Logo Sulselsatu

Genjot Pendapatan IKM, Pemkab Wajo Gandeng Bea Cukai Parepare

Asrul
Asrul

Jumat, 19 Juli 2019 19:55

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, WAJO – Pemerintah Kabupaten Wajo bekerjasama dengan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Type Madya Pabean (TMP) C Parepare menggelar sosialisasi ketentuan impor, ekspor, dan fasilitas industri kecil menengah (IKM).

Sosialisasi ini dibuka Wakil Bupati Wajo Amran SE di ruang rapat pimpinan Kantor Bupati, Kamis (18/7/2019).

Kepala Dinas Perindustrian Kabupaten Wajo, Drs. Syarifuddin,M.M, dalam sambutannya mengatakan Badan Bea Cukai Parepare tertarik mengadakan kegiatan ini setelah melihat di media sosial, Pemerintah Kabupaten Wajo begitu intens melakukan koordinasi konsultasi, dan promosi baik di tingkat nasional maupun di tingkat internasional.

Baca Juga : Bea Cukai Parepare Musnahkan 3,5 Juta Batang Rokok Ilegal

“Dinas Perindustrian dan Dinas terkait beserta Asosiasi Sutera telah melakukan langkah intens dengan menyiapkan kurang lebih 40 hektar penanaman berdeli, dan juga telah mendatangkan telur ulat sutera dari China sebanyak 50 dos atas usaha maksimal Ketua Asosiasi Sutera bersama pelaku-pelaku usaha sutera yang ada di Kabupaten Wajo,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Wajo sendiri terus memberikan dukungan kepada para pengusaha sutera salah satunya dengan mengikutsertakan Asosiasi Sutera Wajo pada pameran persuteraan Tong Tong Fair di Belanda pada bulan Ramadhan kemarin.

Sementara itu perwakilan Kepala Kantor Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Type Madya Pabean (TMP) C Parepare, mengaku bangga melihat potensi yang sangat besar di Kabupaten Wajo terkait produknya yang berupa sutera tersebut.

“Saya melihat potensi yang sangat besar di Kabupaten Wajo terkait produknya yang berupa sutera itu, dan kebetulan kami telah menyiapkan fasilitas yang mungkin nanti bisa digunakan untuk kemajuan industri sutera di Kabupaten Wajo,” tuturnya.

Lebih jauh, dia juga mengatakan tugas Bea Cukai disamping membantu kebutuhan negara juga membantu menggali potensi-petensi di daerah yang bisa meningkatkan ekspor Indonesia ke luar negeri.

“Banyak saya liat hasil produksi kita yang kalah bersaing di luar negeri terkait dengan biaya kami produksi ataupun kualitas yang ada, maka dalam kesempatan ini kami hadir menawarkan kebijakan fiskal dari pemerintah untuk meningkat daya ekspor IKM di Kabupaten Wajo ini,” tutupnya. (rls)

Editor: Hendra Wijaya

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Metropolitan09 Agustus 2026 19:11
PSEL Tamalanrea Terus Dipersoalkan, GERAM PLTSa: Pindahkan Lokasinya
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ratusan warga yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Menolak PLTSa (GERAM PLTSa) kembali menggelar aksi demonstrasi menolak ...
Sulsel09 Agustus 2026 16:48
Kekeringan Melanda Sidrap, Asmo Sulsel dan FIFGroup Bantu Petani Massappa 3
Kekeringan yang melanda sejumlah lahan persawahan di Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, membuat petani kesulitan mendapat...
Lifestyle09 Agustus 2026 14:18
Alasan Perusahaan Masih Membagikan Tumbler dan Tote Bag, Ternyata Ini Nilai Bisnisnya
Tumbler berlogo perusahaan, tote bag, notebook, pouch, dan berbagai barang promosi lain sudah menjadi pemandangan umum dalam acara bisnis. Barang-bara...
News09 Agustus 2026 08:45
Siasat Licik APL, Premanisme Berkedok “Petani Lada” di Hutan Lindung Loeha Raya
Hukum dan wibawa negara di kawasan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Larona benar-benar dilecehkan....