Logo Sulselsatu

PTS Siap Sesuaikan Kurikulum dengan Konsep Triple Helix

Asrul
Asrul

Selasa, 16 Juli 2019 15:18

Ketua ABPPTSI Sulsel Muh Ridwan Arief dalam Rakernas II ABPPTSI di Hotel Gammara, 16 Juli 2019. (Foto/Ist)
Ketua ABPPTSI Sulsel Muh Ridwan Arief dalam Rakernas II ABPPTSI di Hotel Gammara, 16 Juli 2019. (Foto/Ist)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Korelasi Perguruan Tinggi (PT), pemerintah, dan dunia industri di Sulsel bakal lebih kuat. Kurikulum pembelajaran di kampus siap menyesuaikan dengan konsep triple helix.

Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (ABPPTSI) sementara menyiapkan konsep strategis untuk mensinergikan ketiga unsur tersebut. Ada 250 PTS dari seluruh Indonesia yang akan membahas konsep itu melalui Rapat Kerja Nasional (Rakernas), 16 hingga 17 Juli di Hotel Gammara, Makassar.

Ketua ABPPTSI Sulsel, Muh Ridwan Arief mengatakan, saat ini dunia industri bukan lagi melihat lulusan dari segi Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) saja. Namun lulusan yang memiliki kompetensi tinggi yang paling dicari.

Makanya proses akademik di setiap kampus sudah mesti bersinergi antara pemerintah dan industri. Bahkan boleh jadi, proses perkuliahan nantinya sudah bisa dilakukan di industri maupun pemerintahan secara langsung.

Konsep ini juga, kata Ridwan, merupakan program yang digaungkan Pemprov Sulsel. Di mana nantinya, mahasiswa maupun dosen yang ada di perguruan tinggi akan dilibatkan dalam berbagai kegiatan industri maupun pemerintahan.

“Kalau triple helix sudah kita laksanakan, PTS akan menyesuaikan kurikulum karena yang terlibat ada industri dan pemerintah. Konsepnya direkomendasikan nanti teman-teman di kampus yang akan menyesuaikan pada konteks lokalnya,” terang Ridwan, Selasa (16/7/2019).

Ketua ABPPTSI Pusat, Prof Thomas Suyatno, menyampaikan, penerapan konsep triple helix memang masih terkendala. Utamanya dalam menyiapkan ruang bagi perguruan tinggi untuk melakukan proses akademik di industri dan pemerintahan.

Namun, pihaknya akan terus menjaring berbagai pihak untuk menerapkan konsep ini. Khususnya dalam menyiapkan lapangan kerja bagi lulusan-lulusan perguruan tinggi.

“Ada beberapa asosiasi dagang dan industri yang akan kita ajak bekerja sama. Sekaligus nanti mereka mempresentasikan apa yang bisa dilakukan bersama,” ujarnya.

ABPPTSI juga akan menjalin kerja sama dengan 54 negara, Oktober mendatang. Hal ini bisa membuka ruang bagi perguruan tinggi dalam mengembangkan kompetensi mahasiswa maupun dosen.

Editor: Kink Kusuma Rein

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News13 September 2026 18:20
SPBU di Jalan Tun Abdul Razak Gowa Belum Berlakukan Sistem Ganjil-Genap Hari Ini
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jalan Tun Abdul Razak, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), belum ...
News13 September 2026 17:01
PLN Inventarisasi Lahan SUTET Wotu–Bungku untuk Perkuat Sistem Kelistrikan Sulawesi
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi melalui Unit Pelaksana Proyek (UPP) Sulawesi Selatan melakukan survei identifikasi dan inventar...
Otomotif13 September 2026 16:47
135 Peserta Ramaikan Honda Modif Contest 2026 di Maros, Tarik 3.000 Pengunjung
Honda Modif Contest (HMC) 2026 berlangsung meriah di Grand Mall Maros pada Sabtu (12/9/2026). Ajang modifikasi sepeda motor Honda tersebut diikuti 135...
Sulsel13 September 2026 14:44
Susuri Aka-akae, Talumae, dan Mojong, Syaharuddin Kawal Aliran Air untuk Sawah Petani
SULSELSATU.com, SIDRAP – Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, menyusuri persawahan dan jaringan irigasi di Desa Aka-akae, Talum...