Logo Sulselsatu

Pendapatan Telkom Tembus Rp113,5 Triliun hingga Kuartal III 2026

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Senin, 02 November 2026 16:18

Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Telkom. Foto: Istimewa.
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Telkom. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, JAKARTA – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp113,5 triliun hingga kuartal III 2026.

Angka tersebut tumbuh 3,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, ditopang peningkatan bisnis data, internet, dan layanan teknologi informasi.

Berdasarkan laporan keuangan perusahaan, pendapatan Data, Internet & IT Services meningkat 8,3 persen secara tahunan atau year-on-year (YoY) menjadi Rp71,5 triliun.

Baca Juga : TelkomGroup Luncurkan Empat Teknologi Digital

Dari sisi profitabilitas, Telkom mencatatkan EBITDA sebesar Rp55,5 triliun, tumbuh 2 persen YoY dengan margin 48,9 persen. Sementara laba bersih tercatat Rp14,4 triliun dengan margin 12,7 persen.

Adapun laba bersih normalisasi mencapai Rp16,5 triliun atau meningkat 3,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Direktur Utama Telkom Nanang Hendarno mengatakan, perusahaan terus menjalankan transformasi melalui strategi TLKM 30 dengan fokus pada penguatan bisnis inti dan peningkatan fundamental perusahaan dalam jangka panjang.

Baca Juga : Telkom Siapkan Percepatan Buyback Saham Maksimal Rp4 Triliun

“Transformasi yang kami jalankan berfokus pada pertumbuhan sekaligus penguatan fundamental bisnis untuk jangka panjang. Kami melihat konsumsi masyarakat terhadap layanan data terus meningkat, seiring kebutuhan akan layanan digital yang semakin andal. Tren ini merupakan peluang bagi TelkomGroup untuk terus mengembangkan bisnis sekaligus meningkatkan nilai dari kapabilitas konektivitas dan infrastruktur yang dimiliki,” ujar Nanang.

Pada segmen B2C yang mencakup layanan seluler dan internet tetap, Telkom membukukan pendapatan Rp81,6 triliun atau tumbuh 3,5 persen YoY.

Telkomsel mencatatkan pertumbuhan pendapatan 1,8 persen menjadi Rp82,9 triliun. Kontribusi bisnis digital menjadi salah satu penopang dengan pendapatan Rp60,7 triliun, meningkat 7,7 persen YoY.

Baca Juga : Telkom Tuntaskan Penataan Portofolio 24 Anak Usaha, 26 Lainnya Berproses

Monetisasi layanan seluler juga menunjukkan perkembangan. Rata-rata pendapatan per pelanggan atau average revenue per user (ARPU) Telkomsel meningkat 7,1 persen menjadi Rp45.400. Sementara data yield tumbuh 6,5 persen YoY.

Di sisi layanan internet rumah, pendapatan IndiHome tercatat Rp19,1 triliun. Pada kuartal III 2026, jumlah pelanggan meningkat 1,2 persen dibandingkan kuartal sebelumnya menjadi 9,63 juta pelanggan. ARPU juga naik 3,2 persen secara kuartalan menjadi Rp217.700.

Segmen B2B Infrastructure mencatatkan pendapatan Rp7,1 triliun, tumbuh 5,5 persen YoY. Pertumbuhan didukung layanan pusat data, konektivitas, dan penyewaan infrastruktur TelkomGroup.

Baca Juga : Road to DTIIF 2026, Telkom Ungkap Kunci Adopsi AI Nasional

Anak usaha Telkom di bidang menara telekomunikasi, Mitratel, membukukan pendapatan bisnis menara dan FTTT sebesar Rp7,01 triliun atau tumbuh 1,8 persen YoY. Mitratel juga mencatatkan EBITDA Rp5,81 triliun dan laba bersih Rp1,55 triliun.

Sementara itu, NeutraDC mencatatkan pertumbuhan pendapatan 17 persen menjadi Rp1,39 triliun hingga September 2026. EBITDA perusahaan tersebut meningkat 35 persen dengan margin 40,9 persen.

Pertumbuhan NeutraDC didukung kontribusi pusat data di Singapura dan Cikarang, seiring meningkatnya kebutuhan pelanggan serta komputasi berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Baca Juga : RUPSLB Telkom Setujui Spin-Off InfraCo dan Tunjuk Direksi Baru

TelkomGroup menargetkan pengembangan kapasitas pusat data hingga 400 megawatt (MW), dengan aspirasi mencapai 1 gigawatt (GW) untuk mengantisipasi peningkatan permintaan pasar.

Segmen B2B ICT membukukan pendapatan Rp11,2 triliun atau meningkat 3,1 persen YoY. Usaha kecil dan menengah (UKM) menjadi salah satu pendorong pertumbuhan, dengan pendapatan meningkat 10,2 persen menjadi Rp3,3 triliun.

