Logo Sulselsatu

PINTU Perkenalkan VIP Private dan Perluas Akses Aset Tokenisasi

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Jumat, 25 September 2026 23:21

PINTU Perkenalkan VIP Private dan Perluas Akses Aset Tokenisasi. Foto: Istimewa.
PINTU Perkenalkan VIP Private dan Perluas Akses Aset Tokenisasi. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, JAKARTA – PT Pintu Kemana Saja (PINTU) memperkenalkan layanan Pintu VIP Private sekaligus memperluas akses investor Indonesia terhadap aset dunia nyata yang ditokenisasi (tokenized real-world assets/RWA) melalui kolaborasi dengan Ondo Finance.

Layanan dan kolaborasi tersebut dipaparkan dalam Pintu VIP Private Media Gathering yang digelar di Veranda, Pakubuwono, Jakarta Selatan, Jumat (18/9/2026).

Dalam acara tersebut, Pintu menjelaskan perkembangan segmen trader premium di Indonesia melalui Pintu VIP Private serta strategi pengembangan aset tokenisasi bersama Ondo Finance.

Baca Juga : OJK Sanksi Pelaku Pasar Modal, Denda Rp327 Miliar

Hadir dalam kegiatan tersebut Presiden Direktur PINTU Andy Putra dan Senior Director Asia Pacific Ondo Finance Rania Rahardja.

Presiden Direktur PINTU Andy Putra mengatakan, kebutuhan trader premium di Indonesia terus berkembang seiring dengan semakin matangnya ekosistem aset crypto.

“Mereka tidak hanya mencari return, tetapi juga membutuhkan layanan yang personal, respons cepat, serta kepastian bahwa aset yang mereka kelola berada dalam ekosistem yang aman, patuh, dan terlindungi,” ujar Andy.

Baca Juga : BI Sulsel Dorong Lima Proyek Investasi Unggulan Lewat SSIC 2026

Berdasarkan data internal PINTU sepanjang paruh pertama 2026, pengguna VIP menyumbang lebih dari 40 persen volume trading di platform. Kontribusinya mencakup lebih dari 40 persen total volume trading spot dan lebih dari 30 persen volume trading futures.

Kontribusi pengguna VIP pada lini Pintu Futures juga meningkat. Pangsa volume trading dari pengguna VIP tercatat naik dari lebih dari 20 persen pada Februari 2026 menjadi lebih dari 35 persen pada Mei 2026.

VIP Private ditujukan bagi nasabah dengan volume trading dan aset kelolaan dalam jumlah tertentu yang memenuhi kualifikasi internal PINTU. Nasabah dengan status setara atau status match dari platform aset crypto lain juga dapat dipertimbangkan untuk masuk ke dalam program tersebut.

Baca Juga : Investor Pasar Modal di Sulsel Capai 766.125 SID, Tumbuh 79,28 Persen

Keanggotaan VIP Private dilengkapi layanan personal, antara lain relationship manager pribadi, promo eksklusif, serta dukungan prioritas dalam setiap transaksi.

Selain layanan premium, PINTU juga memperkuat kolaborasi dengan Ondo Finance untuk memperluas pilihan aset tertokenisasi dan RWA bagi investor Indonesia.

Andy menjelaskan, kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya PINTU memperluas pilihan investasi digital yang dapat diakses masyarakat.

Baca Juga : PINTU Luncurkan Futures Lite, Sasar Trader Pemula

“RWA membuka jalan bagi investor Indonesia untuk memiliki eksposur terhadap aset-aset kelas dunia, mulai dari saham global, indeks, hingga komoditas yang bisa didapat secara fractional dan terjangkau, tanpa harus keluar dari ekosistem yang teregulasi. Ini sejalan dengan komitmen kami untuk terus memperluas pilihan investasi digital yang relevan dengan kebutuhan investor modern di Indonesia,” tambah Andy.

PINTU tercatat mulai mencantumkan aset tertokenisasi Ondo sejak Desember 2025, dengan empat token pada tahap awal. Jumlah tersebut kini berkembang menjadi hampir 50 token.

