Logo Sulselsatu

Penutupan Survey Remedial, Ini Harapan Direktur RSUD Andi Jemma

Asrul
Asrul

Minggu, 30 Juni 2019 09:30

istimewa
istimewa
SULSELSATU.com, MASAMBA – Setelah dilakukan penilaian akreditasi seharian penuh di RSUD Andi Djemma Masamba, Survey Remedial Akreditasi Snars edisi I resmi ditutup oleh Direktur RSUD Andi Djemma Masamba, Hariadi.
Sebelum menutup kegiatan tersebut Direktur Hariadi menyampaikan bahwa satu sesi dari penilaian Survey Remedial Akreditasi Snars edisi I telah dilaksanakan dan banyak masukan yang diberikan.
“Saya kaget dengan masukan yang diberikan, karena masukan ini sangat memotivasi, masukan kali ini sangat mendalam. Semua yang disampaikan akan ditindaklanjuti,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa harus satu persepsi dan satu tujuan yakni mutu pelayanan dan keselamatan pasien.
“Kita berharap ke depan lebih dipacu lagi dan semua masukan akan dijadikan sebagai motivasi,” kata dia.
Editor: Kink Kusuma Rein

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Olahraga02 November 2026 19:04
Fazzio Youth Festival 2026 Berakhir, Ini Daftar Pemenangnya
Sejumlah sekolah di Makassar berhasil meraih gelar juara dalam Fazzio Youth Festival (FYF) 2026 yang digelar PT Suracojaya Abadimotor (SJAM) di GOR Un...
Makassar02 November 2026 16:52
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.300 Triliun, OJK Siapkan Strategi Penguatan
Industri keuangan syariah Indonesia terus menunjukkan perkembangan di tengah ketidakpastian ekonomi global....
Ekonomi02 November 2026 16:25
PLN Bantu 25 Perempuan Pesisir Paotere Kembangkan Usaha Kerajinan Sisik Ikan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi (UIP Sulawesi) membantu meningkatkan kapasitas usaha Kelompok Perempuan Pesisir Paotere melalui progr...
Bisnis02 November 2026 16:18
Pendapatan Telkom Tembus Rp113,5 Triliun hingga Kuartal III 2026
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp113,5 triliun hingga kuartal III 2026....