Logo Sulselsatu

Anggaran Pembangunan KotaKu di Samata Rp2 Miliar

Asrul
Asrul

Rabu, 03 Juli 2019 12:14

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, GOWA – Realisasi program Kota Tanpa Kumuh (KotaKu) yang merupakan Bantuan Pemerintah untuk Masyarakat (BPM) di Kecamatan Sombaopu semakin digenjot untuk mewujudkan Gowa sebagai kawasan tanpa kumuh.

Olehnya semakin didorong paket pembangunan KotaKu di 14 kelurahan. Salah satunya di Kelurahan Samata yang telah masuk pada tahap pengerjaan drainase.

Anggaran pengerjaan Kotaku di wilayah tersebut menelan anggaran sekitar Rp2 miliar untuk 2019 ini.

Baca Juga : Investasi Rp1,3 Triliun, Perusahaan Kanada Bakal Bangun Pengolahan Sampah Modern di Gowa

Ketua BKM Bersatu Kelurahan Samata Makmur Daeng Sijaya mengatakan, total dana tersebut dialokasikan kepada tiga kelompok swadaya masyarakat (KSM) yakni KSM Borimasunggu sebesar Rp456,788 Juta, KSM Baji Pamai sebesar Rp719,914 Juta, KSM Borimatangkasa sebesar Rp813,272 juta, dan dana KBP sebesar Rp10 Juta.

Terkait pengerjaannya, khsusus di wilayah KSM Borimasunggu dilakukan pembuatan drainase, pembangunan paving blok/jalan, pembangunan tempat pengolahan sampah, dan duicker. Sementara secara total KSM Borimasunggu ini mendapat biaya pembangunan sekitar Rp503.383.000 yang terdiri dari Rp456.788.000 dari BPM dan Rp46.595.000 dari swadaya masyarakat.

“Total pengerjaannya sekitar 140 hari atau diperkirakan selesai pertengahan November 2019 mendatang,” jelasnya.

Baca Juga : Anak Buah Husniah Talenrang Resmi Ditetapkan Tersangka Korupsi PBG, Langsung Ditahan di Polres Gowa

Di tempat yang sama, Team Leader OSP IX Kalla Manta mengatakan, program KotaKu ini tidak akan berjalan baik tanpa adanya dukungan pemerintah daerah, kelurahan dan masyarakat setempat.

“Dari tiga provinsi yang kami bawahi meliputi Sulsel, Sulbar dan Sulteng hanya di Kabupaten Gowa yang penyambutannya sangat luar biasa. Dan kami sangat mengapresiasi itu, semoga kami bisa terus menfasilitasi kegiatan KotaKu ini,” ungkapnya.

Kalla Manta mengaku, pihaknya akan mengupdate ulang kawasan kumuh di Indonesia dan berharap Kelurahan Samata mendapat tambahan untuk pembangunan KotaKu di kawasan baru.

Baca Juga : Hak Angket DPRD Gowa Resmi Bergulir, Ini Sejumlah Isu yang Disorot

“Semoga kawasan ini sudah 0 (nol) kumuh dan setelah pengupdatean Samata bisa ditambahkan lagi untuk kawasan lain yang masih kumuh, dan partisipasi masyarakat bisa semakin tinggi lagi,” harapnya.

Sementara itu, Sekretaris Kabupaten Gowa Muchlis yang hadir melakukan peletakan batu pertama mengatakan, kegiatan ini akan membantu Kabupaten Gowa dalam menuntaskan kekumuhan. Apalagi akan dibangun tempat pengolahan sampah mini yang akan mengurangi jumlah volume sampah.

“Kami sangat meminta peran masyarakat untuk bisa merawat dengan baik sehingga pembangunannya dapat bertahan lama dan baik. Utamanya tidak membuang sampah sembarangan agar keindahan Kabupaten Gowa mampu diwujudkan,” tegasnya.

Baca Juga : Pemkab Gowa dan BSI Hadirkan Rumah Layak Huni Bagi Keluarga Miskin Ekstrem

Editor: Awang Darmawan

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Olahraga03 Agustus 2026 20:20
Stylix Padel Challenge 2026 Kalla Toyota Kembali Digelar, Diikuti 25 Komunitas dan 32 Media
Antusiasme olahraga padel terus berkembang di Makassar mendorong Kalla Toyota kembali menghadirkan Stylix Padel Challenge: Raize The Game....
Makassar03 Agustus 2026 19:01
Munafri Tawarkan Makassar sebagai Hub Investasi Indonesia Timur di Forum APINDO 2026
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menjadi pembicara dalam Business Investment Forum yang digelar di Hotel Claro ...
Makassar03 Agustus 2026 18:59
UNM Mulai Tahapan Pilrek, Panitia Dibentuk, Kandidat Mulai Mengemuka
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), Prof. Farida Patittingi, memastikan proses Pemilihan ...
News03 Agustus 2026 18:21
PLN Dukung Kelestarian Ekosistem Pesisir Donggala Lewat Program Konservasi Penyu
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi melalui program PLN Peduli menyalurkan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) beru...