Andy mengatakan PINTU menargetkan daftar aset tertokenisasi Ondo dapat berkembang hingga ratusan aset pada 2026.

Baca Juga : Pegadaian Hadirkan ATM Emas di Makassar, Cetak Emas Fisik dalam 3 Menit

“PINTU menargetkan dengan kolaborasi bersama Ondo Finance ini akan membuka daftar aset tertokenisasi Ondo hingga ratusan aset di tahun 2026 ini. Komitmen ini adalah bagian dari visi jangka panjang PINTU membangun marketplace saham tertokenisasi dan RWA yang komprehensif bagi investor Indonesia,” ujar Andy.

Aset yang dihadirkan mencakup saham global seperti Apple dan NVIDIA, exchange-traded fund (ETF) dan indeks seperti S&P 500 dan NASDAQ, komoditas seperti emas dan perak, serta stablecoin.

Aset tersebut dapat diakses melalui satu aplikasi dan didenominasikan dalam Rupiah. Berdasarkan informasi dalam rilis, investor dapat memiliki aset secara fractional mulai dari Rp11.000.

Aset tertokenisasi tersebut juga disebut dapat diperdagangkan selama 24 jam tanpa terikat jam bursa konvensional, dengan pajak final 0,21 persen atas penjualan tanpa biaya transaksi tersembunyi. Rilis menyebut seluruh aset tertokenisasi tersebut berada di bawah pengawasan OJK.

Senior Director Asia Pacific Ondo Finance Rania Rahardja mengatakan potensi tokenized real-world assets secara global terus berkembang, termasuk di Indonesia.

“Melalui kolaborasi dengan PINTU, kami menghadirkan saham dan ETF global secara onchain dengan aksesibilitas, likuiditas, dan transparansi yang lebih baik, sehingga memberikan investor Indonesia cara yang lebih sederhana untuk mengakses pasar global melalui platform yang tepercaya dan teregulasi,” ujar Rania.

Dalam rilis tersebut disebutkan, nilai aset RWA on-chain di luar stablecoin secara global tumbuh sekitar empat kali lipat dalam setahun terakhir, mencapai kisaran USD25 miliar hingga USD35 miliar.

Pertumbuhan tersebut disebut didorong masuknya sejumlah institusi keuangan global, seperti BlackRock dan Franklin Templeton.

Andy menegaskan, PINTU akan terus memperluas kolaborasi untuk menghadirkan pilihan investasi yang relevan bagi masyarakat Indonesia, termasuk melalui layanan VIP Private dan aset tertokenisasi.

Namun, ia juga mengingatkan bahwa investasi aset crypto dan aset tertokenisasi memiliki risiko tinggi serta volatilitas yang signifikan.

“Namun kami tetap mengingatkan bahwa investasi aset crypto dan aset tertokenisasi memiliki risiko tinggi (high risk) serta volatilitas yang signifikan, sehingga calon investor perlu memahami profil risiko masing-masing sebelum mengambil keputusan investasi,” tutup Andy.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi25 September 2026 21:02
OJK Dorong Inklusi Keuangan Petani Rumput Laut Lewat e-Seaweed, 200 Petani Telah Terdaftar
Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) bersama International Labour Organization (ILO) dan sejum...
Bisnis25 September 2026 19:52
Kalla Aspal Perkuat Hubungan dengan Pelanggan di Hari Pelanggan Nasional 2026
Kalla Aspal memperingati Hari Pelanggan Nasional 2026 dengan mengunjungi beberapa pelanggan dan mitra khususnya di kota Manado, Sulawesi Utara, serta ...
Makassar25 September 2026 18:45
Yamaha GEAR ULTIMA Jadi Teman Piknik Keluarga di Makassar
Puluhan keluarga pengguna Yamaha GEAR ULTIMA berkumpul piknik bersama dalam acara ULTIMA FAMILY PICNIC di Makassar...
News25 September 2026 16:58
BPN Sultra Terbitkan SK Hak 47 Persil GITET 275 kV Kendari
Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Sulawesi Tenggara menerbitkan Surat Keputusan (SK) Hak untuk 47 persil lahan Gardu Induk Tegan...