SULSELSATU.com, MAKASSAR – Universitas Negeri Makassar (UNM) mewisuda 1.000 mahasiswa pada Wisuda Periode Oktober Tahun Akademik 2026/2027 di Pelataran Gedung Menara Pinisi UNM, Makassar, Rabu (14/10/2026).
Sebanyak 1.000 lulusan yang dikukuhkan berasal dari berbagai jenjang pendidikan. Adapun Rinciannya sebagai berikut, Program Doktor sebanyak 32 orang, Program Magister 109 orang, Program Sarjana 777 orang, Program Profesi Insinyur 38 orang, Sarjana Terapan 36 orang, dan Diploma Tiga delapan orang. Wisuda ini menjadi wisuda kedelapan UNM sepanjang 2026.
Dalam sambutannya, Plt Rektor UNM, Prof. Farida Patittingi, mendorong para lulusan terus mengembangkan kompetensi dan membawa nama baik almamater di tingkat nasional hingga internasional.
Prof Farida juga mengajak seluruh sivitas akademika untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi demi membawa UNM menjadi perguruan tinggi yang semakin unggul dan berprestasi.
Menurutnya, UNM memiliki potensi besar dalam bidang akademik, penelitian, inovasi, serta pengembangan sumber daya manusia.
“Saya mengajak kita semua untuk bersinergi dan berkolaborasi membawa UNM ke arah yang lebih baik. Dengan potensi besar yang dimiliki universitas ini, baik dari sisi akademik, penelitian, inovasi, maupun SDM yang unggul, kita dapat mencapai prestasi yang lebih gemilang di masa depan,” ujar Farida.
Lebih lanjut, Dia mengatakan, penguatan kolaborasi menjadi salah satu langkah penting untuk memperluas kontribusi UNM, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga internasional.
Karena itu, pihaknya berkomitmen bekerja bersama seluruh unsur universitas untuk mewujudkan berbagai harapan dan target pengembangan institusi.
Prof Farida juga menyinggung upaya UNM dalam membuka ruang bagi riset kolaboratif internasional. Menurutnya, kebijakan tersebut menjadi langkah awal untuk memperluas jangkauan universitas menuju level global.“Ini akan menjadi langkah-langkah awal untuk membawa UNM ke level global yang semakin luas,” katanya.
Di hadapan para wisudawan, Farida turut menitipkan harapan kepada Ikatan Alumni Universitas Negeri Makassar agar membina para lulusan baru sesuai bidang ilmu masing-masing. Dia menilai, hubungan yang kuat antara alumni dan almamater penting untuk membangun jejaring serta membuka peluang bagi lulusan dalam mengembangkan karier.
Farida menyebut UNM memiliki sekitar 180.000 alumni yang telah berkiprah di berbagai sektor, mulai dari pemerintahan hingga dunia usaha. Menurutnya, keberhasilan para alumni tersebut dapat menjadi modal bagi lulusan baru untuk mengembangkan diri dan berkontribusi di tengah masyarakat.
“Dari sekitar 180.000 alumni Universitas Negeri Makassar, banyak yang telah sukses di luar sana, baik di pemerintahan, dunia usaha, maupun bidang lainnya,” tuturnya.
Selain itu, Farida menyampaikan apresiasi kepada orang tua, keluarga, dan para pendamping wisudawan yang selama ini memberikan dukungan hingga mahasiswa menyelesaikan pendidikan. Dia juga mengapresiasi dukungan pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan terhadap pengembangan UNM.
Menurutnya, kemajuan perguruan tinggi tidak dapat dicapai hanya melalui upaya internal kampus. Dukungan berbagai pihak diperlukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan menghadirkan layanan terbaik bagi masyarakat.
Farida kemudian mendorong para lulusan untuk tidak berhenti belajar setelah menyelesaikan pendidikan sarjana. Dia bahkan mengajak para alumni melanjutkan studi ke jenjang magister, termasuk membuka kesempatan belajar di perguruan tinggi lain untuk memperluas wawasan dan pengalaman akademik.
“Kalau nanti sudah melangkahkan kaki meninggalkan kampus tercinta ini, yang S1 ayo kembali lagi S2. Tetapi kalau bisa S2-nya di luar sana lebih bagus. Kami dukung, kami support, dan kami berikan rekomendasi,” ujarnya.
Dia juga mengingatkan para lulusan agar senantiasa menjaga nama baik almamater dan menumbuhkan kebanggaan sebagai bagian dari keluarga besar UNM. Para alumni diharapkan memiliki daya juang kuat dalam menghadapi tantangan setelah memasuki dunia kerja maupun kehidupan bermasyarakat.
Farida menegaskan, semangat pantang menyerah harus terus dipegang oleh setiap lulusan. Pesan tersebut sejalan dengan moto UNM, yakni “Tetap Jaya dalam Tantangan”, yang menjadi pengingat agar seluruh keluarga besar universitas tidak mudah menyerah dalam menghadapi berbagai hambatan.
“Tanamkanlah rasa memiliki serta pupuklah rasa bangga sebagai alumni Universitas Negeri Makassar. Bangunlah daya juang agar mampu menghadapi setiap tantangan yang mungkin ada nanti dalam kehidupan kalian,” pungkasnya.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News






Komentar