Logo Sulselsatu

Bupati Wajo Hadiri Sunatan Massal Lazizmu di Masjid Al-Muqarabin

Asrul
Asrul

Senin, 01 Juli 2019 18:11

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, WAJO – Peresmian Darul Quran Wal Huffa Al Mukarrabin PC Muhammadiyah Sabbangparu Kabupaten Wajo dirangkaikan dengan acara Sunatan Massal oleh Lazismu Kabupaten Wajo di Masjid Al Muqarabin Desa Pasaka, 1 Juli 2019.

Dalam kunjungannya Bupati Wajo Dr. H. Amran Mahmud, S.Sos., M.Si. didampingi oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Wajo Hj. Sitti Maryam, S.Sos., M.Si. menyaksikan langsung prosesi sunatan massal yang dimotori oleh Lazismu Kabupaten Wajo, dimana anak anak yang di sunnat, diantar langsung oleh orang tuanya dengan segala tingkah polosnya.

Dalam laporan ketua panitia penyelenggara kegiatan peresmian Tahfisz Quran hari ini mengatakan bahwa, dengan membangun pesantren untuk mendapatkan Ridho Allah dimana dirangkaikan dengan sunatan massal.

Baca Juga : PT Vale Gelar Sunatan Massal, Wujudkan Generasi Sehat Luwu Timur

“Dengan kondisi sesederhana ini akan kami maksimalkan, dan anak anak di pondokkan sementara waktu dan akan ditempatkan di rumah rumah penduduk sekitar Masjid, dan ada tanah wakaf di samping masjid yang siap untuk dibangun,” ungkapnya.

Dan dilanjutkan dengan sambutan Drs. Muhammad Haedar Pimpinan Daerah Muhammadia Kabupaten Wajo mengucapkan selamat datang kepada calon Hafidz ditempat baru di Masjid Al Muqarabin Sabbangparu.

“Kami bersama warga Sabbangparu beserta Pemerintah Kecamatan menyambut baik dan mendukung kegiatan ini serta langkah dari Bupati Wajo dalam program Gemantik yang mana didalamnya sudah mencover kegiatan ini dan dengan langkahnya mengupayakan dengan mengirim 12 anak anak belajar di ToT At Taisir kemarin di Bekasi, sehingga mereka dapat pulang dan dapat mentransfer ilmunya kembali,” jelasnya.

Baca Juga : VIDEO: HBA ke 59, Kejari Barru Gelar Sunatan Massal

Dalam sambutan Bupati Wajo Dr. H. Amran Mahmud, S.Sos., M.Si mengatakan ini akan menjadi spirit dan semangat bagi semuanya dan semoga ajaran Rasulullah SAW bisa dihadirkan dalam kehidupan keseharian.

“PC Muhammadia Sabbangparu telah melahirkan tonggak dan kami akan senantiasa berkolaborasi mendukung dan mengembangkan apa yang menjadi cita cita dari PC Muhammadia Sabbangparu, sehingga apa yang menjadi harapan kita adalah membangun bangsa dan daerah yang berkarakter,” jelas Dr. H. Amran Mahmud.

Dan dilanjutkan bahwa dalam pemerihtahannya bukan hanya infrastruktur, fisik serta perekonomian yang akan dibangun, tetapi yang terpenting adalah membangun keagamaan dan Sumber Daya anak anak dengan membungkusnya dalam program gemantik dengan MDA serta Tahfidzul Qurannya.

Baca Juga : Kejari Barru Gelar Sunatan Massal

“Kita suport MDA untuk menambah ilmu pengetahuan agama anak anak kita dan yang paling penting adalah membangun sumber dayanya demikian juga TPA nya serta Tahfidzul Quran,” ungkapnya.

Kembali dijelaskan bahwa bahwa anak anak yang 12 yang kemarin dikirim ke Bekasi dan inilah yang kembali akan melatih anak anak di Pondok Pesantren tempat asalnya, sehingga mereka kembali untuk mengembangkan ilmunya, mereka bukan hanya dilatih sebagai guru tahfidz tapi juga bisa mentransfer ilmunya. Dan Islamic Center akan dijadikan sebagai pusat pengembangan.

“Alasan Pemerintah ikut terlibat dalam pengembangan Agama di Kabupaten Wajo adalah semata mata untuk mempersiapkan anak anak yang berkarakter dan tentunya itu akan menjadi benteng bagi mereka kelak dikemudian hari,” tutup Bupati Wajo di akhir sambutannya. (rls)

Editor: Hendra Wijaya

 

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Metropolitan09 Agustus 2026 19:11
PSEL Tamalanrea Terus Dipersoalkan, GERAM PLTSa: Pindahkan Lokasinya
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ratusan warga yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Menolak PLTSa (GERAM PLTSa) kembali menggelar aksi demonstrasi menolak ...
Sulsel09 Agustus 2026 16:48
Kekeringan Melanda Sidrap, Asmo Sulsel dan FIFGroup Bantu Petani Massappa 3
Kekeringan yang melanda sejumlah lahan persawahan di Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, membuat petani kesulitan mendapat...
Lifestyle09 Agustus 2026 14:18
Alasan Perusahaan Masih Membagikan Tumbler dan Tote Bag, Ternyata Ini Nilai Bisnisnya
Tumbler berlogo perusahaan, tote bag, notebook, pouch, dan berbagai barang promosi lain sudah menjadi pemandangan umum dalam acara bisnis. Barang-bara...
News09 Agustus 2026 08:45
Siasat Licik APL, Premanisme Berkedok “Petani Lada” di Hutan Lindung Loeha Raya
Hukum dan wibawa negara di kawasan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Larona benar-benar dilecehkan....