Logo Sulselsatu

Peringati Hari Buruh 2026, Wali Kota Parepare Tekankan Peran Vital Pekerja dalam Pembangunan

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Sabtu, 02 Mei 2026 22:29

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, PAREPARE – Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, menunjukkan komitmen dan perhatian serius Pemerintah Kota Parepare terhadap para pekerja atau buruh.

Hal itu ditandai dengan kehadirannya secara langsung dalam kegiatan silaturahmi antara Pemkot Parepare dan Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional 2026.

Dalam kegiatan yang berlangsung di Auditorium BJ Habibie, Kompleks Rumah Jabatan Wali Kota Parepare Jumat (2/5/2026) tersebut, Tasming Hamid didampingi Sekretaris Daerah Kota Parepare, Amarun Agung Hamka.

Turut hadir pula sejumlah pejabat pemerintah serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Parepare.

Pada kesempatan itu, Tasming Hamid menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pekerja dan serikat buruh atas kontribusinya dalam pembangunan daerah.

Menurutnya, keberadaan buruh memiliki peran yang sangat vital dalam mendukung jalannya pembangunan. Ia menegaskan, tanpa peran pekerja, pembangunan tidak akan berjalan sebagaimana mestinya.

“Kita tidak bisa bayangkan jika tidak ada buruh atau pekerja, tentu tidak ada pembangunan. Buruh adalah kekuatan utama pembangunan daerah. Hubungan antara pemerintah tentunya tidak bisa lepas dari pekerja atau buruh di Parepare,” ujar Tasming.

Lebih lanjut, Tasming Hamid menegaskan bahwa pemerintah yang dipimpinnya akan terus hadir bersama para pekerja sebagai mitra strategis dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi dan dinamika dunia kerja yang terus berkembang.

Tasming juga menekankan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat perlindungan tenaga kerja, serta menciptakan iklim investasi yang sehat, produktif, dan berkeadilan.

“Kami pemerintah berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan kualitas SDM, memperkuat perlindungan tenaga kerja, serta menciptakan iklim investasi yang sehat, produktif dan berkeadilan bagi masyarakat,” jelasnya.

Selain itu, Tasming juga mengungkapkan bahwa salah satu program unggulan Pemerintah Kota Parepare yang saat ini tengah berjalan adalah program pencetakan 1.000 pengusaha baru.

Program tersebut, kata dia, diharapkan mampu menekan angka pengangguran di Kota Parepare. Ia pun menyebutkan bahwa berdasarkan data terbaru, jumlah pengangguran di Parepare menunjukkan tren penurunan.

“Alhamdulillah program mencetak 1.000 pengusaha baru sedang berjalan. Mudah-mudahan tahun ini sesuai harapan, dan tentu tujuannya untuk menekan jumlah pengangguran di Kota Parepare. Kami juga bersyukur, berdasarkan data jumlah pengangguran sudah berkurang,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua KSPSI Parepare, Andi Mariana Umar, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Parepare atas dukungan serta perhatian yang diberikan kepada organisasi buruh.

Dia berharap sinergi antara pemerintah dan serikat pekerja dapat terus terjalin dengan baik demi kesejahteraan para buruh dan kemajuan daerah. (*)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Alfa
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Nasional05 November 2026 06:58
Ditjen Minerba Apresiasi Kontribusi PNBP Vale Indonesia
PT Vale Indonesia Tbk menerima apresiasi dari Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ES...
Ekonomi04 November 2026 20:56
OJK dan Bank Sulselbar Kolaborasi Perluas Akses Keuangan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bank Sulselbar memperkuat kolaborasi dengan ulama, akademisi, pemerintah daerah, dan industri jasa keuangan untuk...
News04 November 2026 20:49
PLN Matangkan Sewa Lahan PLTMG Baubau 2
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi mematangkan draf perjanjian sewa lahan milik Pemerintah Kota Baubau untuk mendukung pembangunan...
Nasional04 November 2026 20:45
STFT Jakarta Soroti Enam Krisis Bangsa
Sivitas Akademika Sekolah Tinggi Filsafat Theologi (STFT) Jakarta menyampaikan kritik terhadap sejumlah persoalan sosial, ekonomi, lingkungan, dan dem...