Logo Sulselsatu

Pemkot Palopo Beli Lahan 1,3 Hektare, Ini Tujuannya

Asrul
Asrul

Sabtu, 20 Juli 2019 12:03

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, PALOPO – Pemerintah Kota (Pemkot) Palopo membeli lahan seluas 1.3 hektar di Jl Bakau, Kelurahan Balandai, Kecamatan Bara, Kota Palopo dengan harga sekitar Rp 5 Miliar.

Kadis Pertanahan Palopo, Hasanuddin, yang dihubungi wartawan, mengatakan, pihaknya membebaskan lahan itu berdasarkan sertifikat yang terbit, dengan harga sekitar Rp 350 ribu per meter.

Rencananya lahan itu akan digunakan untuk membangun sebuah sekolah

Baca Juga : Pemkot Palopo Masih Berutang Rp250 Miliar, Hamzah Jalante Paparkan 3 Solusi

Kendati demikian, ada hal aneh terhadap lahan yang telah dibebaskan oleh Pemkot Palopo tersebut.

Keanehan itu diungkapkan oleh salah seorang yang pernah menjadi ahli waris terhadap lahan itu. Ia bernama Baso Samiun, warga Kelurahan Balandai, Kota Palopo.

Kepada TribunPalopo.Com, anak dari Alm Alwahidu ini menceritakan historis tanah yang menurutnya aneh itu.

Baca Juga : Pemkot Palopo Sudah Tuntaskan Iuran BPJS Kesehatan Penerima Bantuan

Pada tahun 1980 tanah itu adalah milik enam warga yang tinggal di daerah itu luasnya 7 hektar. Kemudian dibebaskan oleh Pemerintahan Kabupaten Luwu, dibayar murah kala itu.

Warga rela melepaskan tanah itu karena diperuntukkan sebagai sarana umum dan pusat pendidikan.

“Akhirnya dibangunlah Pondok Pesantren Datuk Sulaiman seluar dua hektar dan 2,9 hektar dibangun Sekolah Pendidikan Guru (SPG) atau sekarang bernama SMAN 4 Palopo,” jelasnya

Baca Juga : Pemkot Palopo Raih Penghargaan sebagai Kota Sehat

Editor: Hendra Wijaya

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Metropolitan09 Agustus 2026 19:11
PSEL Tamalanrea Terus Dipersoalkan, GERAM PLTSa: Pindahkan Lokasinya
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ratusan warga yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Menolak PLTSa (GERAM PLTSa) kembali menggelar aksi demonstrasi menolak ...
Sulsel09 Agustus 2026 16:48
Kekeringan Melanda Sidrap, Asmo Sulsel dan FIFGroup Bantu Petani Massappa 3
Kekeringan yang melanda sejumlah lahan persawahan di Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, membuat petani kesulitan mendapat...
Lifestyle09 Agustus 2026 14:18
Alasan Perusahaan Masih Membagikan Tumbler dan Tote Bag, Ternyata Ini Nilai Bisnisnya
Tumbler berlogo perusahaan, tote bag, notebook, pouch, dan berbagai barang promosi lain sudah menjadi pemandangan umum dalam acara bisnis. Barang-bara...
News09 Agustus 2026 08:45
Siasat Licik APL, Premanisme Berkedok “Petani Lada” di Hutan Lindung Loeha Raya
Hukum dan wibawa negara di kawasan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Larona benar-benar dilecehkan....