Logo Sulselsatu

Berebut Ketua Golkar Jeneponto dan Pinrang, Siapa Paling Berpeluang?

ridwan ridwan
ridwan ridwan

Jumat, 30 Oktober 2026 14:17

ilustrasi. (int)
ilustrasi. (int)

SUSELSATU.com, MAKASSAR – Perebutan kursi Ketua DPD II Partai Golkar disejumlah kabupaten di Sulsel mulai hangat diperbincangkan.

Di Kabupaten Jeneponto, ada dua nama kandidat yang mencuat menakhodai partai berlambang pohon beringin tersebut. Mereka yakni Wakil Bupati Jeneponto, Islam Iskandar Karaeng Tumpu berhadapan dengan Alamsyah Mahadi Kulle (AMK) Karaeng Sewang, mantan Ketua KONI Jeneponto.

Keduanya memiliki modal berbeda. Islam Iskandar berada di lingkaran pemerintahan, sementara AMK disebut memiliki dukungan dari DPD I Golkar Sulawesi Selatan.

AMK alias Karaeng Sewang menawarkan visi penguatan organisasi sebagai modal untuk memimpin Golkar Jeneponto. Setelah menuntaskan pengabdiannya sebagai Ketua KONI Jeneponto dan memastikan telah berlangsungnya musyawarah organisasi tersebut, ia ingin melanjutkan pengabdian melalui Partai Golkar.

“Pengabdian sebagai Ketua KONI sudah selesai dan alhamdulillah sudah melaksanakan musyawarah, dan sudah ada ketua KONI baru,” ungkapnya.

Karaeng Sewang menilai, Golkar Jeneponto membutuhkan kepemimpinan yang mampu menyatukan kader, menggerakkan struktur organisasi, dan mengarahkan kekuatan politik untuk kepentingan masyarakat.

“Bismillahirrahmanirrahim. Partai Golkar Kabupaten Jeneponto membutuhkan kepemimpinan yang mampu menyatukan kekuatan, menggerakkan organisasi, dan mengembalikan seluruh energi politik partai untuk kepentingan rakyat,” ujarnya.

Baginya, Musda bukan sekadar forum untuk memilih ketua. Momentum tersebut harus menjadi titik awal pembenahan organisasi sekaligus menentukan arah masa depan Golkar Jeneponto.

Ia menginginkan struktur partai yang tidak hanya lengkap secara administratif, tetapi juga aktif bekerja hingga tingkat desa dan kelurahan.

Jika mendapat amanah memimpin DPD II Golkar Jeneponto, Karaeng Sewang berkomitmen menjadikan partai sebagai rumah besar seluruh kader, termasuk ruang pengabdian bagi generasi muda.

Ia juga menegaskan tidak boleh ada kader yang merasa ditinggalkan dan tidak boleh ada struktur organisasi yang hanya hidup di atas kertas.

Baginya, kerja politik harus terus berjalan meski pemilu telah usai. Golkar harus hadir di tengah masyarakat melalui program dan perjuangan yang dapat dirasakan langsung manfaatnya.

“Solid Mengakar, Bergerak Berkarya, Menang Bersama Rakyat,” menjadi semangat yang ingin dibawanya untuk membangun Golkar Jeneponto.

Sementara itu, Panitia Musyawarah Daerah (Musda) XI Golkar Pinrang menetapkan agenda pemilihan ketua baru berlangsung pada Selasa, 3 November 2026 di Desa Alitta, Kecamatan Mattiro Bulu.

Salah satu ketentuan yang menjadi perhatian dalam proses pencalonan adalah syarat dukungan minimal 30 persen dari total suara.

Artinya, setiap bakal calon ketua harus mengantongi sedikitnya enam surat rekomendasi dukungan dari total 18 suara yang tersedia.

Ketua Panitia Pengarah Musda Golkar Pinrang Amri Manangkasi mengatakan seluruh tahapan pencalonan hingga penetapan ketua akan dilaksanakan sesuai mekanisme organisasi.

Panitia berpedoman pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Golkar, Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) Nomor 02 Tahun 2025.

Serta Petunjuk Teknis (Juknis) Nomor 03 Tahun 2026 tentang penyelenggaraan musyawarah daerah tingkat kabupaten, kecamatan, dan desa/kelurahan.

“Musda ini bukan sekadar agenda pergantian kepemimpinan, tetapi menjadi momentum untuk melahirkan pemimpin yang mampu membawa organisasi semakin baik, memperkuat konsolidasi, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya di Kabupaten Pinrang,” ujar Amri dalam konferensi pers pada Kamis, 29 Oktober 2026.

Pengambilan formulir dibuka hingga 1 November, kemudian pendaftaran bakal calon berlangsung pada 2 November 2026. Sehari setelahnya, Musda digelar dengan agenda pemilihan dan penetapan ketua baru.

Amri menegaskan bahwa kader Golkar yang memenuhi persyaratan memiliki kesempatan mengikuti kontestasi internal tersebut.

Mekanisme dukungan minimal enam suara menjadi salah satu persyaratan yang harus dipenuhi bakal calon untuk melanjutkan proses pencalonan.

Selain memilih ketua, Musda juga akan menentukan arah kebijakan dan program kerja Golkar Pinrang ke depan.

Pembahasan tersebut dibagi dalam dua komisi. Komisi A membahas program kerja daerah dengan mempertimbangkan kebutuhan dan aspirasi masyarakat. Sementara Komisi B membahas rekomendasi partai sebagai landasan kebijakan dan langkah strategis organisasi.

“Harapannya, Musda ini menghasilkan keputusan yang tidak hanya memperkuat konsolidasi internal Partai Golkar, tetapi juga melahirkan program kerja dan rekomendasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat Pinrang,” katanya.

Musda Golkar Pinrang mengusung tema “Konsolidasi dan Regenerasi dalam Upaya Menciptakan Partai Golkar yang Inklusif, Kuat, dan Modern”.

Panitia membuka pengambilan formulir pencalonan di Gedung Golkar, lantai I, Sekretariat Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG). Informasi pendaftaran dapat diperoleh melalui Harun di nomor 085255734338. (*)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News30 Oktober 2026 14:38
Hadapi El Nino, LAZ Hadji Kalla Bantu Petani Kembangkan Usaha Alternatif
Lembaga Amil Zakat (LAZ) Hadji Kalla mendorong petani di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, mengembangkan sumber penghasilan alternatif untuk ...
Metropolitan30 Oktober 2026 14:30
Petugas Tewas Tertimpa Pohon Saat Padamkan Karhutla di Toraja Utara
SULSELSATU.com, TORAJA – Seorang petugas penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Toraja Utara, Padayya (45) meninggal dunia. Ia menge...
Sulsel30 Oktober 2026 14:23
Gaji ASN Parepare Terancam Molor
SULSELSATU.com, PAREPARE – Kabar buruk meninmpa Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kota Parepare. Gaji dan Tambahan Penghasilan Pega...
Politik30 Oktober 2026 08:15
Idrus Marham Tegaskan Golkar Tak Goyah Dukung Prabowo Meski Tiga Menterinya Dikritik
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Bidang Kebijakan Publik, Idrus Marham, menegaskan kritik yang disampaikan dari dal...