Pertumbuhan tersebut didukung peningkatan jumlah pelanggan Indibiz sebesar 10,9 persen menjadi 771.100 pelanggan. Bisnis konektivitas High-Speed Internet (HSI) Telkom Solution juga tumbuh 6,2 persen.

Adapun segmen internasional mencatatkan pendapatan Rp8,9 triliun, meningkat 5,8 persen YoY. Salah satu pendorongnya adalah pendapatan jaringan yang tumbuh 50,2 persen menjadi Rp1,37 triliun.

Telin sebagai bagian dari TelkomGroup terus memperluas konektivitas internasional melalui pengembangan jaringan kabel laut.

Salah satunya proyek ICE 1 yang telah mendarat di Batam pada Juli 2026, serta proyek INSICA yang ditargetkan siap beroperasi pada kuartal IV 2026.

Nanang mengatakan, pengembangan jaringan kabel laut dan hub Batam menjadi bagian dari upaya memperkuat infrastruktur digital Indonesia dalam ekosistem konektivitas regional dan global.

“Pertumbuhan bisnis konektivitas internasional, termasuk pengembangan jaringan kabel laut dan hub Batam, menjadi bagian dari upaya TelkomGroup memperkuat infrastruktur digital Indonesia. Kami ingin memastikan Indonesia tidak hanya menjadi pasar, tetapi juga memiliki peran strategis dalam ekosistem konektivitas regional dan global,” tambah Nanang.

Di tengah pertumbuhan bisnis, Telkom juga melanjutkan transformasi melalui strategi TLKM 30. Program ini memiliki empat pilar, yakni Operational & Service Excellence, Streamlining, Unlock Value, dan Modus-operandi Shift.

Hingga kuartal III 2026, Telkom telah menyelesaikan penataan 14 entitas yang terdiri dari divestasi tiga entitas, penutupan sembilan entitas, serta penggabungan dua entitas.

Perusahaan juga telah merampungkan pemisahan aset dan bisnis wholesale fiber connectivity ke InfraNexia pada 30 September 2026.

Melalui langkah tersebut, lebih dari 90 persen aset jaringan TelkomGroup dikonsolidasikan ke InfraNexia untuk dikembangkan melalui model bisnis carrier-neutral dan open-access.

Dari sisi investasi, TelkomGroup merealisasikan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp15,7 triliun. Rasio capex terhadap pendapatan mencapai 13,8 persen, dengan 94,3 persen alokasi diarahkan ke segmen B2C dan B2B Infrastructure.

Nanang menyebut penataan portofolio menjadi salah satu prioritas transformasi perusahaan tahun ini.

“Melalui TLKM 30, kami terus menjalankan transformasi di seluruh lini bisnis TelkomGroup, dengan streamlining sebagai prioritas utama tahun ini. Penataan portofolio dan penyelarasan peran antarentitas menjadi langkah penting untuk membawa TelkomGroup menjadi organisasi yang lebih lean, simple, dan agile, serta semakin fokus pada bisnis yang mampu menciptakan nilai tambah secara berkelanjutan bagi perusahaan dan seluruh pemangku kepentingan.”

Telkom menyatakan akan terus memperkuat kualitas layanan dan pengalaman pelanggan seiring pengembangan bisnis konektivitas serta infrastruktur digital.

“Kami optimistis dapat menutup 2026 dengan kinerja yang semakin solid dan prima. Sejalan dengan itu, TelkomGroup akan terus meningkatkan kualitas layanan dan menghadirkan customer experience terbaik, sehingga setiap inovasi dan kapabilitas yang kami kembangkan dapat memberikan manfaat secara maksimal bagi pelanggan dan masyarakat,” tutup Nanang.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar02 November 2026 16:52
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.300 Triliun, OJK Siapkan Strategi Penguatan
Industri keuangan syariah Indonesia terus menunjukkan perkembangan di tengah ketidakpastian ekonomi global....
Ekonomi02 November 2026 16:25
PLN Bantu 25 Perempuan Pesisir Paotere Kembangkan Usaha Kerajinan Sisik Ikan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi (UIP Sulawesi) membantu meningkatkan kapasitas usaha Kelompok Perempuan Pesisir Paotere melalui progr...
Hukum02 November 2026 16:07
Polda Sulsel Larang Personel dan Pegawai Isap Vape Cegah Penyalahgunaan Narkotika
SULSELSATU, MAKASSAR – Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) melarang seluruh personel kepolisian dan Pegawai Negeri pada Polri (PNPP), menggunakan ro...
Lifestyle02 November 2026 15:19
AHM Ajak Anak Muda Peduli Lingkungan Lewat Green Act Fest 2026
PT Astra Honda Motor (AHM) mengajak generasi muda menerapkan gaya hidup berkelanjutan melalui Green Act Fest (GAF) 2026 di Warkopolim, Bogor, Sabtu (3...