” kata Sarjan.

Melalui penerapan teknologi dan pertukaran pengetahuan di forum industri, PT Vale memperkuat kontribusinya bersama MIND ID dalam mendorong kemajuan industri pertambangan nasional.

Integrasi teknologi, keselamatan, pengelolaan lingkungan, dan kolaborasi menjadi landasan perusahaan untuk menciptakan nilai bersama bagi masyarakat dan generasi mendatang.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Metropolitan15 Oktober 2026 18:46
Korban Kebakaran Tallo Terima Bantuan, Rudianto Lallo Saluran Ratusan Juta Rupiah
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota Komisi III DPR RI, Rudianto Lallo, menyalurkan bantuan tunai kepada warga korban kebakaran di Jalan Teuku Uma...
News15 Oktober 2026 18:02
Orasi di DPRD Luwu, Maddika Ponrang Bantah Penerbitan SKTA
Maddika Ponrang mewakili Kedatuan Luwu turun langsung dalam aksi unjuk rasa Aliansi Masyarakat Luwu Menggugat di depan Kantor DPRD Kabupaten Luwu, Kam...
Bisnis15 Oktober 2026 17:14
Pelabuhan Parepare Layani 741 Ribu Penumpang, Naik 18 Persen September 2026
Pelabuhan Parepare mencatat pertumbuhan kinerja operasional hingga September 2026. Arus penumpang mencapai 741.759 orang atau meningkat 18 persen diba...
Nasional15 Oktober 2026 16:06
Astra Motor Ambon Bagikan Masker Gratis Merespon Kabut Asap di Sejumlah Wilayah
Astra Motor Ambon membagikan masker gratis kepada masyarakat di tengah kondisi kabut asap melalui aksi sosial bertajuk “Astra Motor Peduli: Bersama ...