SULSELSATU.com, JENEPONTO – Pemadaman listrik masih berlangsung di sejumlah wilayah Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Jumat (25/9/2026).
Pemadaman tersebut merupakan bagian dari pengaturan beban listrik yang dilakukan PT PLN (Persero) ULP Jeneponto akibat adanya pemeliharaan instalasi ketenagalistrikan.
Berdasarkan pengumuman PLN ULP Jeneponto, pemadaman dilakukan secara bertahap di sejumlah wilayah dengan jadwal berbeda.
Pada pukul 12.00–16.00 WITA, pemadaman meliputi Desa Jombe, Sapanang, Bontoa, Empoang Utara, sebagian Balang Toa, Kayuloe Barat, Tanjonga, Mangeppong dan Kampung Munte.
Selanjutnya, pukul 13.30–17.30 WITA, pemadaman dijadwalkan terjadi di Kecamatan Arungkeke seluruh desa dan kelurahan, Kelurahan Sidenre, Kelurahan Empoang Selatan, Monro-monro, Pabiringang, Biringkassi serta sebagian Panaikang.
Sementara pada pukul 17.00–20.00 WITA, wilayah terdampak meliputi Kecamatan Rumbia, Kecamatan Biringbulu, Bungung Loe, Paitana, Bontomatene, Langkura, Tolo Barat, Kelurahan Tolo, Tolo Utara dan sekitarnya.
Kemudian pada pukul 18.00–21.00 WITA, pemadaman dijadwalkan terjadi di Kecamatan Tarowang seluruh desa dan kelurahan, Desa Bungeng, sebagian Desa Togo, Kelurahan Tolo Selatan, Tolo Timur, Desa Gantarang, Desa Bontolebang, Desa Tombolo, Desa Samatarang serta sebagian Desa Bontonompo.
Hingga Jumat siang, pemadaman masih dirasakan sejumlah warga di wilayah yang masuk dalam jadwal pengaturan beban tersebut. Kondisi ini mulai dikeluhkan warga karena mengganggu aktivitas masyarakat, termasuk pekerjaan rumah tangga dan usaha yang bergantung pada pasokan listrik.
“Kenapa belum berakhir ini mati lampu, ada apa dengan PLN. Kami sebagai usaha rental Playstation dirugikan, karena PS sementara beroperasi tiba tiba listrik mati,”ujar salah satu warga Jeneponto, Ramlah.
PLN dalam pengumumannya menyebut jadwal pemadaman tersebut merupakan estimasi awal. Waktu maupun durasi pemadaman dapat mengalami penyesuaian karena sistem kelistrikan Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel) masih dalam tahap transisi pemulihan.
PLN menyatakan pengaturan beban dilakukan untuk menjaga kestabilan sistem kelistrikan sekaligus memastikan keselamatan petugas yang bekerja di lapangan.
Masyarakat yang mengalami gangguan atau ingin menyampaikan pengaduan dapat mengakses aplikasi PLN Mobile atau menghubungi Contact Center PLN 123.
Hingga berita ini ditulis, pemadaman di sejumlah wilayah Jeneponto masih berlangsung sesuai tahapan pengaturan beban yang diumumkan PLN.
Penulis Dedi
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar